Beda Cara Pakai ChatGPT, Gen Z untuk Curhat, yang Lebih Tua Cuma Cari Info
Ilustrasi HP ChatGPT yang bakal digarap OpenAI yang dikepalai Sam Altman.(shutterstock via Tom's Guide)
15:06
18 Mei 2026

Beda Cara Pakai ChatGPT, Gen Z untuk Curhat, yang Lebih Tua Cuma Cari Info

– Cara orang menggunakan chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT ternyata berbeda-beda di tiap generasi.

CEO OpenAI, Sam Altman, mengungkap bahwa generasi muda khususnya Gen Z, memanfaatkan ChatGPT jauh lebih kompleks dibanding pengguna yang lebih tua.

Menurut Altman, pengguna dari generasi lebih tua cenderung memakai ChatGPT layaknya mesin pencari seperti Google, yaitu untuk mencari informasi secara cepat dan langsung.

Sebaliknya, Gen Z justru menjadikan ChatGPT sebagai "penasihat hidup", bahkan semacam "sistem operasi" untuk membantu berbagai aktivitas sehari-hari.

"Perbedaannya luar biasa antara cara orang berusia 20 tahun menggunakan ChatGPT dibandingkan generasi yang lebih tua," ujar Altman dalam acara AI Ascent yang digelar oleh Sequoia Capital pada Mei 2026.

Altman menjelaskan, Gen Z tidak hanya sekadar bertanya dan menerima jawaban dari ChatGPT. Mereka juga menghubungkan chatbot dengan berbagai file pribadi untuk membantu pekerjaan atau aktivitas harian.

Baca juga: OpenAI dan Negara Ini Beri ChatGPT Plus Gratis untuk Semua Warga

Selain itu, pengguna muda kerap menyimpan prompt tertentu dan membangun alur penggunaan yang lebih kompleks sesuai kebutuhan mereka.

Tak hanya itu, ChatGPT juga digunakan sebagai tempat meminta saran dalam berbagai aspek kehidupan. Mulai dari hubungan asmara, pekerjaan, hingga keputusan penting lainnya.

"Mereka benar-benar tidak membuat keputusan hidup tanpa bertanya lebih dulu ke ChatGPT tentang apa yang sebaiknya mereka lakukan," kata Altman.

Fenomena ini sejalan dengan tren penggunaan ChatGPT sebagai "teman curhat" digital.

Hal ini dimungkinkan karena ChatGPT memiliki fitur memori percakapan, yang memungkinkan AI mengingat konteks dan preferensi pengguna dari waktu ke waktu.

Dengan kemampuan tersebut, ChatGPT dapat memberikan respons yang terasa lebih personal bagi penggunanya.

"ChatGPT punya konteks lengkap tentang setiap orang dalam hidup mereka dan apa saja yang telah mereka bicarakan," kata Altman.

Baca juga: Bukan Sekadar Aplikasi, ChatGPT Disebut Bakal Punya Ponsel AI

Menurut Altman, perbedaan cara penggunaan AI antar generasi ini mengingatkannya pada masa awal kemunculan smartphone

Kala itu, generasi muda dinilai jauh lebih cepat beradaptasi dengan teknologi baru dibanding pengguna yang lebih tua. 

"Ini mengingatkan saya saat smarpthone pertama kali muncul, dan setiap anak langsung bisa memakainya dengan sangat baik," kata Altman. 

Meski demikian, penggunaan AI untuk mengambil keputusan hidup masih menuai perdebatan.

Sejumlah ahli mengingatkan bahwa AI seperti ChatGPT masih memiliki keterbatasan dan tidak selalu dapat memberikan saran yang akurat atau aman, dirangkum KompasTekno dari Fortune.

Tag:  #beda #cara #pakai #chatgpt #untuk #curhat #yang #lebih #cuma #cari #info

KOMENTAR