5 Ide Mix and Match Batik untuk Ngantor Ala Dave Tjoa
Ilustrasi mix & match batik ()
23:05
25 April 2026

5 Ide Mix and Match Batik untuk Ngantor Ala Dave Tjoa

Batik sering kali dianggap terlalu formal atau bahkan terlalu “ramai” untuk dipakai sebagai outfit ngantor sehari-hari. Padahal, menurut seniman batik asal Jakarta, Dave Tjoa, cara pandang itu bisa diubah dengan mix and match outfit yang tepat.

Lalu, bagaimana cara padu padan batik untuk ke kantor tanpa terasa berlebihan?

Mix and Match Batik untuk ke Kantor

1. Pilih warna batik yang aman untuk pemula

Bagi yang belum terbiasa dengan motif, Dave menyarankan untuk memilih warna-warna klasik yang cenderung netral. Palet sogan seperti cokelat tua, biru tua, hitam, dan putih bisa jadi alternatif yang aman.

"Meski bermotif, warna-warna ini tidak terlalu mencolok sehingga lebih mudah dipadukan dengan berbagai macam item fesyen. Tips ini cocok jika ingin tampil rapi ke kantor tanpa menarik perhatian berlebihan," jelasnya saat ditemui di Bentara Budaya Jakarta, Jakarta, Kamis (23/4).

Baca juga: 15 Model Dress Batik Kombinasi Brokat yang Elegan dan Modern

2. Memadukan motif batik dengan item basic

Dalam hal mix and match, Dave menegaskan satu aturan sederhana. Jika satu item sudah bermotif, maka item lainnya sebaiknya polos.

“Kalau atasnya sudah ramai, jangan bawahnya juga ramai. Dipilih, mau atasnya hitam, bawahnya kain, atau sebaliknya,” ujarnya).

Untuk perempuan, rok batik bisa dipadukan dengan blus polos berwarna netral. Sementara untuk pria, kemeja batik bisa dikombinasikan dengan celana hitam atau navy agar tetap terlihat profesional.

3. Coba batik kontemporer untuk tampilan lebih ringan

Bagi yang benar-benar belum percaya diri, batik kontemporer bisa jadi alternatif. Motifnya lebih minimalis, seperti hanya di satu sisi kain saja atau berupa detail kecil.

Baca juga: Enggak Cuma Indah, Motif Batik dan Cincin Berlian Ini Punya Makna Cinta yang Dalam Banget!

Warna yang digunakan pun cenderung soft tone, seperti cokelat muda atau hijau pastel. Hasilnya, tampilan tetap berkarakter tanpa terasa “berat”.

4. Custom-made batik bisa jadi solusi

Jika tidak menemukan model yang sesuai di pasaran, Dave menyarankan untuk membuat sendiri ke penjahit. Model sederhana seperti kemeja atau blus bisa dijahit sesuai selera dan kebutuhan.

“Kalau repot, market-nya enggak ada yang cocok, bikin. Tinggal jiplak model, kasih penjahit,” ujarnya.

Pendekatan ini memberikan kamu keleluasaan untuk menyesuaikan potongan dengan gaya pribadi, sekaligus membuat batik terasa lebih relevan untuk aktivitas harian.

Baca juga: Tips Mix and Match Batik ala Rania Yamin, Perhatikan Warna dan Bahan

5. Keberanian jadi kunci

Pada akhirnya, Dave menegaskan bahwa memakai batik memang membutuhkan keberanian sebab banyak orang ragu karena takut tampil berbeda.

"Dibutuhkan keberanian untuk pakai," katanya.

Dengan menerapkan tips mix and match batik ala Dave Tjoa, batik bisa menjadi bagian dari identitasmu sehari-hari, tak terkecuali di lingkungan kerja.

Tag:  #match #batik #untuk #ngantor #dave #tjoa

KOMENTAR