Skema Baru Magang Disiapkan, Perusahaan Diminta Ikut Tanggung Uang Saku
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan pandangan pemerintah dalam rapat kerja pembahasan RUU PPRT di DPR RI, Jakarta. (Dok. Kemnaker )
17:40
24 April 2026

Skema Baru Magang Disiapkan, Perusahaan Diminta Ikut Tanggung Uang Saku

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengkaji skema baru uang saku untuk peserta Magang Nasional. Skema ini mengatur pembagian kontribusi antara pemerintah dan perusahaan mitra.

“Kita sedang mengkaji untuk melibatkan perusahaan lebih aktif, sehingga sudah mulai ada usulan nanti uang sakunya itu harus ada share kontribusi dari perusahaan, walaupun tidak dominan,” kata Menaker di sela penutupan Magang Nasional 2025 Tahap I di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Kajian ini muncul setelah melihat pola pembinaan dari sejumlah perusahaan. Beberapa perusahaan dinilai serius dalam membimbing peserta magang.

“Ini sedang kita kaji, sedang kita siapkan, karena beberapa perusahaan yang memang intens dalam membina adik-adik kita yang magang, serius beri proyek, ada progres harian, ada progres mingguan. Itu luar biasa,” kata Yassierli.

Baca juga: Kemnaker Ingatkan Tahap Akhir Magang Nasional Tentukan Hak Peserta

Pemerintah juga ingin mendorong komitmen perusahaan sejak awal program. Komitmen tersebut mencakup kontribusi pendanaan dan pemberian sertifikat kompetensi.

“Dan komitmen seperti itu akan semakin baik kalau kita juga minta dari awal ada komitmen perusahaan terkait dengan kontribusinya, dan kewajiban untuk memberikan sertifikat kompetensi di akhir program nantinya,” ujarnya menambahkan.

Koordinator Nasional Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Anwar Sanusi menilai pelaksanaan tahap pertama berjalan positif. Keterlibatan peserta dan mitra industri menunjukkan tren peningkatan.

“Baik dari sisi keterlibatan peserta, komitmen mitra industri, maupun capaian pembelajaran yang diperoleh,” kata Anwar.

Kemnaker berencana memperkuat kualitas program pada tahap berikutnya. Perluasan kemitraan dan penyesuaian dengan kebutuhan pasar kerja menjadi fokus utama.

“Sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan bagi lulusan perguruan tinggi ini,” ujar dia.

Baca juga: Magang Industri Buka Peluang Kerja Lebih Cepat bagi Mahasiswa

Sebanyak 14.952 peserta telah menyelesaikan Magang Nasional Tahap I pada 19 April 2026. Program berlangsung selama enam bulan.

Peserta yang menyelesaikan program penuh mendapat sertifikat magang. Peserta dengan durasi di atas tiga bulan, tetapi kurang dari enam bulan, menerima surat keterangan.

Dokumen ini menjadi bekal awal bagi peserta untuk menunjukkan pengalaman kerja dan kesiapan masuk dunia kerja.

Tag:  #skema #baru #magang #disiapkan #perusahaan #diminta #ikut #tanggung #uang #saku

KOMENTAR