Manajemen Taksi Green SM dan DJKA Diperiksa Polda Metro Jaya
- Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan hari ini, Senin (4/5/2026) manajemen Taksi Green SM, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Tata Ruang, dan Direktorar Jenderal Perkeretaapian (DJKA) diperiksa.
Pemeriksaan dilakukan oleh penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Pemeriksaan dilakukan terkait kecelakaan Stasiun Bekasi Timur beberapa waktu lalu.
Baca juga: Green SM: Transformasi Isu Menjadi Krisis
Hasil pemeriksaan ini nantinya dijadikan bahan tambahan untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut.
"Pemeriksaan dilaksanakan di Polda Metro Jaya dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB," jelas Budi dikutip dari Kompas.com, Senin.
Bebarengan dengan pemeriksaan polisi, PT KAI hari ini juga memeriksa beberapa saksi tambahan di Kantor KAI Daerah Operasional (Daops) 1 Jakarta.
Baca juga: Menhub Minta Publik Sabar Tunggu Hasil Investigasi Taksi Green SM
Sebelumnya, Budi menjelaskan bila kecelakaan Stasiun Bekasi Timur sudah naik ke penyidikan dengan olah TKP dan pengumpulan barang bukti.
Sopir taksi Green SM berinisial RRP juga sudah diperiksa meski tak ditahan karena statusnya sebagai saksi.
"Ini sudah naik tingkat tahap penyidikan. Sudah dilakukan cek TKP, pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti, serta pendalaman CCTV," ujar Budi, Kamis (30/4/2026).
Baca juga: Sidak Pool Taksi Green SM, Kemenhub: Terdapat Beberapa Temuan
Cuma dilatih 1 hari
Budi membeberkan, RRP cuma dilatih 1 hari terkait pengenalan dasar pengoperasian kendaraan oleh manajemen Green SM.
"Jadi terkait bagaimana mengendarai, cara menghidupkan kendaraan tersebut, ini baru pengenalan dasar itu dilakukan satu hari," katanya.
Ketika mobil listrik yang dikendarainya mogok di tengah rel dan tertemper KRL, RRP meloloskan diri dengan keluar dari jendela.
Baca juga: Kemenhub Sidak Pool Taksi Green SM Bekasi, Cek Standar Keselamatan Usai Insiden KRL–Argo Bromo
"Saat kendaraan itu berhenti, tidak bisa dibuka pintu. Nah setelah dia mematikan mencoba lagi hidup baru jendela bisa keluar, sopir keluar dari jendela,” jelasnya.
Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk menentukan penyebab kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur.
Baca juga: Kecelakaan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Taksi Green SM Indonesia Buka Suara
Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Periksa Manajemen Taksi Green SM Soal Kecelakaan Kereta Hari Ini" dan "Sopir Taksi Green SM Terlibat Kecelakaan Kereta Hanya Sehari Dilatih Kendarai Mobil"
Tag: #manajemen #taksi #green #djka #diperiksa #polda #metro #jaya