Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra Diklaim Jago Foto Konser, Ini 5 Fitur Andalannya
- Samsung Galaxy S26 Ultra dibekali kamera yang mumpuni. Smartphone ini hadir dengan empat kamera belakang, terdiri dari kamera utama 200 MP, kamera telefoto 50 MP, kamera telefoto 10 MP dan kamera ultrawide 50 MP (f/1.9).
Konfigurasi kamera tersebut dinilai Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, mampu mengabadikan momen konser yang kerap memberikan tantangan teknis, mulai dari tantangan fokus, pencahayaan, zoom dan lain sebagainya.
Selain resolusinya, Samsung S26 Ultra juga dibekali fitur penunjang lain yang membantu pengguna mengambil foto konser dengan tajam dan dramatis.
Kamera 200 MP
Seperti disinggung di atas, Galaxy S26 Ultra dilengkapi dengan kamera utama 200 MP dengan aperture f/1.4 dan fitur stabilisasi OIS.
Menurut Ilham, resolusi kamera yang tinggi tersebut membantu pengguna mengabadikan momen konser dengan tajam.
Baca juga: Ikut Workshop Samsung Creator Lab, Peserta: Worth It dan Upgrade Skill Motret Konser
Bahkan, walaupun pengguna duduk di kursi yang jauh dari panggung, kamera Samsung S26 Ultra diklaim mampu menghasilkan foto tanpa blur.
"Walaupun duduk di paling atas, ketika foto pakai kamera 200 MP dan hasilnya di-crop, tidak akan menghasilkan foto yang blur," kata Ilham dalam workshop Creator Lab bertema “Epic Concert” yang digelar Samsung Indonesia dan KompasTekno di Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026)
"Justru, hasilnya akan tajam, karena resolusinya memang sudah tinggi," lanjutnya.
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, dalam workshop Creator Lab bertema ?Epic Concert? yang digelar Samsung Indonesia, kolaborasi dengan KompasTekno di Kopi Nako Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).
Selain kamera utamanya dengan resolusi besar, kamera telefoto Galaxy S26 Ultra juga dinilai dapat membantu pengguna mengambil foto zoom, maupun foto portrait dengan efek bokeh yang dramatis.
Nightography
Samsung Galaxy S26 Ultra juga dilengkapi dengan fitur Nightography, yakni fitur yang akan secara otomatis aktif ketika pengguna memotret maupun merekam di lingkungan minim cahaya.
Fitur ini akan membantu pengguna memotret momen konser yang kerap gelap, menjadi lebih baik dengan detail yang tajam kecerahan yang ditingkatkan, dan minim noise.
Baca juga: Samsung Ungkap 3 Kunci Rekam Konser Pakai HP, Bukan Cuma Kamera
Hasil foto maupun video di Galaxy S26 Ultra juga lebih cerah dibanding beberapa pendahulunyam termasuk Galaxy S24 Ultra dan Galaxy S25 Ultra. Sebab, bukaan lensa Galaxy S26 Ultra sampai f/1.4, meningkat dari Galaxy S25 Ultra f/1.7.
Horizontal Lock
Samsung Galaxy S26 Ultra juga dilengkapi dengan fitur Horizontal Lock, yaitu fitur stabilisasi video yang akan tetap menjaga stabilitas dan orientasi video tetap sejajar, walaupun ponsel berguncang selama perekaman.
Menurut Ilham, fitur ini cocok untuk membuat konten terkait konser, khususnya ketika banyak pergerakan. Misalnya saat menikmati lantunan lagu yang dinyanyikan saat konser sembari menari.
"Bayangkan mengambil video sambil loncat-loncatan atau lari-larian. Tidak usah khawatir, karena Horizontal Lock akan membuat video tetap dalam kondisi yang stabil," ujar Ilham.
Pro Mode
Samsung Galaxy S26 Ultra juga dilengkapi dengan mode Pro, baik untuk foto maupun video. Menurut jurnalis teknologi Kompas.com, Caroline Saskia, memotret obyek saat konser dengan smartphone, perlu menggunakan mode Pro.
Mode ini umum tersedia di smartphone, menawarkan sejumlah pengaturan yang lebih mumpuni dan fleksibel.
"Sistemnya mirip seperti kamera DSLR, menawarkan fleksibilitas seperti kamera pada umumnya, tetapi lebih sederhana. Mode ini selalu saya pakai untuk menghindari masalah seperti kurang fokus, over exposure, dan lain-lain," kata Caroline di panggung acara.
Dari kiri: Jurnalis teknologi Kompas.com, Caroline Saskia dan Galuh Putri, dalam workshop Creator Lab bertema ?Epic Concert? di Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).
Caroline sendiri memakai mode Pro di sejumlah smartphone Samsung, termasuk Galaxy S22 Ultra, Galaxy S23 Ultra hingga Galaxy S25 Ultra.
Saat memotret obyek konser memakai ponsel tersebut, Caroline mengatur sejumlah aspek penting. Ini termasuk bukaan lensa atau aperture, ISO, hingga shutter speed.
Jurnalis teknologi Kompas.com lainnya, Galuh Putri Riyanto yang juga berpengalaman membuat konten fancam dari konser, turut memanfaatkan mode Pro, khususnya untuk mengambil video.
Menurut Galuh, mode Pro Video bisa jadi opsi terbaik untuk fokus ke satu adegan, misalnya adegan menari atau ekspresi penyanyi di panggung konser.
Meski demikian, mode profesional ini juga memiliki keterbatasan, khususnya dalam hal pembesaran alias zoom. Karena itu, Galuh juga mengunakan mode Auto untuk momen spontan.
"Kalau tujuannya adalah menangkap keseluruhan suasana, vibe panggung dan ambience, mode Auto jadi yang paling fleksibel. Namun, di mode ini harus rajin mengatur fokus dan exposure," ujar Galuh dalam kesempatan yang sama.
Advanced Professional Video
Samsung menghadirkan fitur Advanced Professional Video (APV) di Galaxy S26 Ultra. Fitur ini memungkinkan pengguna mendapat video tanpa kompres sama sekali.
Dengan begitu, pengguna bisa mendapati detail video yang tajam. Konsekuensinya adalah bahwa file video dengan APV terbilang besar.
Di Samsung S26 Ultra, APV mendukung kualitas video 8K, sehingga hasilnya tampak sinematik.
Tag: #kamera #samsung #galaxy #ultra #diklaim #jago #foto #konser #fitur #andalannya