Harga Token Listrik 13-17 Mei 2026, Beli Rp 50.000 dan Rp 100.000 Dapat Berapa kWh?
Ilustrasi tarif listrik, harga token listrik. Harga token listrik Mei 2026. Harga token listrik 13-17 Mei 2026.(KOMPAS.com/MELA ARNANI)
10:48
13 Mei 2026

Harga Token Listrik 13-17 Mei 2026, Beli Rp 50.000 dan Rp 100.000 Dapat Berapa kWh?

Harga token listrik pekan ini, pada 13- Mei 2026, telah resmi ditetapkan. Informasi ini penting bagi pelanggan prabayar PLN, karena mereka wajib membeli token agar tetap bisa menikmati aliran listrik di rumah.

Berbeda dengan pulsa biasa, token listrik akan dikonversi menjadi energi dalam satuan kilowatt hour (kWh).

Baca juga: Jadwal KA BIAS Mei 2026 Terbaru, Rute Solo-Madiun-Caruban PP, Cek Jam Berangkatnya

Menariknya, jumlah kWh yang didapat dari nominal yang sama bisa berbeda-beda, tergantung golongan daya listrik dan besaran pajak penerangan jalan (PPJ) di tiap daerah.

Lalu, berapa harga token listrik terbaru yang berlaku saat ini?

Baca juga: Bansos BPNT Mei 2026 Rp 600.000 Sudah Cair, Ini Cara Cek Penerima lewat HP

Harga token listrik 13-17 Mei 2026

Harga token listrik pekan ini masih mengacu pada tarif listrik triwulan II-2026. Dipastikan tidak ada perubahan tarif listrik, termasuk untuk pelanggan nonsubsidi.

Seperti diketahui, tarif listrik nonsubsidi biasanya disesuaikan setiap tiga bulan dengan mempertimbangkan nilai tukar rupiah, inflasi, Indonesian Crude Price (ICP), hingga Harga Batubara Acuan (HBA).

Namun untuk triwulan II-2026, tarif listrik tetap tidak berubah. Artinya, harga token listrik pada 13-17 Mei 2026 masih sama seperti periode sebelumnya.

Baca juga: Tabel KUR BRI Mei 2026 Pinjaman Rp 70 Juta Terbaru, Angsuran Mulai Rp 1,3 Juta

Ilustrasi meteran listrik, tarif listrik. Tarif listrik per kWh. Tarif listrik Mei 2026. Harga token listrik. Harga token listrik Mei 2026.Shutterstock Ilustrasi meteran listrik, tarif listrik. Tarif listrik per kWh. Tarif listrik Mei 2026. Harga token listrik. Harga token listrik Mei 2026.

Tarif listrik Mei 2026

Mengacu pada ketentuan resmi PLN, berikut tarif dasar listrik (TDL) pelanggan rumah tangga nonsubsidi sepanjang Mei 2026:

  • 900 VA (R-1/TR): Rp 1.352 per kWh
  • 1.300 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh
  • 2.200 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh
  • 3.500–5.500 VA (R-2/TR): Rp 1.699,53 per kWh
  • 6.600 VA ke atas (R-3/TR): Rp 1.699,53 per kWh

Dengan mengetahui tarif ini, pelanggan bisa memperkirakan berapa kWh yang diperoleh dari pembelian token listrik.

Baca juga: Tanggal Merah Mei 2026 Lengkap: Cek Libur Nasional, Cuti Bersama, dan Jadwal Long Weekend

Cara hitung kWh token listrik

Untuk menghitung jumlah kWh dari token listrik, gunakan rumus berikut: (Nominal token – PPJ) ÷ tarif listrik per kWh.

Berikut simulasi perhitungan kWh token listrik pelanggan rumah tangga 1.300 VA di Jakarta:

1. Beli token Rp 50.000

  • PPJ 3%: Rp 1.500
  • Sisa saldo: Rp 48.500 (Rp 50.000-Rp 1.500)
  • Tarif: Rp 1.444,70 per kWh
  • Jumlah kWh yang diperoleh: 33,57 kWh

Baca juga: Tabel KUR BSI Mei 2026 Terbaru, Pinjaman Rp 1 Juta-Rp 100 Juta, Cek Angsuran per Bulan

2. Beli token Rp 100.000

  • PPJ 3%: Rp 3.000
  • Sisa saldo: Rp 97.000 (Rp 100.000-Rp 3.000)
  • Tarif: Rp 1.444,70 per kWh
  • Jumlah kWh yang diperolah 67,14 kWh

Baca juga: Cara Mencairkan JHT BPJS Tanpa Paklaring Mei 2026, Bisa Lewat HP, Cek Syaratnya

Perlu diketahui bahwa meskipun nominal pembelian sama, jumlah kWh bisa berbeda karena:

  • Golongan daya listrik rumah
  • Besaran PPJ tiap daerah
  • Kebijakan tarif listrik yang berlaku

Itulah harga token listrik 13-17 Mei 2026 dan cara menghitungnya. Dengan memahami perhitungannya, kamu bisa mengatur pemakaian listrik lebih efisien dan terhindar dari listrik tiba-tiba padam.

Baca juga: Cara Cek Desil Kemensos Mei 2026 lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP, Langsung Muncul Statusnya

Tag:  #harga #token #listrik #2026 #beli #50000 #100000 #dapat #berapa

KOMENTAR