IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) II 2026 di Kantor OJK, Jakarta, Kamis (7/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
11:07
18 Mei 2026

IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menghadapi tekanan hebat sepanjang tahun ini. Berdasarkan data perdagangan terbaru pada Senin (18/5) pukul 10.41 WIB, IHSG terperosok ke level 6.434,35, ambles hingga 26,45 persen jika dihitung sejak awal tahun (year-to-date).

Tekanan jual yang masif ini bahkan sempat membawa indeks menyentuh level terendahnya dalam 52 minggu terakhir di posisi 6.425,95. Angka ini berbanding terbalik dari masa kejayaannya ketika IHSG sempat bertengger di level tertinggi 9.174,47. Pada perdagangan hari ini, IHSG dibuka di level 6.628,98 dan bergerak di rentang 6.425,95 hingga 6.631,28, setelah ditutup di level 6.723,32 pada hari sebelumnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap memasang sikap optimistis. Menkeu meyakini bahwa IHSG tetap memiliki taji untuk menembus level psikologis 10.000 pada tahun ini.

Menurut Purbaya, koreksi tajam yang dialami IHSG saat ini murni disebabkan oleh hantaman sentimen negatif dari perekonomian global, bukan karena faktor domestik. Ia menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia saat ini masih sangat kokoh.

Pengunjung melintas layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]Pengunjung melintas layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Kalau ekonominya bagus, nanti (IHSG) naik cepat. Makanya fokus saya adalah jaga itu (ekonomi), bukan jaga IHSG. Karena IHSG akan menyesuaikan secara otomatis ke fundamental ekonominya," ujar Purbaya, Jumat, (24/4/2026).

Pemerintah memilih untuk tidak panik dengan fluktuasi harian pasar saham dan lebih memilih fokus menstabilkan sektor riil serta makroekonomi nasional. Purbaya percaya, begitu fundamental ekonomi domestik semakin terbukti resilien, kepercayaan investor akan kembali dan mendongkrak IHSG melesat ke zona hijau.

Sebelumnya, sebagai gambaran volatilitas pasar, pada perdagangan Jumat (24/4) yang lalu, IHSG ditutup jatuh 3,38 persen (249,12 poin) ke posisi 7.129,49. Kejatuhan ini juga menyeret indeks saham-saham unggulan LQ45 yang merosot 3,51 persen ke level 690,76. Kini, pelaku pasar terus mencermati langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah badai ketidakpastian global.

Editor: Mohammad Fadil Djailani

Tag:  #ihsg #anjlok #2645 #persen #mimpi #indah #purbaya #buyar #tahun

KOMENTAR