Presiden Prabowo Siapkan Kejutan untuk Para Buruh di May Day Monas
Ilustrasi Hari Buruh. Buruh mengibarkan bendera organisasinya saat menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional 2025 di Kawasan Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025). Hari Buruh Internasional 2025 mengambil tema Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
08:24
1 Mei 2026

Presiden Prabowo Siapkan Kejutan untuk Para Buruh di May Day Monas

- Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus ketua panitia May Day, Andi Gani Nena Wea menjelaskan jika Presiden Prabowo akan hadir di Monas hari ini.

Nantinya, presiden akan menyampaikan sejumlah kebijakan seperti ratifikasi konvensi organisasi perburuhan internasional (ILO) dan kesejahteraan buruh Indonesia.

Menurut Gani, akan ada kejutan dari presiden.

Baca juga: Hari Buruh dan Kedaulatan Ketenagakerjaan yang Tergerus

"Kejutannya apa? Biarlah Bapak Presiden yang menyampaikan. Akan menyampaikan ada hubungan kaitan ojek online, ada ratifikasi ILO, dan ada beberapa kebijakan yang akan beliau sampaikan untuk kesejahteraan buruh," jelas Gani, dikutip dari Kompas.com, Rabu (29/4/2026).

Presiden Prabowo diketahui akan menyapa massa aksi Hari Buruh di Monas, pagi ini pukul 08.00 WIB.

Bersama 25 presiden serikat buruh, Presiden Prabowo berorasi di atas panggung untuk menyampaikan kebijakannya terkait kaum buruh di Indonesia.

Baca juga: Kantong Parkir Peringatan Hari Buruh 1 Mei di Monas, Titik-titik Ini Berpotensi Macet

11 Tuntutan KSPI

Sementara itu, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) membawa 11 tuntutan utama dalam perayaan Hari Buruh.

Partai Buruh meminta agar diwujudkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru.

"Kedua, HOS, hapus outsourcing. TUM, tolak upah murah," jelas Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: Jelang Hari Buruh, Kemnaker Soroti Kenaikan Upah Minimum 2026

Ketiga, antisipasi risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akibat konflik global.

Keempat, reformasi pajak dengan menaikkan batas penghsilan tidak kena pajak jadi Rp 7,5 juta, menghapus pajak atas tunjangan hari raya (THR), jaminan hari tua, pesangon, dan jaminan pensiun.

Kelima, buruh meminta pengesahan RUU perampasan aset bagi koruptor.

Baca juga: Dishub DKI Jakarta Tiadakan Ganjil Genap Pada Hari Buruh 1 Mei

Keenam, menyelamatkan industri tekstil dan produk turunannya (TPT) serta industri nikel dari ancaman PHK massal.

Ketujuh, moratorium industri semen.

Delapan, pemerintah diminta meratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 190.

Kesembilan, KSPI meminta penurungan potongan tarif ojek online menjadi 10 persen.

Kesepuluh, revisi UU Nomor 2 Tahun 2004.

Kesepuluh, pengangkatan guru dan tenaga honorer, termasuk PPPK paruh waktu jadi ASN.

Baca juga: Usai Libur Hari Buruh AS, Wall Street Bakal Hadapi September yang Berat

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Hari Buruh 2026: Ratusan Ribu Peserta Bakal Padati Monas, Prabowo Dijadwalkan Hadir" dan "11 Tuntutan KSPI di May Day: Hapus Outsourcing hingga Angkat Guru Honorer"

Tag:  #presiden #prabowo #siapkan #kejutan #untuk #para #buruh #monas

KOMENTAR