IHSG Ditutup Menguat Hari Ini (22/5), MDKA hingga INCO Pimpin Kenaikan
– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dan ditutup di zona hijau pada perdagangan hari ini, Jumat (22/5/2026), setelah sempat tertekan di awal sesi.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat 1,10 persen atau naik 67,10 poin ke level 6.162,04.
Sepanjang perdagangan, IHSG sempat dibuka melemah 2,02 persen ke posisi 5.972. Namun, tekanan jual berangsur mereda dan indeks berbalik menguat hingga penutupan perdagangan.
Baca juga: Saham Teknologi China Menguat, Lenovo Melonjak 16 Persen
Sebanyak 449 saham ditutup menguat, 251 saham melemah, dan 118 saham stagnan. Aktivitas perdagangan saham juga terpantau tetap ramai.
Total volume perdagangan mencapai 39,33 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 19,82 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 1,96 juta kali.
Penguatan IHSG turut diikuti sejumlah indeks utama lainnya. Indeks LQ45 naik 4,04 persen, Jakarta Islamic Index (JII) menguat 1,61 persen, KOMPAS100 melonjak 8,14 persen, ISSI bertambah 1,85 persen, IDX30 naik 2,58 persen, serta JII70 menguat 3,27 persen.
Mayoritas sektor menguat
Kenaikan IHSG ditopang hampir seluruh sektor saham. Dari 11 indeks sektoral, sebanyak 10 sektor berada di zona hijau.
Sektor barang baku mencatat penguatan terbesar dengan kenaikan 6,85 persen ke level 1.644,71.
Baca juga: IHSG Jumat (22/5/ Diprediksi Rawan Koreksi, Ritel Bisa Cermati Saham TLKM, CPIN Hingga HMSP
Disusul sektor energi yang naik 4,84 persen ke posisi 2.946,47 dan sektor barang konsumen siklikal yang menguat 2,58 persen menjadi 930,66.
Selain itu, sektor infrastruktur naik 1,53 persen ke level 1.838,92. Sektor barang konsumen non-primer menguat 0,68 persen menjadi 687,60 dan sektor properti naik tipis 0,15 persen ke level 820,02.
Sementara itu, sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang ditutup di zona merah setelah melemah 0,28 persen ke posisi 1.301,49.
MDKA, INCO, dan DEWA pimpin penguatan
Di kelompok saham unggulan LQ45, saham sektor komoditas dan pertambangan menjadi penopang utama indeks.
Top gainers LQ45 dipimpin PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang melesat 24,77 persen.
Disusul PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang naik 18,84 persen dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang menguat 13,17 persen.
Baca juga: Indocement (INTP) Tebar Dividen Rp 1,54 Triliun, Setara Rp 468 per Lembar Saham
Di sisi lain, saham yang menjadi pemberat indeks LQ45 dipimpin PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang turun 4,61 persen.
Kemudian PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah 3,74 persen dan PT Astra International Tbk (ASII) turun 3,57 persen.
Untuk saham dengan nilai transaksi terbesar, BBCA mencatat transaksi Rp 1,70 triliun. Disusul saham BUMI sebesar Rp 1,12 triliun, MDKA Rp 807,84 miliar, BMRI Rp 771,88 miliar, dan BRPT senilai Rp 716,39 miliar.
Dari sisi volume perdagangan, saham BUMI mencatat transaksi tertinggi dengan 65,62 juta lembar saham. Diikuti BIPI sebanyak 23,95 juta lembar, BNBR 18,50 juta lembar, DEWA 11,99 juta lembar, serta CUAN sebanyak 7,23 juta lembar.
Rupiah melemah, bursa Asia kompak menghijau
Di tengah penguatan IHSG, nilai tukar rupiah justru ditutup melemah terhadap dollar AS.
Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 50 poin atau 0,28 persen ke level Rp 17.717 per dollar AS pada perdagangan Jumat (22/5/2026).
Baca juga: JSMR Bagi Dividen Rp 156,2 Per Saham, Bisnis Tol Masih Tumbuh Positif
Sementara itu, mayoritas bursa saham Asia bergerak di zona hijau.
Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 2,68 persen ke level 63.339,07. Hang Seng Hong Kong naik 0,86 persen menjadi 25.606,03 dan SSE Composite China bertambah 0,87 persen ke posisi 4.112,90.
Di kawasan Asia lainnya, indeks KOSPI Korea Selatan naik 0,41 persen menjadi 7.847,71 dan S&P/ASX 200 Australia menguat 0,41 persen ke level 8.657,00.
Penguatan bursa regional sejalan dengan rebound IHSG setelah tekanan jual yang sempat membayangi pasar saham domestik sejak awal perdagangan.
Tag: #ihsg #ditutup #menguat #hari #mdka #hingga #inco #pimpin #kenaikan