Laba Bank Neo Commerce Melonjak 2.745 Persen pada 2025
PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) mencatat laba bersih Rp 565,69 miliar pada akhir 2025. Angka ini melonjak 2.745 persen secara tahunan dari Rp 19,88 miliar pada 2024.
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono menyebut capaian ini ditopang strategi transformasi bisnis yang dijalankan konsisten.
"Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Bank Neo Commerce dalam memperkuat fundamental bisnis dan memastikan bahwa setiap langkah pertumbuhan yang kami lakukan tetap berada dalam koridor kehati-hatian. Kami berhasil mencatatkan peningkatan kinerja yang baik dengan tetap menjaga kualitas aset, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan model bisnis digital yang kami miliki," jelas Eri dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).
Baca juga: Dapat Sanksi OJK, Bank Neo Commerce Pastikan Operasional Normal
Total aset hingga Desember 2025 mencapai Rp 18,97 triliun. Nilai ini tumbuh 8,99 persen dibandingkan Rp 17,41 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dana pihak ketiga (DPK) tercatat Rp 14,03 triliun, naik 7,37 persen dari Rp 13,06 triliun. Pertumbuhan ditopang kenaikan tabungan menjadi Rp 3,50 triliun dari Rp 3,09 triliun. Deposito tercatat stabil di level Rp 9,86 triliun.
Penyaluran kredit tetap dijaga hati-hati. Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) net berada di level 0,89 persen.
Likuiditas juga terjaga kuat. Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di level 51,21 persen. Liquidity Coverage Ratio (LCR) tercatat 614,93 persen.
Efisiensi operasional membaik. Rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) turun menjadi 84,18 persen dari 99,34 persen. Cost to Income Ratio (CIR) tercatat 31,33 persen. Net Interest Margin (NIM) berada di level 14,39 persen.
Profitabilitas ikut meningkat. Return on Assets (ROA) naik menjadi 3,11 persen dari 0,10 persen. Return on Equity (ROE) meningkat menjadi 15,13 persen dari 0,59 persen.
Permodalan tetap kuat. Modal inti mencapai Rp 4,03 triliun, naik dari Rp 3,32 triliun. Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat 49,07 persen, meningkat dari 35,30 persen.
Baca juga: Gozco Capital Borong Saham Bank Neo Commerce (BBYB) Rp 98,12 Miliar
Eri menjelaskan, penguatan permodalan memberi ruang ekspansi bisnis ke depan. Perseroan juga terus mengembangkan layanan digital melalui aplikasi neobank.
Fokus pengembangan mencakup transaksi harian, pembiayaan digital bagi individu dan usaha mikro kecil dan menengah, serta solusi pengelolaan keuangan.
Memasuki 2026, strategi diarahkan pada pertumbuhan kredit berkualitas dengan prinsip kehati-hatian. Perseroan juga akan memperluas kerja sama untuk memperkuat ekosistem bisnis.
Eri menyampaikan optimisme terhadap prospek ke depan. Salah satu rencana strategis adalah peluncuran layanan baru.
"Salah satu inisiatif strategis yang tengah kami siapkan adalah peluncuran layanan Buy Now Pay Later (BNPL) dengan mitra yang direncanakan hadir pada pertengahan tahun 2026, sebagai bagian dari upaya kami dalam memperluas akses pembiayaan yang aman, terukur, dan relevan dengan kebutuhan nasabah," tutup Eri.
Tag: #laba #bank #commerce #melonjak #2745 #persen #pada #2025