MT Pertamina Halmahera Angkut BBM 160.000 KL, Distribusi hingga Indonesia Timur
MT Pertamina Halmahera merupakan kapal tanker kelas Suezmax dengan deadweight tonnage (DWT) hingga 160.000 ton dan panjang ±240 meter. (Dok. Pertamina Patra Niaga)
21:48
18 Mei 2026

MT Pertamina Halmahera Angkut BBM 160.000 KL, Distribusi hingga Indonesia Timur

- PT Pertamina Patra Niaga mengoperasikan berbagai kapal tanker untuk memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke seluruh wilayah Indonesia.

Salah satunya MT Pertamina Halmahera.

MT Pertamina Halmahera merupakan kapal tanker kelas Suezmax yang mampu mengangkut BBM hingga 160.000 kiloliter (KL) dalam satu kali pelayaran.

Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga Arif Yunianto mengatakan, kapal tanker berkapasitas besar memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.

Baca juga: Rupiah Tembus Rp 17.600, BBM-Elpiji Subsidi Bakal Naik? Ini Kata Anak Buah Bahlil

"Dengan kapasitas angkut yang besar, MT Pertamina Halmahera menjadi bagian dari sistem logistik energi yang bekerja memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di berbagai wilayah," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (18/5/2026).

MT Pertamina Halmahera memiliki deadweight tonnage (DWT) sekitar 100.000-160.000 ton dan panjang kapal (length overall/LOA) mencapai sekitar 240 meter.

Kapal tersebut dirancang untuk mengangkut berbagai jenis BBM dalam satu pelayaran melalui sistem segregated cargo tank. Selain itu, kapal juga dilengkapi teknologi keselamatan seperti inert gas system dan cargo monitoring system guna memastikan operasional berjalan aman dan andal.

Dengan ukuran itu, MT Pertamina Halmahera setara dengan lebih dari dua lapangan sepak bola atau sekitar 60-70 mobil berjejer.

Dalam operasionalnya, kapal ini mendistribusikan BBM ke berbagai terminal energi di wilayah Sumatera, Jawa hingga Indonesia Timur.

Adapun nama 'Halmahera' sendiri diambil dari salah satu pulau besar di Indonesia Timur yang merepresentasikan konektivitas antarpulau serta peran strategis wilayah maritim Indonesia.

Penamaan ini mencerminkan fungsi kapal sebagai penghubung distribusi energi ke berbagai wilayah Nusantara.

Arif menambahkan, sebagai negara kepulauan, distribusi energi Indonesia sangat bergantung pada jalur transportasi laut.

Karena itu, kapal tanker berkapasitas besar memiliki peran penting sebagai penghubung antara terminal energi dan berbagai wilayah tujuan distribusi di seluruh Indonesia.

Ia pun memastikan Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat keandalan armada laut sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.

"Kami berkomitmen memastikan distribusi energi berjalan aman, tepat waktu, dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia," kata dia.

Baca juga: Dollar AS Makin Mahal, Purbaya Minta Masyarakat Tak Khawatirkan Subsidi BBM

Tag:  #pertamina #halmahera #angkut #160000 #distribusi #hingga #indonesia #timur

KOMENTAR