IHSG Ditutup Turun 76,15 Poin ke Level 6.130, Ini Penyebabnya
IHSG anjlok 8,35 persen sepekan. Saham konglomerasi jadi pemberat, sementara asing masih mencatat jual bersih Rp 807,7 miliar.( ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
17:28
26 Mei 2026

IHSG Ditutup Turun 76,15 Poin ke Level 6.130, Ini Penyebabnya

- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tak beranjak dari zona merah.

Dikutip dari data Bursa Efek Indonesia (BEI) via Stockbit dan Kontan, Selasa (26/5/2026) IHSG turun 76,15 poin atau 1,23 persen ke level 6.130,190.

Penyebab pasar saham Indonesia turun karena kekhawatiran investor perihal belum pastinya perdamaian di Timur Tengah ang menaikan harga minyak serta potensi adanya tekanan inflasi masif.

Baca juga: IHSG di Zona Merah Sesi I Selasa (26/5), Turun 56,66 Poin ke Level 6.149,68

Delapan indeks sektoral hari ini berkutat di zona merah.

Penurunan terdalam di IDX-Industry mencapai 3,38 persen, disusul IDX-Cyclic 2,20 persen, lalu IDX-Property sejauh 2,14 persen.

Tak imbangnya angka ini membuat IHSG tertekan, padahal sempat menghijau di awal perdagangan pagi tadi.

Berikut saham Top Gainers dan Top Losers di LQ45 pada perdagangan Selasa (26/5/2026).

Baca juga: IHSG Berbalik Anjlok ke 6.150, Saham Big Caps dan Komoditas Jadi Biang Kerok

Top gainers LQ45

  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) naik 5,46 persen ke Rp 3.090 
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 5,07 persen ke Rp 1.555 
  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 3,91 persen ke Rp 505

Top losers LQ45

  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 10,68 persen ke Rp 4.890 
  • PT Astra Internasional Tbk (ASII) turun 8,48 persen ke Rp 5.125 
  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) turun 8,11 persen ke Rp 1.190

Rupiah ikut melemah

Selain IHSG, rupiah ikut melemah saat ditutup pada perdagangan hari ini.

Rupiah turun 53 poin atau 0,29 persen ke level Rp 17.796 per dollar Amerika Serikat (AS).

Turunnya rupiah dan IHSG karena konflik geopolitik di Timur Tengah yang belum usai.

Baca juga: IHSG Menghijau Meski FTSE Rebalancing, Bank Jumbo Jadi Penahan Koreksi

"Tekanan terhadap industri bukan hanya dipicu pelemahan rupiah, namun konflik geopolitik global juga mendorong kenaikan harga bahan bakar minyak industri nonsubsidi yang turut menambah biaya produksi perusahaan," ujar analis mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi dikutip dari Kompas.com.

Pelemahan rupiah berpotensi meningkatkan risiko PHK karyawan.

Baca juga: IHSG Ditutup Hijau, Aksi Jual Asing Masih Berlanjut

PT Xacti Indonesia di Depok, Jawa Barat, menutup operasional perusahaan yang mengakibatkan 350 pekerja kena PHK.

PT Xacti menutup usahanya karena tekanan biaya impor dibarengi melemahnya pasar ekspor.

Lalu ada CV Asri di Sidoarjo, Jawa Timur yang bergerak di indsutri otomotif telah merumahkan 200 karyawannya akibat penurunan penjualan kendaraan.

Baca juga: IHSG Sepekan Ini Diperkirakan Masih Volatil, Ritel Bisa Cermati Saham MDKA, BTPN, dan ULTJ

Artikel ini pernah tayang di Kontan dengan judul "IHSG Ditutup Turun 1,23% ke 6.130 Selasa (26/5), Top Losers: Saham INCO, ASII, AMRT" dan Kompas.com berjudul "Rupiah Melemah ke Rp 17.796 per Dolar AS, Risiko PHK Industri Meningkat"

Tag:  #ihsg #ditutup #turun #7615 #poin #level #6130 #penyebabnya

KOMENTAR