Triasmitra (KETR) Terbitkan Obligasi Rp 220 Miliar untuk Kabel Laut
Kapal Penggelar Kabel Fiber Optik Bawah Laut CLV Bentang Bahari milik PT Ketrosden Triasmitra, Tbk (KETR) sedang melakukan transfer kabel ke kapal LCT dalam proses penggelaran kabel fiber optik bawah laut. KETR menerbitkan obligasi untuk mendukung pembangunan kabel laut di Indonesia Tengah.(DOK. KETR)
16:32
11 Mei 2026

Triasmitra (KETR) Terbitkan Obligasi Rp 220 Miliar untuk Kabel Laut

- PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR), emiten infrastruktur telekomunikasi dan kabel laut, menerbitkan obligasi senilai Rp 220 miliar untuk membangun Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Median Ring Indonesia (Merindo) di kawasan Indonesia Tengah. Proyek tersebut disiapkan untuk memperkuat konektivitas digital di wilayah yang menjadi pusat ekonomi dan pariwisata strategis.

Penerbitan obligasi itu juga menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur telekomunikasi nasional, khususnya di kawasan yang masih memerlukan penguatan jaringan digital dan backbone telekomunikasi.

“Dana Rp 220 miliar ini adalah investasi untuk masa depan Indonesia Tengah,” ujar Direktur Utama PT Ketrosden Triasmitra Tbk Titus Dondi Patria, melalui keterangan pers, Senin (11/5/2026).

“Kami akan membangun SKKL Merindo yang menghubungkan pusat ekonomi dan pariwisata strategis, membawa konektivitas berkualitas tinggi ke kawasan yang selama ini masih membutuhkan penguatan infrastruktur digital,” lanjut dia.

Baca juga: INET Akuisisi SGI Rp 280 M, Perkuat Kabel Laut dan Buka Peluang Pendapatan Baru

Titus mengatakan, proyek tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam roadmap pengembangan infrastruktur telekomunikasi nasional.

Obligasi yang diterbitkan Triasmitra memperoleh instrument rating tertinggi idAAAcg (Triple A; Corporate Guarantee) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban finansial.

Selain itu, obligasi juga dijamin penuh oleh GuarantCo yang merupakan bagian dari Private Infrastructure Development Group (PIDG), lembaga penjaminan internasional yang fokus pada proyek infrastruktur di pasar berkembang.

Obligasi tersebut terbagi dalam tiga seri. Seri A menawarkan kupon 6,70 persen dengan tenor tiga tahun, Seri B kupon 7,00 persen tenor lima tahun, dan Seri C kupon 7,25 persen tenor 10 tahun.

Baca juga: Kapal Baru Triasmitra (KETR) Perkuat Kendali Kabel Bawah Laut

Bagian Program Pembiayaan Rp 730 Miliar

Penerbitan obligasi Rp 220 miliar ini merupakan tahap pertama dari program pembiayaan berkelanjutan senilai Rp 730 miliar. Program tersebut dirancang untuk mempercepat pembangunan sistem kabel laut di Indonesia.

SKKL Merindo akan menjadi proyek kabel laut berikutnya yang dikembangkan Triasmitra setelah proyek Rising 8 yang menghubungkan Jakarta-Batam-Singapura.

Melalui proyek tersebut, perusahaan ingin memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi terintegrasi di Indonesia.

Adapun dana hasil penerbitan obligasi akan dialokasikan kepada dua anak usaha Triasmitra, yakni PT Jejaring Mitra Persada (JMP) dan PT Triasmitra Multiniaga Internasional (TMI).

JMP akan menggunakan dana tersebut untuk survei laut dan pengadaan material pembangunan SKKL Merindo. Sementara itu, TMI akan memanfaatkan dana untuk biaya operasional pemeliharaan kabel yang sudah beroperasi.

Kabel Laut Ditargetkan Mulai Digelar pada 2027

SKKL Merindo dirancang untuk mengatasi kesenjangan infrastruktur digital di Indonesia Tengah. Proyek tersebut diharapkan dapat menghubungkan wilayah strategis yang selama ini masih membutuhkan penguatan konektivitas.

Selain mendukung backbone telekomunikasi nasional, proyek ini juga disebut membuka peluang pengembangan ekonomi digital dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di kawasan Indonesia Tengah.

Penggelaran kabel laut dijadwalkan mulai dilakukan pada 2027.

Dengan penerbitan obligasi ini, Triasmitra menyatakan tetap fokus menghadirkan solusi infrastruktur telekomunikasi untuk mendukung pemerataan akses digital dan penguatan konektivitas di berbagai wilayah Indonesia.

PT Ketrosden Triasmitra Tbk bergerak di bidang infrastruktur telekomunikasi sejak 1994 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak Oktober 2022. Perusahaan fokus pada pembangunan, kepemilikan, dan operasional infrastruktur fiber optik submarine dan inland.

Hingga saat ini, Triasmitra telah membangun lebih dari 10.000 kilometer jaringan fiber optik di Indonesia serta memiliki cable laying vessel berbendera Indonesia bernama CLV Bentang Bahari.

Tag:  #triasmitra #ketr #terbitkan #obligasi #miliar #untuk #kabel #laut

KOMENTAR