Apa Makna Air Berkah di Umbul Jumprit Saat Waisak?
Para biksu mengambil air berkah Waisak 2570 BE 2026 di Umbul Jumprit. Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (30/5/2026).(Dok. ANTARA/Heru Suyitno)
19:49
30 Mei 2026

Apa Makna Air Berkah di Umbul Jumprit Saat Waisak?

Sejumlah kegiatan dilakukan menjelang Hari Raya Waisak 2570 BE (Waisak 2026) pada Minggu (31/5/2026) esok. Salah satunya adalah pengambilan air berkah di Umbul Jumprit, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada Sabtu (30/5/2026).

"Hari ini Walubi (Perwakilan Umat Buddha Indonesia) mengadakan kegiatan pengambilan air berkah dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak 2570 BE/2026. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian terbesar dalam perayaan Tri Suci Waisak," kata Ketua Umum Majelis Mahayana Buddhis Indonesia Biksu Samanta Kusala Mahasthavira, dilansir dari Antara, Sabtu (30/5/2026).

Lantas apa makna air berkah tersebut?

Makna air berkah di Umbul Jumprit dalam Waisak 2026

Kejernihan dan kesucian pikiran

Air berkah punya makna spiritual yang cukup penting. Ajaran agama Buddha menempatkan air sebagai syarat utama ritual keagamaan.

"Air berkah memiliki makna kejernihan, kebeningan, dan kesucian pikiran. Manusia harus memiliki kejernihan batin agar dapat memancarkan cinta kasih universal dan memberikan dampak positif bagi seluruh makhluk hidup," jelas dia.

Mengapa dilakukan di Umbul Jumprit?

Prosesi pensakralan Air Berkah di altar utama Candi Mendut, Magelang, Sabtu (30/5/2026).KOMPAS.com/Egadia Birru Prosesi pensakralan Air Berkah di altar utama Candi Mendut, Magelang, Sabtu (30/5/2026).

Pengambilan air berkah dilakukan di Umbul Jumprit bukanlah tanpa sebab.

Dilaporkan oleh Kompas.com, Selasa (6/6/2023), dulunya Umbul Jumprit menjadi tempat pertapaan salah satu empu yang menganut agama Buddha. Airnya alami, sekaligus mata airnya termasuk yang terdekat dari Candi Borobudur. 

Adapun pertapaan empu di Umbul Jumprit tersebut diperkirakan terjadi pada zaman Kerajaan Majapahit.

Tidak hanya itu, Umbul Jumprit termasuk tempat sakral bagi umat Buddha karena terdapat air yang dianggap suci. Nama Umbul Jumprit diambil dari nama salah seorang putra Prabu Brawijaya bernama Ki Jumprit.

Sebagai informasi, pengambilan air berkah tersebut melibatkan ratusan peserta, antara lain anggota sangha, biksu, sramanera, serta perwakilan majelismajelis agama Buddha dari berbagai daerah.

Para biksu berjalan kaki menuju mata air sembari membawa kendi di tangan mereka. Kendi-kendi tersebut lalu diisi air menggunakan gayung.

Air berkah tidak langsung dibawa ke tempat perayaan puncak, melainkan menuju altar di Candi Mendut terlebih dahulu untuk disemayamkan dan disakralkan. Lokasi candi ini berada di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

"Selanjutnya, besok akan dibawa secara karnaval menuju altar utama di Candi Borobudur sebagai bagian dari rangkaian puncak perayaan Waisak," jelas dia.

Tag:  #makna #berkah #umbul #jumprit #saat #waisak

KOMENTAR