Presiden Iran Mengaku Negaranya Alami Kerugian Akibat Perang dengan AS
- Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengakui negaranya telah mengalami kerugian di tengah perang yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa Teheran masih sepenuhnya mampu mempertahankan hak-hak bangsa.
Baca juga: Iran Tanggapi Proposal Perdamaian Terbaru AS, Siap Akhiri Perang?
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuan dengan lembaga-lembaga eksekutif di bawah naungan Dewan Informasi Pemerintah, yang dihadiri oleh sejumlah anggota kabinetnya.
“Para pemimpin Iran harus menghindari nada atau pernyataan apa pun yang memicu perpecahan,” kata Pezeshkian dilansir CBS News, Senin (18/5/2026).
“Namun kita juga harus menghadapi kenyataan, bukan berarti kita tidak pernah mengalami kerugian,” sambungnya.
Baca juga: Iran Serang Kelompok Penyelundup Senjata yang Didukung AS dan Israel
Iran tidak akan tunduk pada tekanan
Seorang pria berdiri membawa bendera Iran di persimpangan Valiasr Square di Teheran, Senin (6/4/2026). Amerika Serikat dan Iran pada Rabu (8/4/2026) mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu. Respons Negara-negara soal Gencatan Senjata Iran-AS: Sambut Positif dan Desak Perdamaian Abadi
Sang presiden menegaskan bahwa meskipun Iran akan terus terlibat dalam diplomasi, mereka tidak akan tunduk pada tekanan.
“Kami tidak akan mengorbankan martabat dan kehormatan negara kami demi kenyamanan atau kemudahan,” tegasnya.
“Kami memiliki alasan yang sah dan pembenaran yang jelas, dan kami sepenuhnya mampu membela hak-hak bangsa kami dengan kekuatan, didukung oleh rakyat kami."
Baca juga: Disebut Bersiap Serang AS, Kuba Dilaporkan Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
Menurutnya, siapa pun yang berada di posisi kepemimpinan harus berbicara jujur dan transparan kepada masyarakat mengenai kondisi yang terjadi.
"Informasi yang menyesatkan, pesan palsu, atau menggambarkan realitas di mana 'mereka sedang runtuh sementara kita makmur' tidak dapat diterima. Yang benar adalah bahwa kita dan orang lain sama-sama menghadapi tantangan," ujar Pezeshkian.
Tag: #presiden #iran #mengaku #negaranya #alami #kerugian #akibat #perang #dengan