Laba Bersih OCBC NISP Tumbuh 5 Persen Jadi Rp 1,36 Triliun di Kuartal I 2026
- PT Bank OCBC NISP Tbk membukukan kinerja keuangan sebesar Rp 1,36 triliun sepanjang Kuartal I 2026 atau tumbuh 5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Presiden Direktur OCBC Parwati Surjaudaja mengatakan, pertumbuhan laba bersih ini ditopang oleh kenaikan pendapatan operasional yang tumbuh 6 persen (yoy). Sejalan dengan itu, total aset perseroan juga meningkat 7 persen (yoy) menjadi Rp 312,9 triliun per akhir Maret 2026.
"Kami melihat momentum pertumbuhan yang tetap terjaga di awal tahun 2026," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).
Baca juga: BRI Cetak Laba Bersih Rp 15,5 Triliun pada Kuartal I 2026, Naik 13,7 Persen
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit tumbuh menjadi Rp 171 triliun dengan kualitas aset yang tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross berada di level 2,1 persen.
Sementara loan at risk (LaR) sebesar 5,3 persen atau lebih baik dibandingkan Kuartal I 2025 yang sebesar 5,4 persen.
Kemudian pencadangan NPL juga memadai di level 221,8 persen.
"Pertumbuhan kredit yang tetap positif mencerminkan komitmen kami dalam mendukung kebutuhan nasabah dan perekonomian, sementara peningkatan CASA menunjukkan kepercayaan nasabah yang semakin kuat terhadap layanan kami," ucapnya.
Pada sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 226,4 triliun atau tumbuh 4 persen (yoy). Peningkatan juga terlihat pada rasio dana murah (CASA) yang naik menjadi 61,9 persen, mencerminkan kepercayaan nasabah yang semakin kuat.
Fundamental permodalan dan likuiditas bank juga berada pada level yang solid.
Rasio kecukupan modal (CAR) tercatat sebesar 25 persen, sementara rasio likuiditas (LCR) mencapai 236,7 persen, memberikan ruang ekspansi yang memadai.
"Didukung oleh permodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai, kami optimis dapat terus mengakselerasi pertumbuhan secara prudent, sekaligus menjaga ketahanan Bank di tengah dinamika ekonomi," tuturnya.
Selain itu, aktivitas digital turut menopang kinerja perseroan.
Nilai transaksi melalui kanal elektronik tumbuh 15 persen (yoy), diikuti peningkatan jumlah pengguna aktif layanan digital, baik individu maupun korporasi.
Baca juga: Laba Bersih Bank Danamon Naik 35 Persen Jadi Rp 1,1 T di Kuartal 1 2026
Tag: #laba #bersih #ocbc #nisp #tumbuh #persen #jadi #triliun #kuartal #2026