Indonesia Masuk Bisnis Leasing Pesawat Global, Danantara Luncurkan Platform Baru
Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir menjelaskan penunjukan investor untuk proyek PSEL Bogor Raya di Jakarta.(Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
18:40
1 April 2026

Indonesia Masuk Bisnis Leasing Pesawat Global, Danantara Luncurkan Platform Baru

PT Danantara Investment Management (DIM), SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management membentuk kerja sama untuk mengembangkan Mandiri Aviation Leasing Fund.

Platform ini menjadi investasi aviation leasing pertama di Indonesia dengan nilai portofolio awal sekitar 800 juta dollar AS atau sekitar Rp13,59 triliun.

Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menilai kemitraan ini memperkuat posisi Indonesia di ekosistem pembiayaan penerbangan global.

“Dengan menjadi mitra utama dalam inisiatif ini bersama SMBC Aviation Capital dan Mandiri Investment Management, Danantara berinvestasi di platform kelas dunia, yang memberikan imbal hasil optimal sekaligus membangun kapabilitas strategis bagi Indonesia,” ujar Pandu dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Erick Thohir Tak Mau Garuda Indonesia “Ditekan” Leasing Pesawat

Chief Commercial Officer SMBC Aviation Capital, Barry Flannery, menyambut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan sektor penerbangan.

“Melalui kerja sama erat dengan Mandiri dan Danantara, kami berharap dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang, inovasi dan kolaborasi di seluruh sektor ini,” ujar Barry.

Chief Executive Officer Mandiri Investment Management, Baskoro Adi, menilai kemitraan ini membuka akses investor ke aset penerbangan global.

“Kami bangga dapat bekerja sama dengan SMBC Aviation Capital, dengan dukungan DIM, untuk membentuk platform investasi aviation leasing pertama di Indonesia, yang memberikan imbal hasil menarik dengan mempertimbangkan risiko sekaligus memposisikan kawasan ini sebagai pemain baru di pasar aviation leasing global.” ujar Baskoro.

Baca juga: Danantara Masuk Labuan Bajo, Bidik Lonjakan Wisata dan Ekonomi Lokal

Struktur dan peran masing-masing pihak

Mandiri Aviation Leasing Fund menggabungkan tiga kekuatan utama. DIM berperan sebagai investor strategis utama.

SMBC Aviation Capital menjadi mitra operasional. Perusahaan ini memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dan jaringan global dalam bisnis aviation leasing.

Mandiri Investment Management menghadirkan kapasitas pengelolaan dana dan struktur investasi. Perusahaan ini juga memiliki lisensi sebagai pengelola aset investasi di luar negeri di lingkungan bank BUMN.

Target dan strategi pengembangan

Platform ini dirancang berstandar institutional-grade dan bersifat scalable. Investor mendapat akses ke aset penerbangan global dengan pendekatan investasi yang terstruktur.

Pengelolaan dana dilakukan bersama oleh Mandiri Investment Management dan SMBC Aviation Capital. Kolaborasi ini menggabungkan keahlian pengelolaan dana dengan pengalaman operasional di industri leasing pesawat.

SMBC Aviation Capital juga akan menyediakan layanan operasional dan pengelolaan aircraft leasing. Langkah ini diarahkan untuk membangun kapasitas jangka panjang di Indonesia.

Dampak jangka panjang

Pengembangan platform ini diharapkan mendorong ekspansi Danantara ke kelas aset global lain.

Selain itu, kehadiran dana ini menempatkan Indonesia dalam rantai nilai global industri aviation leasing. Imbal hasil ditargetkan tetap sejalan dengan profil risiko investor.

Kerja sama ini juga membuka ruang kolaborasi ekonomi yang lebih luas antara Indonesia dan Jepang. Peluang investasi lintas negara antara SMBC Group dan Danantara diproyeksikan meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Tag:  #indonesia #masuk #bisnis #leasing #pesawat #global #danantara #luncurkan #platform #baru

KOMENTAR