Update Terkini: Iran Beri Lampu Hijau Kapal Pertamina di Selat Hormuz
Dua kapal Pertamina Indonesia masih tertahan di Selat Hormuz(KOMPAS.com/Seto Ajinugroho)
20:12
27 Maret 2026

Update Terkini: Iran Beri Lampu Hijau Kapal Pertamina di Selat Hormuz

- Dua kapal Pertamina yang masih tertahan di Teluk Arab, PIS VLCC dan Gamsunoro melakukan persiapan teknis untuk melintasi Selat Hormuz.

Persiapan dilakukan setelah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) bernegosiasi dengan Pemerintah Iran untuk meminta izin melayarkan kedua kapal yang membawa stok bahan bakar minyak (BBM) melintasi celah perairan sempit tersebut.

"Terkait status kapal Pertamina, Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Tehran sejak awal terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait di Iran," jelas juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang dikutip dari Kompas.com, Jumat (27/3/2026).

Baca juga: Selat Hormuz Diblokade, RI Negosiasi Agar Kapal Pertamina Bisa Melintas

Ilustrasi Selat Hormuz.Wikimedia Commons Ilustrasi Selat Hormuz.

Otoritas Iran memberi tanggapan positif, sehingga persiapan teknis dan operasional kedua kapal melewati Selat Hormuz bisa segera dilaksanakan.Bila situasi tetap berjalan positif, kedua kapal segera dilayarkan.

"Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran, yang saat ini sedang ditindaklanjuti oleh pihak terkait pada aspek teknis dan operasional," jelas Yvonne.

Sebelumnya, Kemlu Iran menyampaikan nota persyaratan bagi kapal yang ingin melintas ke Organisasi Maritim Internasional (IMO). Poin penting darinya kapal yang tak bermusuhan diperbolehkan melintas.

"Kapal-kapal non-hostile dapat, sepanjang mereka tidak berpartisipasi maupun mendukung tindakan agresi terhadap Iran, serta sepenuhnya mematuhi peraturan keselamatan dan keamanan yang dinyatakan, mendapat manfaat dari lintasan aman melalui Selat Hormuz dengan berkoordinasi dengan otoritas yang berwenang," bunyi nota tersebut dikutip dari AFP, Selasa (24/3/2026).

Baca juga: Iran Izinkan 10 Kapal Lewat Selat Hormuz, Harga Minyak Terkoreksi

Tertahan di Teluk Arab

Sebelumnya dua kapal Pertamina masih terjebak di Teluk Arab sejak awal Maret 2026 belum bisa bergerak keluar dari sana.

Ilustrasi kapal tanker. Jalur perdagangan minyak tersibuk di dunia.PIXABAY/TED ERSKI Ilustrasi kapal tanker. Jalur perdagangan minyak tersibuk di dunia.

Kru, kapal, dan muatannya dipastikan aman."Kondisi geopolitik memanas, 2 kapal PIS masih berada di Teluk Arab.

Hingga 12 Maret 2026, dua kapal tanker PIS, VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melewati Selat Hormuz.

Baca juga: Selat Hormuz Diblokade, RI Negosiasi Agar Kapal Pertamina Bisa Melintas

"Seluruh kapal dan kru dalam kondisi aman," jelas akun resmi Instagram @pertaminainternationalshipping.

Pemerintah melalui Kemlu RI setelah mengetahui hal tersebut langsung berkomunikasi dengan pihak Iran dan hasilnya mulai tampak saat ini.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemlu Sebut Ada Tanggapan Positif Pihak Iran soal Nasib Kapal Pertamina di Selat Hormuz"

Tag:  #update #terkini #iran #beri #lampu #hijau #kapal #pertamina #selat #hormuz

KOMENTAR