Harga Emas Dunia Turun Saat Dollar AS dan Minyak Naik, Investor Waspadai Risiko Baru
Ilustrasi harga emas dunia. (PIXABAY)
09:16
15 Mei 2026

Harga Emas Dunia Turun Saat Dollar AS dan Minyak Naik, Investor Waspadai Risiko Baru

- Harga emas dunia melemah tipis pada akhir perdagangan Kamis (14/5/2026) waktu setempat atau Jumat (15/5/2026) pagi WIB. Pasar cermati kondisi konflik di Timur Tengah serta pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping

Penguatan indeks dollar AS dan lonjakan harga minyak dunia juga turut mempengaruhi pergerakan harga emas.

Mengutip Reuters, harga emas spot turun 0,4 persen menjadi 4.669,48 dollar AS per ons. Begitu pula harga emas berjangka AS untuk pengiriman Juni melemah 0,4 persen ke level 4.685,30 dollar AS per ons.

Indeks dollar AS menguat 0,3 persen, membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya sehingga mengurangi minat investor terhadap logam kuning tersebut.

Di saat yang sama, harga minyak dunia naik setelah muncul kabar tenggelamnya kapal kargo India dan penyitaan kapal lain di dekat wilayah Uni Emirat Arab yang disebut sedang menuju perairan Iran.

Baca juga: Harga Emas Dunia Turun Lagi, Ini Pemicunya

Sebelumnya, harga minyak sempat melemah setelah media pemerintah Iran melaporkan kapal-kapal China berhasil melintasi Selat Hormuz.

"Apa yang terjadi di selat hari ini menopang harga minyak dan terus memicu ekspektasi suku bunga tinggi The Fed bertahan lebih lama. Ditambah data inflasi yang panas pekan ini, tidak mengherankan dollar AS menguat dan menekan harga emas," ujar Vice President dan Senior Metals Strategist Zaner Metals Peter Grant.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga AS semakin memudar setelah inflasi produsen dan konsumen Negeri Paman Sam melonjak akibat kenaikan harga energi.

Global Head of Commodity Strategy TD Securities Bart Melek mengatakan, harga emas berpotensi turun lebih dalam apabila konflik di Timur Tengah tidak segera mereda.

"Ada risiko penurunan signifikan pada emas jika konflik Timur Tengah ini tidak terselesaikan," kata Melek.

Baca juga: Harga Emas Dunia Turun di Tengah Memudarnya Harapan Damai AS-Iran

Ia menambahkan, keterbatasan pasokan dan persediaan energi dapat memicu kenaikan biaya energi lebih lanjut dan memperburuk inflasi global.

Meski emas dikenal sebagai aset lindung nilai (safe haven) terhadap inflasi, kenaikan suku bunga biasanya menekan harga logam mulia karena emas tidak memberikan imbal hasil.

Di sisi lain, pasar juga mencermati pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing.

Dalam pertemuan tersebut, Xi mengatakan negosiasi perdagangan menunjukkan kemajuan, namun perbedaan pandangan terkait Taiwan masih berpotensi mengganggu hubungan kedua negara.

Sementara itu, pemerintah India mengumumkan pembatasan impor emas maksimal 100 kilogram melalui skema advance authorization.

Adapun harga logam mulia lainnya turut melemah. Harga perak spot turun 4,1 persen menjadi 84,36 dollar AS per ons, platinum turun 3,3 persen menjadi 2.066,75 dollar AS per ons, dan palladium turun 3,5 persen ke level 1.447,73 dollar AS per ons.

Tag:  #harga #emas #dunia #turun #saat #dollar #minyak #naik #investor #waspadai #risiko #baru

KOMENTAR