Menhub Sebut Angka Kecelakaan Lalu Lintas Lebaran 2026 Turun 6,31 Persen
Petugas dari Satlantas Polres Jombang menunjukkan kondisi kendaraan pemudik asal Gresik yang mengalami kecelakaan di Jombang, Jawa Timur, Jumat (27/3/2026).(KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ)
13:04
30 Maret 2026

Menhub Sebut Angka Kecelakaan Lalu Lintas Lebaran 2026 Turun 6,31 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mencatat jumlah kecelakaan dan kematian di masa angkutan Lebaran 2026 mengalami penurunan.

“Dari aspek keselamatan, jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode posko tercatat sebanyak 3.517 kejadian, menurun 6,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 3.754 kejadian,” kata Dudy pada Penutupan Posko Lebaran 2026 di Kemenhub, Senin (30/3/2026).

Menhub juga mengatakan bahwa jumlah korban meninggal dunia juga turun signifikan menjadi 300 orang atau berkurang 31,19 persen dari 436 orang pada tahun lalu.

Baca juga: Kemenhub Luncurkan Nusantara Hub Live Streaming untuk Angkutan Lebaran 2026

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy PurwagandhiKOMPAS.COM /KIKI SAFITRI Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi

"Untuk korban luka berat tercatat sebanyak 637 orang, menurun 13,80 persen dibandingkan 739 orang pada periode sebelumnya,” lanjut dia.

Dudy menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi, baik dalam aspek kelaikan sarana, kesiapan prasarana, maupun kepatuhan terhadap standar operasional.

“Pelaksanaan ramp check, pengawasan di lapangan, serta pengendalian lalu lintas yang terintegrasi, harus terus kita perkuat,” lanjut Menhub.

Sebagai informasi, selama masa mudik dan arus balik, jumlah orang yang melakukan perjalanan selama 17 hari mencapai 147,55 juta orang, meningkat 2,53 persen dibandingkan hasil survei sebesar 143,92 juta orang.

Baca juga: Menhub Tutup Posko Lebaran 2026, Jumlah Pemudik Capai 147,55 Juta

Namun, jika dibandingkan dengan realisasi Angkutan Lebaran 2025, angka ini justru turun 4,57 persen dari 154,62 juta orang.

Dari sisi angkutan umum, total penumpang tercatat sebanyak 23,54 juta orang atau naik 10,87 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 21,23 juta penumpang.

Antrean kendaraan roda empat pemudik di area parkir utama Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, jawa Timur. Minggu (29/3/2026).ANTARA/Novi Husdinariyanto Antrean kendaraan roda empat pemudik di area parkir utama Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, jawa Timur. Minggu (29/3/2026).

Kenaikan terjadi di seluruh moda transportasi.

Angkutan jalan melayani 3,89 juta penumpang atau naik 11,64 persen, angkutan laut 2,02 juta penumpang naik 9,86 persen, dan angkutan udara sebanyak 4,77 juta penumpang meningkat 6,97 persen.

Baca juga: Tiket Whoosh Laris Manis Tembus 293.00 Penumpang Saat Libur Lebaran

Sementara itu, kereta api mencatat 7,31 juta penumpang atau naik 10,13 persen, dan moda penyeberangan menjadi yang tertinggi pertumbuhannya dengan 5,52 juta penumpang atau meningkat 15,36 persen.

Adapun jumlah kendaraan yang keluar dari Jabodetabek tercatat mencapai 2,96 juta unit, naik 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 2,85 juta kendaraan.

Mayoritas kendaraan bergerak ke arah timur sebesar 51,5 persen atau sekitar 1,5 juta kendaraan, disusul arah barat 26,5 persen atau 785.000 kendaraan, dan arah selatan 22 persen atau 654.000 kendaraan.

Sementara itu, kendaraan yang masuk ke Jabodetabek tercatat sebanyak 2,70 juta unit, sedikit menurun 0,40 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 2,72 juta kendaraan.

Baca juga: Strategi Pertamina Patra Niaga Amankan Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Distribusinya didominasi kendaraan dari arah timur sebesar 48,1 persen atau 1,30 juta kendaraan, diikuti dari arah barat 28,3 persen atau 768.000 kendaraan, serta dari arah selatan 23,5 persen atau 637.000 kendaraan.

Tag:  #menhub #sebut #angka #kecelakaan #lalu #lintas #lebaran #2026 #turun #persen

KOMENTAR