Visa AS Belum Jelas, Delegasi Timnas Iran Tetap Berangkat ke Meksiko
Para pemain Iran berpose menjelang pertandingan sepak bola Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Iran vs Korea Utara di Azadi Sports Complex di Teheran pada 10 Juni 2025. (Photo by ATTA KENARE / AFP)(AFP/ATTA KENARE)
22:31
3 Juni 2026

Visa AS Belum Jelas, Delegasi Timnas Iran Tetap Berangkat ke Meksiko

Delegasi Iran dijadwalkan tetap terbang menuju wilayah Meksiko pada akhir pekan ini demi mematangkan persiapan jelang turnamen Piala Dunia 2026.

Walaupun waktu peluit tanda dimulainya pertandingan pembuka hanya tersisa kurang dari dua pekan, status visa mereka untuk dapat memasuki wilayah Amerika Serikat masih diselimuti ketidakpastian.

Kendati dihadapkan pada persoalan izin masuk, federasi sepak bola Iran mengonfirmasi bahwa tim akan tetap bertolak sesuai rencana awal dengan mengambil rute penerbangan transit melalui Spanyol.

“Tim nasional sepak bola Iran akan berangkat dari Antalya menuju Tijuana pada Sabtu, 6 Juni waktu setempat, dan dijadwalkan tiba di Meksiko pada Minggu, 7 Juni," demikian pernyataan resmi Timnas Iran dikutip dari Al Jazeera.

Sebagai bagian dari pemusatan latihan di Turki yang telah berlangsung sejak bulan lalu, skuad Melli dijadwalkan melakoni laga uji coba terakhir menghadapi Mali pada Kamis (4/6/2026).

Baca juga: Hasil Laga Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026: Iran dan Irak Kompak Petik Kemenangan

Status Perizinan Laga Pamungkas

Sebelumnya, timnas telah menjalani tiga pertandingan persahabatan di Antalya di tengah konflik yang meletus pada 28 Februari, dengan catatan kekalahan dari Nigeria namun sukses menumbangkan Kosta Rika serta Gambia.

“Mengingat pentingnya pertandingan persahabatan tim nasional sepak bola Iran melawan Mali, dan sejalan dengan tujuan taktis pelatih kepala Iran, pertandingan besok melawan Mali akan diadakan tanpa penonton dan tanpa kehadiran media,” kata federasi sepak bola Iran.

Menanggapi persoalan birokrasi, Ketua Umum Federasi Sepak Bola setempat, Mehdi Taj, pada Senin malam menyatakan keyakinannya bahwa dokumen izin masuk untuk Meksiko akan rampung pada hari Selasa atau Rabu.

Kendati demikian, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi apakah seluruh dokumen krusial tersebut sudah diterima di tangan para pemain yang tergabung di Grup G tersebut.

Bayang-Bayang Insiden Kanada

Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat menunjukkan sikap sangat membatasi terkait siapa saja yang diperbolehkan masuk.

Baca juga: Iran Hadapi Ketidakpastian di Piala Dunia 2026, Belum Punya Visa AS

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dalam sidang Komite Hubungan Luar Negeri Senat di Washington menegaskan peringatan keras bagi individu yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio saat berbicara kepada awak media setelah pertemuan para Menlu G7, sebelum kepulangannya ke AS melalui Bandara Le Bourget, luar Paris, Perancis, 27 Maret 2026AFP/POOL/BRENDAN SMIALOWSKI Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio saat berbicara kepada awak media setelah pertemuan para Menlu G7, sebelum kepulangannya ke AS melalui Bandara Le Bourget, luar Paris, Perancis, 27 Maret 2026

“Yang tidak akan kami izinkan adalah mereka memasukkan sejumlah orang dalam delegasi mereka yang kami tahu tidak ada hubungannya dengan atletik dan memiliki hubungan dengan IRGC atau hal-hal semacam itu, jadi kami akan mengawasi hal itu dengan sangat cermat,” kata Rubio pada sidang tersebut.

Kekhawatiran mengenai perlakuan imigrasi ini bukan tanpa alasan, mengingat pada bulan April lalu delegasi federasi sempat memilih putar balik dari Bandara Pearson Toronto meski memegang dokumen sah.

Kanada sendiri telah memasukkan IRGC ke dalam daftar organisasi teroris, yang berujung pada absennya tim dari pertemuan FIFA di Vancouver.

“Mereka (delegasi) kembali ke Turki dengan penerbangan pertama yang tersedia karena perilaku petugas imigrasi di bandara yang tidak dapat diterima dan penghinaan terhadap salah satu orang paling terhormat dari angkatan bersenjata bangsa Iran,” kata federasi sepak bola Iran dalam sebuah pernyataan setelah insiden tersebut.

Baca juga: Grup G Piala Dunia 2026: Ambisi Mesir, Belgia, Iran, dan Selandia Baru

Berkaca dari insiden pahit di wilayah Kanada tersebut, pihak federasi sepak bola Iran kini bersikap jauh lebih waspada dan menuntut jaminan keamanan penuh dari pihak penyelenggara selama berada di turnamen.

“Jika Amerika menjamin tidak akan menghina lembaga militer kami dan IRGC, kami akan pergi,” kata Taj kepada stasiun penyiaran negara IRIB pada bulan Mei.

“Jika mereka memberikan jaminan bahwa insiden seperti di Kanada tidak akan terjadi dan mereka benar-benar memastikannya, kami akan pergi,” tambahnya.

Tag:  #visa #belum #jelas #delegasi #timnas #iran #tetap #berangkat #meksiko

KOMENTAR