Pemerintah Tambah Bantuan Pangan di Masa El Nino, Isinya Beras 10 Kg
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)
12:04
22 Mei 2026

Pemerintah Tambah Bantuan Pangan di Masa El Nino, Isinya Beras 10 Kg

Pemerintah bakal menggelontorkan Bantuan Pangan (Banpang) yang akan disalurkan di masa kemarau akibat fenomena El Nino Godzilla.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan Banpang tersebut sudah diusulkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR RI pada Selasa (19/5/2026).

“Kemarin yang disetujui dari Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV adalah disetujuinya program tambahan bantuan pangan untuk periode ke depan,” kata Rizal saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (22/5/2026).

Rizal mengatakan, bantuan akan disalurkan dalam dua bulan ke depan guna mengantisipasi dampak kekeringan panjang yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.

Baca juga: Wamentan: Beras Pemerintah 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

“Menurut kami itu sangat bijaksana apabila memang ada Bantuan Pangan di masa-masa El Nino,” tutur Rizal.

Menurutnya, bantuan beras itu hanya terdiri dari beras sebanyak 10 kilogram per bulan.

“Kalau 2 bulan berarti menjadi 20 kilogram,” kata dia.

Dalam RDP pada Selasa (19/5/2026), Rizal menyampaikan usulan Banpang berupa beras 4 kali yang disalurkan pada Agustus, September, Oktober, dan November.

Bantuan itu menyasar 33 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP).

“Kemudian komoditas yang disalurkan hanya beras saja,” ujar Rizal di Ruang Rapat Komisi IV DPR RI.

Rizal mengatakan, dengan tambahan penyaluran Bapang menjadi 4 kali itu setara dengan 1,3 juta ton.

Dengan demikian, total penyaluran Banpang tahun 2026 menjadi 1,9 juta ton.

Adapun Bulog saat ini baru mendapatkan penugasan untuk menyalurkan dua bulan alokasi.

“Disalurkan pada bulan Agustus dan November,” tutur Rizal.

Purnawirawan jenderal TNI bintang tiga itu mengatakan, bantuan itu disalurkan untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan menjelang akhir tahun.

Selain itu, masyarakat di akar rumput juga mulai merasakan dampak gejolak geopolitik.

“Karena kan situasi ekonomi global juga berpengaruh di masyarakat,” kata dia.

Sebagai informasi, Banpang yang diusulkan dalam rapat tersebut berbeda dengan Banpang periode Februari dan Maret lalu. Banpang sebelumnya terdiri dari 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng.

Artinya, dalam dua bulan PBP menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Badan Pangan Nasional (Bapans) menyebut, Banpang itu menyasar 33,2 juta ton PBP dengan anggaran Rp 11,92 triliun.

Saat ini, Banpang periode Februari dan Maret masih disalurkan setelah implementasinya diperpanjang.

Baca juga: Kasus Beras Oplosan P21, Amran: Publik Mau Pelaku Dihukum Berat!

Tag:  #pemerintah #tambah #bantuan #pangan #masa #nino #isinya #beras

KOMENTAR