Kereta Wisata ke Perbatasan Korea Utara Kembali Dibuka
- Korea Selatan kembali menjalankan layanan kereta wisata menuju wilayah perbatasan dengan Korea Utara, Jumat (10/4/2026). Layanan ini sempat terhenti selama hampir enam tahun.
Layanan ini menghubungkan Ibu Kota Korea Selatan, Seoul, dengan Stasiun Dorasan, yang berada di sisi paling utara dekat garis perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara, dilansir dari Xinhua, Selasa (14/4/2026).
- Kim Jong Un Buka Hotel Mewah di Samjiyon, Korea Utara Genjot Pariwisata
- Buka untuk Wisata, Resor Mewah di Korea Utara ini Malah Sepi, Kenapa?
Korea Selatan operasikan kereta ke perbatasan Korea Utara
Wajib pesan tiket dan siapkan identitas
Ilustrasi Kota Pyongyang di Korea Utara. Setelah enam tahun berhenti, Korea Selatan mengoperasikan lagi kereta wisata ke perbatasan Korea Utara per Jumat (10/4/2026).
Pengoperasian ini bertujuan mendorong kembali perdamaian serta kerja sama antara Korea Selatan dan Korea Utara.
Kereta yang dikenal dengan nama “Kereta Penghubung Perdamaian DMZ” ini memiliki jadwal operasional terbatas demi menjaga keamanan di wilayah perbatasan.
Pada bulan April dan Mei 2026, kereta hanya akan beroperasi dua kali dalam sebulan, tepatnya pada hari Jumat pekan kedua dan keempat.
Mulai Juni 2026, frekuensi perjalanan direncanakan meningkat menjadi empat kali per bulan, menyesuaikan dengan permintaan penumpang.
Setiap perjalanan kereta akan dibatasi maksimal 120 penumpang, dilansir dari VNExpress.
Mengingat lokasi zona perbatasan antara Korea Selatan dan Korea Utara yang berada dalam zona kendali sipil, calon penumpang wajib melakukan pemesanan tiket terlebih dahulu melalui sistem daring milik KORAIL Tourism Development.
Selain itu, calon penumpang juga harus membawa paspor atau identitas resmi untuk menjalani pemeriksaan keamanan di Stasiun Imjingan sebelum memasuki area perbatasan.
- Resor Pantai Baru Korea Utara, Tidak Terbuka untuk Turis Asing
- Gunung Paektu Masuk Geopark Global UNESCO, Tempat Legendaris di Korea Utara
Mengenal Stasiun Dorasan yang bersejarah
Stasiun Dorasan berjarak sekitar 56 kilometer dari pusat Seoul dan merupakan bagian dari jalur Gyeongui, jalur kereta bersejarah yang dahulu menghubungkan Korea Selatan dengan Korea Utara.
Stasiun ini dibangun pasca-pertemuan antar-Korea pada tahun 2000, ketika kedua negara sepakat untuk menyambungkan kembali jaringan rel yang terputus sejak Perang Korea.
Pada masa lalu, Stasiun Dorasan tidak hanya berfungsi sebagai tempat wisata, tapi juga menjadi jalur penting aktivitas ekonomi.
Kereta barang pernah melintasi jalur ini untuk mengangkut bahan baku dan produk jadi menuju Kompleks Industri Kaesong, proyek kerja sama ekonomi simbolis antara kedua negara.
Namun, sejak kompleks tersebut ditutup pada 2016 akibat meningkatnya ketegangan politik, fungsi stasiun ini beralih sepenuhnya menjadi tempat wisata.
Seluruh aktivitas di jalur ini kembali dihentikan pada akhir 2019 akibat wabah demam babi Afrika, yang kemudian diperpanjang oleh pandemi Covid-19.
Saat ini, setelah hampir tujuh tahun vakum, pengaktifan kembali layanan ini diharapkan dapat menghidupkan kembali suasana damai sekaligus mendorong sektor pariwisata di wilayah utara Provinsi Gyeonggi.
Selain perjalanan kereta, kawasan sekitar Stasiun Dorasan juga menawarkan sejumlah daya tarik wisata, termasuk dek observasi perbatasan serta berbagai situs sejarah yang berkaitan dengan konflik dan upaya perdamaian di Semenanjung Korea.
- 3 Syarat Wisata ke Korea Utara, Harus Lewat Jalur Darat
- Tur Wisata Korea Utara Dibuka Lagi Setelah 5 Tahun Sejak Pandemi
Tag: #kereta #wisata #perbatasan #korea #utara #kembali #dibuka