Fauzi Arfan Nahkodai AASI, Siap Perkuat Industri Asuransi Syariah
Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) memilih dan menetapkan Fauzi Arfan sebagai Ketua Umum periode 2026–2029 dalam Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Tahun 2026.
Ia menggantikan Rudy Kamdani yang telah menyelesaikan masa baktinya untuk periode 2023-2026.
Pemilihan Ketua Umum AASI diikuti oleh tiga kandidat yakni At Yaltha dari PT Asuransi Jasindo Syariah, Fauzi Arfan dari PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Syariah, dan Yurivanno Gani dari PT Asuransi Takaful Keluarga.
Baca juga: Penetrasi Asuransi Syariah Belum 1 Persen, Prudential Syariah Perluas Jangkauan
Ilustrasi asuransi kesehatan.
Berdasarkan hasil pemungutan suara yang diikuti oleh 44 perusahaan anggota, Fauzi Arfan berhasil unggul.
"Kami akan membangun fondasi yang lebih kuat melalui konsolidasi organisasi, memperkuat sinergi antar anggota, serta menyiapkan Peta Jalan menuju kemandirian industri asuransi syariah,” kata Ketua Umum AASI Fauzi Arfan dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2026).
Ia juga menegaskan kembali visinya untuk menjadikan AASI sebagai asosiasi yang mandiri, dengan memajukan anggota sehingga berdaya saing, dan menjadi motor pertumbuhan industri yang profesional serta berdampak luas.
Untuk mewujudkannya, ia menekankan sejumlah fokus utama, antara lain penguatan kelembagaan, pengembangan agen yang profesional dan kompetitif, perluasan literasi dan inklusi pasar, serta peningkatan peran dalam kebijakan dan regulasi.
Baca juga: Sinar Mas Asuransi Syariah Resmi Beroperasi Mandiri
"Termasuk mendorong kolaborasi industri guna menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat," imbuh dia.
Selain itu, RALB juga memilih dan menetapkan Dewan Pengawas AASI periode 2026–2029 melalui mekanisme pemungutan suara yang diikuti oleh delapan kandidat.
Berdasarkan hasil pemilihan, Ma'ruf Amin ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengawas.
Sementara itu, Tati Febriyanti dan R. Arry Bagoes Wibowo yang dipilih dan ditetapkan sebagai Anggota Dewan Pengawas AASI.
Tag: #fauzi #arfan #nahkodai #aasi #siap #perkuat #industri #asuransi #syariah