Elon Musk Umumkan Proyek Terafab Rp 339 Triliun, Pabrik Chip Raksasa yang ''Belum Pernah Ada''
Ilustrasi proyek Terafab yang diumumkan Elon Musk, hasil kolaborasi Tesla, xAI, dan SpaceX untuk membangun pabrik chip terbesar di dunia.(Terafab)
07:42
23 Maret 2026

Elon Musk Umumkan Proyek Terafab Rp 339 Triliun, Pabrik Chip Raksasa yang ''Belum Pernah Ada''

- CEO Tesla, Elon Musk mengumumkan proyek pabrik chip raksasa bernama Terafab yang diklaim belum pernah ada di dunia, dengan target kapasitas komputasi hingga 1 terawatt per tahun.

Proyek ini muncul di tengah lonjakan kebutuhan chip AI global yang semakin tinggi.

Rencana pembangunan Terafab disampaikan langsung oleh Musk dalam siaran langsung di platform X (dulu Twitter). Proyek ini disebut sebagai hasil kolaborasi tiga perusahaannya, yakni Tesla, SpaceX, dan xAI.

Musk menjelaskan, Terafab dirancang sebagai fasilitas terpadu untuk memproduksi chip dalam skala besar, untuk memenuhi lonjakan kebutuhan komputasi di masa depan

Baca juga: Ambisi Baru Elon Musk, Isyaratkan Proyek Besar di Bulan

Menurut dia, proyek ini juga menjadi bagian dari visinya untuk membangun “peradaban galaksi” yang ditopang oleh teknologi canggih.

Terafab 1 Terawatt

Kebutuhan chip AI memang meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, seiring berkembangnya teknologi seperti kecerdasan buatan generatif, kendaraan otonom, hingga komputasi skala besar.

Sesuai namanya, Terafab ditargetkan memiliki kapasitas komputasi hingga satu terawatt per tahun.

Angka ini dinilai penting untuk mengejar lonjakan kebutuhan chip, terutama untuk mendukung pengembangan kecerdasan buatan (AI), kendaraan otonom Tesla, hingga proyek luar angkasa SpaceX.

Selama ini, Musk mengakui perusahaannya masih bergantung pada pemasok chip global seperti Samsung, TSMC, dan Micron. Namun, ia menilai kapasitas industri saat ini belum cukup untuk memenuhi kebutuhan komputasi di masa depan.

Baca juga: Meta Umumkan 4 Chip AI Baru, Tak Mau Bergantung Nvidia

Bahkan, Musk menyebut total kapasitas produsen chip saat ini hanya mampu memenuhi sekitar 2 persen dari kebutuhan komputasi Tesla dan SpaceX.

“Kita harus membangun Terafab atau kita tidak akan memiliki chip tersebut. Dan kami membutuhkan chip itu, jadi kami akan membangun Terafab,” kata Musk dikutip KompasTekno dari Engadget.

Belum pernah ada di dunia

Tampilan fasilitas Advanced Technology Fab di Austin, Texas, yang akan menjadi tahap awal proyek Terafab dengan target produksi daya komputasi hingga 1 terawatt per tahun.X/cb_doge Tampilan fasilitas Advanced Technology Fab di Austin, Texas, yang akan menjadi tahap awal proyek Terafab dengan target produksi daya komputasi hingga 1 terawatt per tahun.

Pabrik chip AI ini akan dibangun di Austin, Texas, yang juga menjadi markas besar Tesla.

Proyek Terafab diperkirakan menelan investasi setidaknya 20 miliar dollar AS atau sekitar Rp 339 triliun. Nilai investasi ini menjadikan Terafab sebagai salah satu proyek pabrik chip terbesar yang pernah direncanakan.

Adapun tahap awal pembangunan Terafab kabarnya akan dimulai dari fasilitas yang disebut Musk dengan "Advanced Technology Lab".

Musk menjelaskan, fasilitas ini akan mengintegrasikan seluruh proses pembuatan chip dalam satu lokasi, mulai dari pembuatan, produksi, hingga pengujian. 

Baca juga: Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 14.000 Triliun

"Sepengetahuan saya, fasilitas seperti ini belum ada di mana pun di dunia. Kami benar-benar akan mendorong batas fisika dalam komputasi, dan akan mencoba berbagai pendekatan yang cukup ekstrem," kata Musk.  

Produksi dua jenis chip

Terafab akan memproduksi dua kategori chip. Pertama, chip untuk kebutuhan di Bumi, seperti mendukung teknologi Full Self-Driving (FSD) pada mobil Tesla serta robot humanoid Optimus. 

Kedua, chip dengan performa lebih bertenaga dan ketahanan ekstra yang dirancang khusus untuk digunakan di luar angkasa. 

Sehubungan dengan chip untuk kebutuhan luar angkasa, SpaceX sendiri sebelumnya telah mengajukan proposal ke Federal Communications Commission (FCC) untuk meluncurkan hingga satu juta satelit. 

Satelit tersebut dirancang untuk membentuk "pusat data orbital" yang diyakini Musk dapat mendukung kebutuhan komputasi AI di luar angkasa. 

Dengan mengumumkan proyek Terafab, Musk kembali menambah rentetan daftar proyek ambisius yang akan diuji realisasinya di masa depan. 

Namun perlu diingat juga, sejumlah proyek ambisius Musk sebelumnya juga kerap mengalami keterlambatan atau belum sepenuhnya terealisasi, seperti Hyperloop dan janji Cybertruck seharga 40.000 dollar AS, hingga teknologi mobil otonom penuh.

Tag:  #elon #musk #umumkan #proyek #terafab #triliun #pabrik #chip #raksasa #yang #belum #pernah

KOMENTAR