Harga Emas Dunia Turun ke Level Terendah Hampir 4 Minggu, Pasar Soroti Konflik Iran dan Rapat The Fed
Ilustrasi emas. Harga emas dunia turun ke level terendah hampir 4 pekan, seiring kembali memanasnya konflik di Timur Tengah.(FREEPIK/wirestock)
09:04
29 April 2026

Harga Emas Dunia Turun ke Level Terendah Hampir 4 Minggu, Pasar Soroti Konflik Iran dan Rapat The Fed

- Harga emas dunia melemah tajam dengan menyentuh level terendah dalam hampir empat pekan pada akhir perdagangan Selasa (28/4/2026) waktu setempat atau Rabu (29/4/2026) pagi WIB.

Pelemahan dipengaruhi meningkatnya kekhawatiran inflasi akibat konflik di Timur Tengah, serta fokus investor terhadap hasil rapat kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed).

Mengutip Reuters, harga emas spot turun 1,7 persen menjadi 4.600,61 dollar AS per ons, setelah pada sesi sebelumnya sempat menyentuh level terendah sejak 2 April 2026.

Sementara itu, harga emas berjangka AS ditutup melemah 1,8 persen ke level 4.608,40 dollar AS per ons.

Baca juga: Bea Cukai Gagalkan Ekspor Ilegal 190 Kg Emas di Halim, Negara Selamat dari Potensi Kerugian Rp 41 M

Penurunan harga emas terjadi setelah meningkatnya pesimisme terhadap upaya perdamaian di Timur Tengah, menyusul ketidakpuasan Presiden AS Donald Trump terhadap proposal terbaru Iran untuk mengakhiri perang.

Wakil Presiden sekaligus Senior Strategist Logam di Zaner Metals, Peter Grant, mengatakan pasar kembali khawatir terhadap prospek perdamaian di kawasan tersebut.

"Ini kembali memunculkan pesimisme terhadap proses perdamaian di Timur Tengah. Pemerintahan Trump menolak tawaran terbaru Iran sehingga selat masih tetap ditutup," ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut mendorong lonjakan harga minyak dan memperbesar kekhawatiran inflasi menjelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pekan ini.

"Kondisi itu telah mendorong harga minyak naik dan menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi menjelang pertemuan FOMC, yang pada akhirnya menekan harga emas ke level terendah dalam empat pekan," kata Grant.

Seorang pejabat AS mengatakan, Trump tidak puas dengan proposal terbaru Iran terkait penyelesaian perang.

Hal itu meredam harapan tercapainya kesepakatan damai yang dapat memulihkan pasokan energi global.

Di saat bersamaan, harga minyak terus melonjak akibat masih tertutupnya sebagian besar Selat Hormuz yang menjadi jalur penting distribusi energi dunia.

Situasi ini diperburuk oleh keputusan Uni Emirat Arab untuk keluar dari OPEC dan aliansi OPEC+.

Kenaikan harga minyak mentah memperbesar tekanan inflasi global.

Meski emas selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai (safe haven) terhadap inflasi, suku bunga tinggi justru mengurangi daya tarik logam mulia tersebut karena tidak memberikan imbal hasil.

Pelaku pasar kini pun menanti hasil rapat dua hari The Fed yang berakhir pada Rabu waktu setempat.

Mayoritas investor memperkirakan bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga acuannya.

Selain keputusan The Fed, investor juga mencermati arah kebijakan moneter dari bank sentral utama lainnya, termasuk Bank Sentral Eropa (ECB), Bank of England, dan Bank of Canada.

Adapun harga logam mulia lainnya juga mengalami pelemahan.

Harga perak spot turun 2,7 persen menjadi 73,43 dollar AS per ons, platinum turun 1,5 persen ke 1.953,32 dollar AS per ons, dan paladium turun 0,8 persen menjadi 1.465,42 dollar AS per ons.

Baca juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini 28 April 2026: UBS dan Galeri 24 Turun, Antam Naik Tipis

Tag:  #harga #emas #dunia #turun #level #terendah #hampir #minggu #pasar #soroti #konflik #iran #rapat

KOMENTAR