IHSG Masih Dibayangi Koreksi, Ritel Bisa Cermati Saham TLKM, ANTM, Hingga BBNI
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
07:24
20 Mei 2026

IHSG Masih Dibayangi Koreksi, Ritel Bisa Cermati Saham TLKM, ANTM, Hingga BBNI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih rawan koreksi pada perdagangan Rabu (20/5/2026), usai indeks ditutup anjlok 3,46 persen ke level 6.370,679 pada Selasa.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai pelaku pasar tengah mencermati sejumlah sentimen penting yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan pasar dalam jangka pendek.

Salah satunya adalah keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) yang menurut konsensus pasar diperkirakan naik menjadi 5 persen.

Baca juga: IHSG Hari Ini Ditutup Melemah, Anjlok 3,46 Persen ke Level 6.370,68

Selain itu, pasar juga masih dibayangi sentimen rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan FTSE Russell yang memicu tekanan terhadap sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Pergerakan nilai tukar rupiah yang masih melemah terhadap dollar AS turut menjadi perhatian investor karena dinilai dapat meningkatkan tekanan di pasar keuangan domestik.

Di tengah kondisi tersebut, Herditya memprediksi level support IHSG berada di 6.300.

Sementara resistensi di area 6.424.

“Kami mencermati IHSG masih rawan terkoreksi dengan support 6.300 dan resist 6.424. Untuk sentimen akan ada rilis BI rate dengan konsensus naik ke 5 persen dan juga masih dalam sentimen MSCI-FTSE serta nilai tukar rupiah,” ujar Herditya kepada Kompas.com, Selasa malam.

Baca juga: Hari Ini Prabowo Pidato KEM-PPKF di DPR, Pasar Tunggu Sinyal Penyelamatan

Rekomendasi Saham

Untuk perdagangan hari ini, Herdity merekomendasi saham-saham yang bisa dicermati investor ritel di antaranya; 

Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dengan target harga di Rp 2.530 hingga Rp 2.590 per saham. Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan target harga Rp 3.210 hingga Rp 3.320.

Kemudian, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) diperkirakan bergerak di rentang Rp 3.180 hingga Rp 3.280 per saham.

Sementara itu, Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menyarankan investor ritel memperhatikan TLKM pada area beli Rp 3.050-Rp 3.100, dengan target harga Rp 3.150-Rp 3.200 dan batas setop loss di bawah Rp 3.000.

Lalu, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dapat dicermati pada rentang Rp 3.770-Rp 3.800, dengan target Rp 3.830-Rp 3.870 dan setop loss di bawah Rp 3.750.

Saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) direkomendasikan untuk trading buy di kisaran Rp 1.770-Rp 1.800, dengan target harga Rp 1.820-Rp 1.860 dan setop loss di bawah Rp 1.750.

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.

Tag:  #ihsg #masih #dibayangi #koreksi #ritel #bisa #cermati #saham #tlkm #antm #hingga #bbni

KOMENTAR