Manulife Aset Manajemen Kelola Dana Rp 124,3 Triliun, Pangsa Pasar 11,9 Persen
Ilustrasi reksa dana, investasi reksa dana. (SHUTTERSTOCK/SOMYUZU)
20:32
13 April 2026

Manulife Aset Manajemen Kelola Dana Rp 124,3 Triliun, Pangsa Pasar 11,9 Persen

— PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) kembali mencatatkan kinerja positif di industri pengelolaan investasi.

Hingga akhir 2025, perusahaan ini membukukan total dana kelolaan (asset under management/AUM) sebesar Rp 124,3 triliun, dengan pangsa pasar mencapai 11,9 persen di antara sekitar 90 manajer investasi yang beroperasi di Indonesia.

MAMI juga mempertahankan posisinya sebagai pengelola reksa dana terbesar di Indonesia. Per Desember 2025, dana kelolaan reksa dana perusahaan tercatat sebesar Rp 63 triliun, dengan pangsa pasar 9,3 persen.

Baca juga: Manulife Aset Manajemen Dukung Akses Pendidikan Inklusif

Perbedaan orang kaya dan kelas menengah tidak hanya terletak pada besarnya penghasilan. Kebiasaan kecil yang dilakukan konsisten setiap hari menjadi faktor penentu akumulasi kekayaan jangka panjang.Shutterstock/A9 STUDIO Perbedaan orang kaya dan kelas menengah tidak hanya terletak pada besarnya penghasilan. Kebiasaan kecil yang dilakukan konsisten setiap hari menjadi faktor penentu akumulasi kekayaan jangka panjang.

Dalam operasionalnya, MAMI saat ini mengelola 37 produk reksa dana dan 72 Kontrak Pengelolaan Dana (KPD). Produk-produk tersebut dipasarkan melalui tiga jalur distribusi utama, yakni Institutional Sales, Partnership Distribution, dan Direct Retail Distribution.

Dari sisi basis investor, jumlah investor MAMI terus bertumbuh.

Hingga akhir 2025, jumlah investor mencapai 2,6 juta, atau setara dengan 12,8 persen dari total investor reksa dana di Indonesia yang tercatat sebanyak 20,2 juta investor berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Desember 2025.

Selama enam tahun sejak 2020, MAMI mencatat pertumbuhan dana kelolaan yang signifikan baik di segmen ritel maupun institusi.

Baca juga: Manulife Aset Manajemen (MAMI) Akuisisi Schroders Indonesia

Perusahaan menyebut capaian tersebut didukung oleh fondasi internal berupa budaya kerja yang mengedepankan kolaborasi, kesetaraan, serta ruang pengembangan karyawan.

Sementara itu, dari sisi eksternal, MAMI memperluas jaringan distribusi, meningkatkan kapabilitas, serta memberikan edukasi investasi melalui berbagai saluran informasi.

Perusahaan juga terus menghadirkan inovasi dalam solusi investasi, termasuk reksa dana dan Kontrak Pengelolaan Dana.

Ilustrasi nilai tukar rupiah.SHUTTERSTOCK/KINGN Ilustrasi nilai tukar rupiah.

Pada 31 Maret 2026, MAMI merampungkan akuisisi atas PT Schroder Investment Management Indonesia. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat posisi perusahaan di industri manajer investasi nasional.

Baca juga: Dana Kelolaan Manulife Aset Manajemen Tembus Rp 101,7 Triliun

CEO & President Director MAMI, Afifa, mengatakan akuisisi tersebut tidak semata bertujuan meningkatkan skala bisnis.

“Intensi dari akuisisi ini bukan sekadar transaksi untuk meningkatkan skala bisnis, melainkan sebagai pembuka babak baru dalam perjalanan kami untuk memberikan dampak yang lebih luas. Dengan menggabungkan talenta dan keahlian MAMI dan Schroders Indonesia, kami sekaligus meningkatkan kemampuan kami dalam menghadirkan solusi investasi berkualitas tinggi dan memperkuat kepemimpinan kami di industri manajer investasi Indonesia yang terus bertumbuh,” ujar Afifa dalam keterangan tertulis, Senin (13/4/2026).

Ia juga menegaskan, perusahaan terus menjaga keseimbangan antara manajemen risiko dan kemampuan menghasilkan imbal hasil investasi.

“Fokus kami adalah keseimbangan antara manajemen risiko yang kuat dan kemampuan menghasilkan alpha secara konsisten di seluruh portofolio yang kami kelola. Kami juga terus berinovasi untuk mempersembahkan peluang-peluang baru melalui rangkaian solusi kami bagi nasabah ritel dan institusi kami,” kata Afifa.

Baca juga: Dana Kelolaan Manulife Aset Manajemen Rp 98,9 Triliun Sepanjang 2024

Menurut Afifa, inovasi tersebut menjadi bagian dari strategi untuk mempertahankan posisi terdepan di industri, sekaligus menjawab kebutuhan investor yang semakin beragam.

Sementara itu, Founder and Publisher Asia Asset Management, Tan Lee Hock, menilai MAMI menunjukkan kepemimpinan yang kuat di industri melalui produk dan layanan yang komprehensif.

“PT Manulife Aset Manajemen Indonesia terus menunjukkan kepemimpinan yang kuat di industri melalui rangkaian produk dan layanan yang komprehensif. Kami mengapresiasi berbagai inisiatif yang telah dijalankan perusahaan tersebut sepanjang satu tahun terakhir,” ujar Tan.

Ia juga menyoroti dampak dari proses akuisisi yang telah diselesaikan pada Maret 2026.

Baca juga: Manulife Aset Manajemen Indonesia Prediksi BI Pangkas Suku Bunga 2 Kali Tahun Ini

Ilustrasi reksa dana, investasi reksa dana. Dividen reksa dana dapat dicairkan tunai atau diinvestasikan ulang jadi modal baru.SHUTTERSTOCK/A9 STUDIO Ilustrasi reksa dana, investasi reksa dana. Dividen reksa dana dapat dicairkan tunai atau diinvestasikan ulang jadi modal baru.

“Seiring dengan rampungnya proses akuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia pada bulan Maret, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia berada pada posisi yang sangat baik untuk mencapai pertumbuhan dan pencapaian yang lebih tinggi dalam beberapa tahun ke depan,” lanjutnya.

Afifa menyampaikan, capaian perusahaan juga ditopang oleh konsistensi dalam pengelolaan portofolio investasi serta penerapan tata kelola yang baik.

“Di tahun ke-30 kiprah MAMI di Indonesia, penghargaan ini menjadi pengakuan atas prestasi talenta-talenta hebat MAMI dalam menyuguhkan solusi dan layanan investasi berkualitas," tutur Afifa.

"MAMI secara konsisten mempertahankan posisi terdepannya di industri dengan terus menyuguhkan inovasi pada berbagai solusi investasi berkualitas termasuk reksa dana dan Kontrak Pengelolaan Dana, serta mengedepankan kepentingan setiap nasabahnya melalui disiplin pengelolaan portofolio investasi yang tinggi serta tata kelola yang baik,” kata dia.

Baca juga: Simak Strategi Investasi Pasca Kenaikan Harga BBM Ala Manulife Aset Manajemen

Atas kinerjanya, MAMI kembali meraih sejumlah pengakuan dalam ajang Best of the Best Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Asia Asset Management di Hong Kong.

Perusahaan berhasil mempertahankan predikat Best Asset Management Company untuk ke-10 kalinya.

Selain itu, MAMI juga kembali meraih penghargaan Best Bond Manager untuk ketiga kalinya, serta penghargaan CEO of the Year yang diberikan kepada Afifa.

Sepanjang periode 2015 hingga 2026, MAMI tercatat telah meraih penghargaan Best Asset Management Company sebanyak 10 kali, dengan tujuh di antaranya diraih secara berturut-turut sejak 2020 hingga 2026.

Baca juga: Bank CTBC Indonesia Distribusikan 7 Reksa Dana Kelolaan Manulife Aset Manajemen Indonesia

Sementara itu, penghargaan Best Bond Manager diraih selama tiga tahun berturut-turut sejak 2024.

Tag:  #manulife #aset #manajemen #kelola #dana #1243 #triliun #pangsa #pasar #persen

KOMENTAR