Kala Jalan Trunojoyo Jadi Lautan Anak Muda Bandung Pemburu Streetwear
Suasana Jalan Trunojoyo jelang Lebaran kerap menjadi buruan fesyen anak muda bandung, Kamis (19/3/2026)(KOMPAS.COM/AGIE PERMADI)
14:08
20 Maret 2026

Kala Jalan Trunojoyo Jadi Lautan Anak Muda Bandung Pemburu Streetwear

- Jalan Trunojoyo merupakan kiblat streetwear lokal yang menjadi saksi bisu perkembangan distribution store (Distro) di kota Bandung.

Setiap jelang Hari Raya Idul Fitri, jalan ini kerap menjadi lokasi buruan fesyen.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak anak-anak muda Bandung memadati lokasi Jalan Trunojoyo.

Bagaimana tidak, daerah ini merupakan magnet fesyen yang mana banyak distro-distro ternama tumbuh berkembang.

Baca juga: Kisah Para Pekerja Migas Lebaran di Tengah Laut Demi Menjaga Energi

Belum lagi jelang Lebaran ini, stan semi permanen yang menjual berbagai macam baju fesyen mewarnai di sepanjang jalan tersebut.

Warga yang memadati lokasi itu tampak berburu streetwear tren terbaru dengan harga promo yang menarik.

Momen jelang Lebaran ini menjadi berkah tersendiri bagi pedagang baju di sekitar lokasi, seperti yang dialami Reno (33). Bersama dengan seorang temannya, Reno yang sudah berjualan pakaian sejak tahun 2016 ini sudah biasa berjualan dengan stan permanen setiap bulan Ramadhan di lokasi tersebut.

"Kalau di sini dari tahun 2017 setiap Lebaran pasti buka di sini," kata Reno ditemui di lokasi.

Biasanya, Reno dan temannya berjualan di Jalan Diponegoro.

Lokasi Jalan Trunojoyo sendiri menjadi pilihan untuk berdagang lantaran lokasinya yang strategis dan kerap menjadi buruan anak muda Bandung setiap bulan Ramadhan atau jelang Lebaran.

"Banyak anak muda yang datang ke distro, yang lumayan kecipratan sama distronya juga," katanya.

Tak tanggung, selama bulan Ramadhan membuka stan, Reno dapat meraup untung hingga 50 persen dari penjualan kaus t-shirt hingga jaket.

"Omzet tahun ini alhamdulillah naik 50 persen, lebih tinggi sih dibandingkan tahun kemarin," serunya.

Suasana Jalan Trunojoyo jelang Lebaran kerap menjadi buruan fesyen anak muda bandung, Kamis (19/3/2026)KOMPAS.COM/AGIE PERMADI Suasana Jalan Trunojoyo jelang Lebaran kerap menjadi buruan fesyen anak muda bandung, Kamis (19/3/2026)Harga yang dijual di kisaran Rp 50.000 hingga yang termahal di kisaran Rp 200.000. "Ya semoga berkah Ramadhan tahun ini jualan saya semakin laris," harapnya.

Hal serupa yang dirasakan Iwa (43), omzet penjualan celana, t-shirt hingga jaket naik di tahun ini. "Lumayan naik 25-35 persen," sebut dia.

Strategi Iwa, menjual produk fesyen yang tengah ramai dan digandrungi anak muda saat ini, seperti gaya streetwear utilitas dan retro revival, seperti carpenter pants dan baggy pant yang menjadi primadona anak muda kekinian.

Celana berpotongan longgar itu kini tren tahun 2006, karena dinilai nyaman bergerak.

Menurutnya pakaian ini sangat populer karena detail hammer loop, kantong samping tambahan, dan panel lutut ganda.

Tak ketinggalan, Denim sweatpants juga menjadi buruan anak muda Bandung, begitu pun dengan porso dengan tren materialnya yang bertekstur.

"Paling yang mereka cari t-shirt sama celana sweatpants sama denim, tapi modelnya yang up to date. Kalau dulu zamannya slim-fit sekarang gombrang seperti carpenter," ujarnya.

Iwa sendiri sudah berjualan produk fesyen sejak tahun 2011.

Jalan Trunojoyo

Lokasi Trunojoyo sendiri dipilih sebagai tempat berjualan karena kerap menjadi buruan anak muda Bandung hingga internasional.

"Lokasi di sini strategis, banyak anak muda yang pasti datang ke sini, karena banyak distro juga. Selain dari warga lokal ada juga yang beli dari Malaysia, Singapura sampai Rusia beli di sini," ujarnya.

Sementara itu, Rian Ramadhan, warga Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, jauh-jauh datang ke Jalan Trunojoyo untuk mencari pakaian denim dan kaus yang oversize. "Tiap tahun memang selalu ke sini untuk mencari baju, ya sambil main sambil ngabuburit juga," katanya.

Rian mengaku tak keberatan berdesakan ketika datang membeli baju di Jalan Trunojoyo.

Ia lebih nyaman membeli baju dengan cara datang langsung ke tokonya, sebab bisa melihat produk dan mencoba size bajunya secara langsung.

"Kalau beli online kadang kalau jelang Lebaran gini suka lama mengirimnya, kalau datang langsung kan lebih enak bisa lihat produknya," ucapnya.

Zenuddin (55) juru parkir mengatakan bahwa setiap tahun di Bulan Ramadhan, Jalan Trunojoyo kerap berubah menjadi pasar tumpah sejak dua minggu jelang Lebaran. "Biasanya memang setiap dua minggu sebelum Hari Raya penuh seperti ini," katanya.

Suasana Jalan Trunojoyo jelang Lebaran kerap menjadi buruan fesyen anak muda bandung, Kamis (19/3/2026)KOMPAS.COM/AGIE PERMADI Suasana Jalan Trunojoyo jelang Lebaran kerap menjadi buruan fesyen anak muda bandung, Kamis (19/3/2026)Menurutnya, warga mulai berdatangan untuk berburu baju sejak pukul 13.00 WIB dan bisa sampai malam sekitar pukul 24.00 WIB. "Bisa sampai malam, ya kebanyakan ABG kaya gini saja, masih muda-muda," ujarnya.

Di tengah keramaian itu, kepolisian dari Polrestabes Bandung pun menggelar patroli dialogis dengan datang ke lokasi guna mengantisipasi adanya aksi tindak pidana serta memberikan rasa aman ke masyarakat.

Tak hanya Jalan Trunojoyo, patroli juga dilakukan di kawasan Sultan Agung, hingga Mal Paskal 23.

"Alhamdulillah situasinya terkendali aman dan tak lupa kita tetap memberikan imbauan kepada masyarakat atau pengunjung yang ada di Paskal 23 dan Trunojoyo," kata Kasi Humas Polrestabes Bandung, AKP Nurindah.

Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga barang belanjaannya dan mewaspadai potensi aksi kriminalitas.

"Kami juga memberikan imbauan apabila ada anak-anak yang tetap dalam pengawasan orang tuanya," ujarnya.

Baca juga: Wamen ESDM: Stok BBM Aman untuk Lebaran 2026, Tak Ada Pembatasan Pembelian

Tag:  #kala #jalan #trunojoyo #jadi #lautan #anak #muda #bandung #pemburu #streetwear

KOMENTAR