Generative AI Masuk Aplikasi Investasi, Bantu Analisis Saham Real-Time
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (WIKIMEDIA COMMONS/JERNEJ FURMAN)
19:20
17 April 2026

Generative AI Masuk Aplikasi Investasi, Bantu Analisis Saham Real-Time

Tuntun Sekuritas Indonesia memperkenalkan fitur berbasis kecerdasan buatan generatif bernama Tuntun AI yang terintegrasi dalam aplikasi investasinya pada awal April 2026.

Perusahaan menyebut, fitur ini menjadi implementasi teknologi generative AI secara langsung (native) di platform broker pasar modal di Indonesia, yang ditujukan untuk membantu investor ritel dalam menganalisis data dan mengambil keputusan investasi.

Di tengah derasnya arus informasi di pasar modal, investor kerap dihadapkan pada banyaknya data, rumor, dan sentimen yang berpotensi menimbulkan kebingungan.

Baca juga: Konsultan Digital Branding Kernel Future Ungkap Kiat Bangun Brand dari Nol di Era Data dan AI

Ilustrasi investasiFREEPIK/8PHOTO Ilustrasi investasi

Kondisi ini dikenal sebagai “analysis paralysis”, ketika investor kesulitan mengambil keputusan karena terlalu banyak informasi yang harus diproses.

Direktur Tuntun Sekuritas Indonesia, Ricki Juliandi, mengatakan fitur tersebut dikembangkan sebagai sistem pendukung keputusan (decision-support system) bagi investor.

“Selama ini, musuh terbesar investor ritel bukanlah fluktuasi pasar, melainkan emosi mereka sendiri. Melalui Tuntun AI, kami tidak sekadar memberikan tools trading atau data mentah, tapi menghadirkan 'otak rasional' yang mendampingi mereka 24 jam penuh di dalam aplikasi dalam mendukung analisa data,” ujar Ricki dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan, Tuntun AI dirancang untuk membantu pengguna menerjemahkan data pasar menjadi informasi yang lebih mudah dipahami dan relevan untuk pengambilan keputusan.

Baca juga: Tips Investasi Aman dari OJK, Simak Langkahnya

Secara fungsional, fitur ini memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan atau memilih saham tertentu di dalam aplikasi, yang kemudian akan dijawab dengan penjelasan berbasis data.

Selain itu, sistem disebut menampilkan data pasar secara real-time, sehingga pengguna dapat mengakses informasi yang sesuai dengan kondisi terkini di pasar.

Ilustrasi saham. PIXABAY/SERGEI TOKMAKOV Ilustrasi saham.

Tuntun AI juga diklaim mampu memberikan pemahaman kontekstual terhadap kondisi pasar, termasuk arah pergerakan, sektor yang terdampak, serta faktor yang memengaruhi perubahan tersebut.

Pada level analisis saham, fitur ini menggabungkan sejumlah pendekatan, antara lain analisis fundamental, teknikal, aliran dana, serta berita dan referensi harga wajar.

Baca juga: Studi Temukan Fenomena “AI Brain Fry”, Pekerja Alami Beban Mental Baru

Pendekatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang lebih menyeluruh terhadap suatu saham.

Fitur lainnya mencakup evaluasi portofolio (portfolio health-check), yang memberikan informasi terkait komposisi aset, tingkat konsentrasi investasi, serta potensi risiko apabila terjadi koreksi di sektor tertentu.

Selain itu, tersedia pula analisis berbasis sektor (sector insight) yang menampilkan tren industri, faktor pendorong pergerakan sektor, serta saham-saham yang terkait di dalamnya.

Ricki menegaskan, teknologi ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran investor dalam mengambil keputusan.

Baca juga: Berapa Idealnya Menabung dan Investasi dari Gaji? Ini Rekomendasinya

“Tuntun AI dirancang murni sebagai alat bantu berpikir. Investor tetap memegang kendali penuh dan menjadi pengambil keputusan utama atas dana mereka,” ujarnya.

Menurut dia, pengembangan fitur ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong literasi dan inklusi di pasar modal melalui pemanfaatan teknologi.

“Kami percaya bahwa ke depan, pendampingan investasi berbasis Generative AI akan menjadi standar baru di industri sekuritas nasional. Tuntun AI menjadi langkah awal Tuntun Sekuritas dalam membangun pengalaman investasi yang lebih cerdas dan adaptif di masa depan,” kata Ricki.

Tag:  #generative #masuk #aplikasi #investasi #bantu #analisis #saham #real #time

KOMENTAR