Investor Korsel Bangun Pabrik di KEK Batang, Target Serap 6.000 Pekerja
— Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menarik investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) dari Korea Selatan melalui kehadiran PT Simone Batang Indonesia.
Perusahaan manufaktur global berbasis produk berbahan kulit tersebut berorientasi ekspor dan memperkuat posisi kawasan sebagai basis industri padat karya.
Nilai investasi yang digelontorkan mencapai Rp 429 miliar. PT Simone Batang Indonesia akan membangun fasilitas produksi di atas lahan seluas 8,28 hektare.
Baca juga: KAI Kembangkan Dryport di KEK Industropolis Batang, Dorong Logistik Efisien
Penyerapan lahan di KEK Industropolis Batang menunjukkan capaian signifikan hingga awal 2026.
Proyek tersebut diproyeksikan menyerap sekitar 6.000 tenaga kerja.
Perkuat posisi industri berbasis ekspor
Masuknya investasi ini dinilai relevan di tengah upaya Indonesia memperkuat daya saing industri manufaktur global, terutama dalam menarik relokasi dan ekspansi perusahaan internasional.
Direktur Pemasaran & Pengembangan KEK Industropolis Batang Indri Septa Respati menyampaikan, kehadiran PT Simone Batang Indonesia mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor global terhadap Indonesia.
“Investasi ini menunjukkan bahwa Indonesia, melalui KEK Industropolis Batang, semakin dilihat sebagai bagian penting dalam rantai pasok global. Kami melihat tren yang semakin kuat di mana perusahaan internasional menjadikan kawasan ini sebagai basis produksi untuk pasar ekspor,” ujar Indri dalam siaran pers, Kamis (7/5/2026).
Baca juga: KEK Industropolis Batang Kembangkan Dryport Rel, Pangkas Biaya Logistik
PT Simone Batang Indonesia merupakan perusahaan manufaktur global yang berdiri sejak 1987 dan memiliki jejak operasi di berbagai negara, termasuk Vietnam dan Kamboja.
Secara global, perusahaan ini menguasai sekitar 10 persen pangsa pasar dunia dan 30 persen pasar Amerika Serikat, dengan nilai ritel lebih dari 7 miliar dollar AS.
KEK Industropolis Batang.
Indonesia dinilai strategis untuk ekspansi
Direktur Utama PT Simone Batang Indonesia Kim Jung Shik menyebut Indonesia sebagai lokasi strategis untuk ekspansi jangka panjang perusahaan.
“Kami melihat Indonesia sebagai salah satu basis produksi masa depan di Asia. KEK Industropolis Batang memberikan kombinasi keunggulan yang kami butuhkan, mulai dari dukungan kebijakan, kesiapan kawasan, hingga potensi tenaga kerja,” kata Kim.
Baca juga: KEK Industropolis Batang Buka Rest Area Panorama Laut di Tol Trans Jawa
Pembangunan pabrik dijadwalkan dimulai dalam dua bulan ke depan. Target penyelesaian konstruksi ditetapkan pada Juli 2026, dengan operasional yang akan berjalan secara bertahap mulai Juli 2027.
Investasi ini diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung melalui peningkatan ekspor serta penciptaan lapangan kerja dalam skala besar.
Tag: #investor #korsel #bangun #pabrik #batang #target #serap #6000 #pekerja