Krakatau Steel Kantongi Laba Bersih Rp 79,2 Miliar di Kuartal I 2026
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) Muhammad Akbar Djohan dalam media briefing di Jakarta, Senin (27/4/2026).(KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY)
16:44
27 April 2026

Krakatau Steel Kantongi Laba Bersih Rp 79,2 Miliar di Kuartal I 2026

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengantongi laba bersih sebesar 4,6 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 79,2 miliar (asumsi kurs Rp 17.216 per dollar AS) pada kuartal I 2026.

Direktur Utama Krakatau Steel, Muhammad Akbar Djohan, mengatakan capaian itu melanjutkan tren kinerja positif perusahaan sejak tahun sebelumnya.

Meski begitu, laporan keuangan kuartal I 2026 belum dirilis secara resmi.

"Alhamdulillah di kuartal I kami bisa nutup kurang lebih 4,6 juta dollar AS laba bersihnya," ujarnya dalam media briefing di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Baca juga: Laba Industri China Melonjak 15,8 Persen, Tertinggi dalam 6 Bulan

Ia menuturkan, kinerja awal tahun ini sejalan dengan capaian positif sepanjang 2025 yang membukukan laba sebesar 325,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 5,51 triliun.

Menurut dia, perusahaan berupaya menjaga kinerja tersebut secara berkelanjutan, bukan sekadar perbaikan sementara.

"Kami lanjutkan kinerja keuangan itu di kuartal I karena tidak ingin laporan keuangan tahun lalu hanya kosmetik. Kami ingin perbaikan yang fundamental," kata dia.

Kinerja di 2025 itu sekaligus membuat perusahaan keluar dari kerugian, sebab pada 2024 Krakatau Steel masih mencatatkan rugi sebesar 154,71 juta dollar AS atau setara Rp 2,5 triliun (kurs Rp 16.157 per dollar AS pada 31 Desember 2024).

Lebih lanjut, Akbar menjelaskan, perbaikan kinerja Krakatau Steel tidak lepas dari tambahan modal yang diperoleh dari Danantara pada akhir 2025.

Nilai suntikan modal tersebut mencapai 295 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,9 triliun.

Dana itu sebagian besar digunakan untuk modal kerja, khususnya pembelian bahan baku yang sebelumnya menjadi kendala utama perusahaan.

"Danantara di Desember membantu menginjeksi modal kepada kami kurang lebih Rp 5 triliun, dan itu dedicated untuk membeli bahan baku. Itu salah satu kita tidak bisa bersaing, karena kemampuan membeli bahan baku tidak ada, dan pihak perbankan juga belum memberikan fasilitas itu," jelas dia.

Baca juga: BCA Bukukan Laba Bersih Rp 14,7 Triliun Sepanjang Kuartal I 2026, Tumbuh 3,8 Persen

Tag:  #krakatau #steel #kantongi #laba #bersih #miliar #kuartal #2026

KOMENTAR