Mengintip Pesona Magis Perayaan HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi
Atraksi barongsai di perayaan Imlek di Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi(Fitri Anggiawati)
07:07
20 April 2026

Mengintip Pesona Magis Perayaan HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi

- Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur kembali membuktikan diri sebagai "The Sunrise of Java" yang kaya akan warna budaya.

Klenteng Hoo Tong Bio, salah satu kelenteng tertua di wilayah Jawa Timur dan Bali, merayakan hari jadinya yang ke-242 pada Sabtu malam (18/4/2026).

Perayaan tersebut bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan magnet wisata religi yang menawarkan pengalaman visual dan spiritual yang memukau.

Baca juga: Ketika 8 Rupang Dewa-dewi Berkumpul di Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi

Bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan ke ujung timur Pulau Jawa, berikut adalah alasan mengapa Kelenteng Hoo Tong Bio menjadi destinasi yang wajib dikunjungi:

Pesona Arsitektur dan Sejarah yang Ikonik

Terletak strategis di pusat kota Banyuwangi, Klenteng Hoo Tong Bio berdiri megah dengan dominasi warna merah dan ornamen naga yang artistik.

Sebagai bangunan cagar budaya, kelenteng ini menyimpan sejarah panjang penyebaran ajaran Tri Dharma.

Kehadiran sosok Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin menjadi pusat penghormatan, memberikan nuansa sakral yang tetap hangat bagi pengunjung umum.

"Saya berharap kelenteng ini terus menjadi rumah yang teduh bagi umat. Pusat pelestarian, tradisi, dan wadah untuk menebar kebajikan di tengah masyarakat," kata Ketua TITD Hoo Tong Bio Banyuwangi, Sylvia Ekawati.

Baca juga: Berburu Oleh-oleh Batik Banyuwangi Jadi Lebih Mudah, Ini Rekomendasi Tempatnya

Tradisi Unik "Euni Kimsin"

Tahun ini, perayaan tampil beda dengan konsep euni kimsin. Sebanyak delapan kelenteng dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Jawa Tengah hingga NTB, hadir membawa rupang atau patung dewa-dewi mereka untuk diletakkan di altar utama.

Fenomena ini menciptakan pemandangan altar yang luar biasa megah, di mana deretan patung dewa-dewi berkumpul dalam satu harmoni.

Atraksi barongsai di perayaan HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi KOMPAS.COM/Dokumentasi Pemkab Banyuwangi Atraksi barongsai di perayaan HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi

Sebuah momen langka yang jarang ditemui pada perayaan kelenteng lainnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang hadir dalam perayaan tersebut pun mengajak seluruh umat Tri Dharma untuk bersama-sama menjaga harmoni dalam keberagaman masyarakat.

Ia kegiatan tersebut mampu mempererat tali persaudaraan serta melestarikan nilai-nilai luhur.

Baca juga: 5 Air Terjun di Banyuwangi Alami Perlu Trekking Untuk Menjangkaunya

"Bahwa harmoni adalah nilai paling utama. Makna ini mengajarkan kita semua bahwa dalam perbedaan keyakinan dan budaya, yang harus dijaga adalah harmoni," kata Ipuk.

Atraksi Barongsai dan Kemeriahan Budaya

Kemeriahan HUT Klenteng Hoo Tong Bio selalu identik dengan atraksi barongsai yang dinamis.

Dentuman drum dan simbal yang mengiringi gerakan lincah barongsai selalu berhasil memukau wisatawan.

Selain itu, interaksi antarumat dari berbagai daerah menciptakan atmosfer keberagaman yang sangat kental, menjadikan tempat ini sebagai simbol toleransi nyata di Banyuwangi.

Wisata Kuliner dan UMKM Lokal

Acara ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal.

Di sekitar area kelenteng, pengunjung dapat menemukan berbagai pelaku UMKM yang menjajakan jajanan khas Banyuwangi.

Baca juga: Rekomendasi 7 Wisata Alam Hidden Gem Banyuwangi, Cocok Untuk Santai

Sinergi antara wisata religi dan ekonomi kreatif ini memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, sekaligus memberikan pilihan kuliner bagi para pelancong. 

Tips Wisata ke Kelenteng Hoo Tong Bio di Banyuwangi

Jika ingin berkunjung, pastikan untuk berpakaian sopan dan menjaga ketenangan karena kelenteng ini merupakan tempat ibadah aktif.

Akses menuju Klenteng Hoo Tong Bio sangat mudah karena letaknya yang strategis di area Kelurahan Karangrejo yang terletak di tengah Kota Banyuwangi.

Tag:  #mengintip #pesona #magis #perayaan #klenteng #tong #banyuwangi

KOMENTAR