Zcash Melonjak 1.100 Persen, Investor Mulai Sebut “Bitcoin Baru”
Harga zcash melesat lebih dari 1.100 persen dalam setahun terakhir di tengah pelemahan bitcoin. Dukungan investor besar hingga isu privasi transaksi membuat aset kripto ini mulai disebut sebagai ?bitcoin baru?()
10:40
15 Mei 2026

Zcash Melonjak 1.100 Persen, Investor Mulai Sebut “Bitcoin Baru”

- Saat harga bitcoin masih tertekan dalam setahun terakhir, aset kripto berbasis privasi zcash justru mencuri perhatian pasar. Nilainya melesat lebih dari 1.100 persen dan memicu spekulasi baru di industri kripto global.

Bitcoin tercatat turun hampir 25 persen dibandingkan posisi puncaknya pada Oktober tahun lalu. Harga bitcoin kini berada di kisaran 80.000 dollar AS per koin, turun dari rekor tertinggi 126.000 dollar AS.

Meski demikian, harga bitcoin sempat bangkit sekitar 30 persen dari titik terendahnya. Kenaikan itu memicu optimisme sebagian pelaku pasar terhadap potensi “supercycle” kripto senilai 16 triliun dollar AS.

Baca juga: Trump Media Rugi Rp 7 Triliun pada Awal 2026, Bitcoin Jadi Beban

Di tengah kondisi tersebut, zcash justru tampil sebagai salah satu aset digital dengan performa paling mencolok. Aset kripto yang berfokus pada privasi transaksi itu disebut-sebut oleh sejumlah investor sebagai penerus bitcoin.

Dikutip dari Forbes, Jumat (15/5/2026), pendiri perusahaan investasi kripto Grayscale Investments, Barry Silbert, bahkan menyamakan posisi zcash saat ini dengan bitcoin pada 2013. “Zcash terasa seperti bitcoin pada 2013,” ujar Silbert.

Zcash merupakan pecahan atau fork dari bitcoin yang diluncurkan pada 2016. Forbes sebelumnya mengungkap bahwa aset digital ini turut dikembangkan oleh pembocor informasi terkenal Edward Snowden.

Lonjakan harga zcash juga didukung sejumlah investor besar di industri kripto. Kapitalisasi pasarnya kini mendekati 9 miliar dollar AS, meski masih jauh di bawah kapitalisasi bitcoin yang mencapai sekitar 1,6 triliun dollar AS.

Ilustrasi aset kripto. PEXELS/RDNE STOCK PROJECT Ilustrasi aset kripto.

Baca juga: Bitcoin Jatuh ke 79.000 Dollar AS, Sinyal Bahaya atau Peluang Beli?

Perusahaan investasi kripto Multicoin Capital mengungkapkan telah membangun posisi investasi yang signifikan di zcash. Perusahaan tersebut menilai fitur privasi zcash menjadi daya tarik utama.

Mitra pengelola Multicoin Capital, Tushar Jain, mengatakan fitur privasi membuat identitas pengguna dan detail transaksi tidak mudah terlacak secara publik.

“Multicoin telah membeli posisi signifikan di Zcash untuk mendukung tesis tersebut,” ujar Jain dalam konferensi kripto yang dikutip Coindesk.

Berbeda dari bitcoin yang seluruh transaksinya dapat ditelusuri secara terbuka di blockchain, zcash menggunakan teknologi zero-knowledge cryptography untuk menyamarkan identitas pengguna dan detail transaksi.

Baca juga: Bitcoin (BTC) Tembus 80.000 Dollar AS, Didorong Sentimen ETF dan Geopolitik

Fitur itu dinilai semakin relevan seiring meningkatnya penggunaan stablecoin yang dipatok ke dollar AS dan dapat dipantau maupun dibekukan oleh perusahaan ataupun pemerintah.

Dukungan terhadap zcash juga datang dari saudara kembar Cameron dan Tyler Winklevoss, investor awal Facebook. Tahun lalu, keduanya mendukung perusahaan treasury kripto Cypherpunk Technologies yang membeli dan menyimpan zcash.

Perusahaan tersebut kini dilaporkan memegang lebih dari 300.000 koin zcash dengan nilai sekitar 150 juta dollar AS. Mereka juga turut mendanai pengembangan proyek zcash.

Reli harga zcash semakin kuat setelah investor Silicon Valley, Naval Ravikant, menyebut aset itu sebagai “asuransi bitcoin” pada akhir tahun lalu.

“Bitcoin adalah asuransi terhadap uang fiat. Zcash adalah asuransi terhadap bitcoin,” tulis Ravikant melalui platform X.

Baca juga: Bitcoin Melonjak 12,7 Persen pada April 2026, Namun Rentan Koreksi

Harga zcash yang masih berada di kisaran 75 dollar AS pada Oktober tahun lalu mulai melonjak tajam menjelang akhir 2025. Aset digital itu dikenal luas sebagai “bitcoin terenkripsi”.

Analis riset senior Nansen, Jake Kennis, menilai kebutuhan privasi digital kini semakin penting di kalangan pengguna aset kripto.

“Privasi kini semakin dipandang sebagai kebutuhan, bukan sekadar fitur,” ujar Kennis kepada The Block.

Ia menambahkan, teknologi zero-knowledge milik zcash, dompet digital Zashi, integrasi dengan Solana, hingga mekanisme pasokan terbatas maksimal 21 juta koin membuat zcash mulai diposisikan sebagai alternatif bitcoin dengan lapisan privasi tambahan.

Tag:  #zcash #melonjak #1100 #persen #investor #mulai #sebut #bitcoin #baru

KOMENTAR