Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, InJourney: Pelaku Bukan Karyawan Kami
- Kasus dugaan pencurian tas merek Lululemon di area kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta dipastikan tidak melibatkan pegawai PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Pelaku diketahui merupakan petugas kargo dari perusahaan penyedia layanan yang beroperasi di lingkungan bandara.
Assistant Deputy Communication & Legal KC Bandara Soekarno-Hatta Yudistiawan mengatakan, InJourney Airports meminta seluruh pekerja yang ada di seluruh perusahaan di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar wajib mematuhi peraturan, tidak melakukan pelanggaran hukum, dan bersama-sama dapat menjaga nama baik bandara.
“Oknum petugas kargo yang diduga melakukan tindak pidana sebagaimana informasi yang berkembang pada hari ini, Jumat 15 Mei 2026, dipastikan bukan merupakan karyawan InJourney Airports,“ kata Yudistiawan dalam keterangan tertulis, Jumat (15/5/2026).
Baca juga: Polisi Bongkar Sindikat Pencurian 108 Tas Lululemon di Bandara Soetta, 3 Pelaku Ditangkap
“Perlu kami sampaikan bahwa pelaku yang diamankan bukan merupakan karyawan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” lanjutnya.
Dia mengatakan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mendukung penuh proses penegakan hukum di lingkungan bandara termasuk terkait kasus pelayanan jasa kargo ini.
“Manajemen Bandara Soekarno-Hatta senantiasa berkoordinasi dengan Polres Soekarno-Hatta, dan kami akan memberikan bantuan serta dukungan yang dibutuhkan untuk kasus ini hingga tuntas,” ujar Yudistiawan.
Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, keselamatan, dan integritas operasional bandar udara, termasuk pada aktivitas logistik dan kargo, melalui penguatan pengawasan serta koordinasi bersama seluruh stakeholder guna memastikan operasional bandara tetap berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Sinergi dan koordinasi bersama seluruh stakeholder akan terus diperkuat untuk menjaga kawasan bandara tetap aman dan kondusif bagi seluruh pengguna jasa,” lanjutnya.
108 tas Lululemon raib
Sebagai informasi, sebanyak 108 tas merek Lululemon dilaporkan hilang akibat aksi pencurian yang dilakukan sindikat di area gudang kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Berdasarkan informasi di situs resmi Lululemon, produk tas dengan ukuran kecil dibanderol mulai 29 dollar AS atau sekitar Rp 510.000 dengan kurs saat ini.
Akibat kasus tersebut, total kerugian perusahaan ditaksir mencapai sekitar Rp 213 juta.
Nilai kerugian itu dihitung dari rata-rata harga tas Lululemon yang diperkirakan mencapai Rp 1,9 juta per unit.
Sementara itu, para pelaku diduga menjual barang curian tersebut kepada penadah dengan harga jauh di bawah pasaran, yakni sekitar Rp 300.000 per tas.
Peristiwa pencurian terjadi di area parkir Pergudangan Soewarna Bandara Soekarno-Hatta pada 13 April 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.
Kasus bermula saat PT Pungkook Indonesia One mengirim sebanyak 4.749 tas _Lululemon_ dari Grobogan, Jawa Tengah, menuju Shanghai, China melalui layanan kargo Garuda Indonesia.
Pengiriman dilakukan pada 10 April 2026 dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 13 April 2026.
Barang tersebut rencananya diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 0894 dengan rute Jakarta-Shanghai pada 14 April 2026.
Namun, pada 20 April 2026, perusahaan menerima laporan dari pelanggan di Shanghai terkait kekurangan 108 tas dalam pengiriman tersebut.
Penyelidikan kemudian dilakukan aparat kepolisian dengan memeriksa rekaman _CCTV_ di area RA BST dan Pergudangan Soewarna.
Dari hasil penelusuran, ditemukan sebanyak 40 karton dari total 512 karton sengaja dipisahkan saat proses pemeriksaan X-Ray berlangsung.
Polisi akhirnya menangkap tiga tersangka di kawasan Karawaci, Kota Tangerang, pada 29 April 2026 sekitar pukul 00.30 WIB.
Berdasarkan hasil penyidikan, sindikat tersebut diduga telah berulang kali melakukan aksi pencurian serupa sejak 2024 dengan total kerugian perusahaan ditaksir melebihi Rp 1 miliar.
Baca juga: InJourney Airports Berangkatkan 126.097 Jemaah Haji, Ketepatan Penerbangan Capai 96 Persen
Tag: #pencurian #lululemon #bandara #soetta #injourney #pelaku #bukan #karyawan #kami