17 Bandara Tanpa Pengumuman Boarding, Penumpang Harus Rajin Pantau Jadwal
Ilustrasi bandara. Angkasa Pura beri diskon 50 persen tarif bandara Lebaran 2026 di 37 bandara. Berlaku untuk tiket domestik dan extra flight.(Pexels/Ekaterina Belinskaya)
11:00
25 Maret 2026

17 Bandara Tanpa Pengumuman Boarding, Penumpang Harus Rajin Pantau Jadwal

Konsep bandara tanpa pengumuman atau silent airport mulai menjadi tren global.

Sejumlah bandara di berbagai negara mengadopsi kebijakan ini untuk menciptakan suasana yang lebih tenang dan nyaman bagi penumpang.

Dilansir dari Euronews, bandara selama ini identik dengan kebisingan akibat pengumuman berulang, suara koper, hingga keramaian penumpang.

Baca juga: Lebaran Seru di Dusun Semilir: Atraksi Vibes Maroko hingga Jin Terbang

Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan stres sebelum perjalanan.

Sebagai solusi, beberapa bandara mulai mengurangi bahkan menghilangkan pengumuman melalui pengeras suara, kecuali untuk kondisi darurat.

Konsep bandara “sunyi”
Dalam konsep silent airport, pengumuman hanya dilakukan untuk situasi penting seperti keadaan darurat atau penumpang yang hilang.

Sementara itu, informasi seperti boarding dan perubahan gate tidak lagi diumumkan secara umum.

Baca juga: Pesawat Air Canada Tabrak Mobil Damkar di New York, Bandara Ditutup

Sebagai gantinya, penumpang diminta memantau informasi penerbangan melalui layar digital atau aplikasi maskapai.

Langkah ini bertujuan menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih tenang, sekaligus mengurangi polusi suara di area bandara.

Baca juga: Soekarno-Hatta Raih Posisi Kedua Bandara Terbaik Dunia, Kategori Apa?

Daftar bandara “sunyi” di dunia
Masih dilansir dari Euronews, berikut sejumlah bandara yang telah menerapkan konsep silent airport:

  1.  Amsterdam Schiphol Airport
  2.  Barcelona El Prat Airport
  3.  Bristol Airport
  4.  Cape Town International Airport
  5.  Indira Gandhi International Airport
  6.  Dubai International Airport
  7. Cancún International Airport
  8.  Chennai International Airport
  9.  Eindhoven Airport
  10.  Helsinki Airport
  11.  Kempegowda International Airport
  12.  London City Airport
  13.  Chhatrapati Shivaji Maharaj International Airport
  14. O. R. Tambo International Airport
  15. Punta Cana International Airport
  16.  Singapore Changi Airport
  17.  Venice Marco Polo Airport

Daftar ini menunjukkan bahwa tren bandara “sunyi” telah diterapkan di berbagai kawasan, mulai dari Eropa, Asia, hingga Afrika dan Amerika.

Dikutip dari media sosial, sejumlah pengguna juga membagikan pengalaman mereka di bandara yang telah menerapkan konsep ini. 

Baca juga: Layanan Staf Bandara Soetta Raih Peringkat 10 Terbaik di Asia Versi Skytrax 2026

Salah satunya disampaikan oleh akun @eka_swp yang mengaku pernah mengalaminya di Frankfurt Airport dan Amsterdam Airport Schiphol.

“Ya saya mengalaminya di bandara Frankfurt dan Schipol dan selalu memantau layar monitor di setiap area,” tulis akun tersebut.

Ia menyebutkan bahwa selama berada di bandara tersebut, penumpang perlu aktif memantau layar informasi yang tersedia di berbagai area untuk mengetahui jadwal penerbangan.

Baca juga: Cerita Mudik 2026: Dari Tiket Rp 1,6 Juta hingga Drama di Bandara

Lebih nyaman, tapi ada risiko
Meski menawarkan suasana yang lebih tenang, konsep ini juga memiliki konsekuensi. Penumpang harus lebih mandiri dalam memantau jadwal penerbangan.

Tanpa pengumuman, risiko ketinggalan pesawat bisa meningkat jika penumpang tidak memperhatikan informasi di layar atau perangkat pribadi.

Tren silent airport menandai perubahan dalam industri penerbangan, dari yang sebelumnya bergantung pada pengumuman suara menjadi sistem yang lebih digital dan berbasis kesadaran penumpang.

Tag:  #bandara #tanpa #pengumuman #boarding #penumpang #harus #rajin #pantau #jadwal

KOMENTAR