WIFI Luncurkan Internet Rakyat 100 Mbps Hanya Rp 100.000
- PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama (Telemedia), resmi meluncurkan Internet Rakyat (IRA) secara serentak di regional I yang mencakup wilayah Pulau Jawa, Maluku, dan Papua.
Peluncuran IRA disebut-sebut mempercepat pemerataan akses digital nasional melalui pembangunan dan pemanfaatan infrastruktur telekomunikasi yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
Direktur Utama Telemedia sekaligus Direktur WIFI, Shannedy Ong, mengatakan lewat IRA, pihaknya menghadirkan layanan internet fixed broadband berkecepatan 100 Mbps dengan harga Rp 100.000 per bulannya.
Layanan itu ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, ekonomi digital, layanan publik, hiburan, hingga berbagai peluang baru di era digital.
Baca juga: Hashim Sebut Internet Rakyat dan Perumahan Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
“Saat ini (harga) Rp 100.000 bersih, gak ada tambahan-tambahan biaya dengan kecepatan sampai 100 Mbps. Tadi juga sesuai dengan arahnya dari para pemegang saham dan juga harapan dari masyarakat. Semua menginginkan supaya segera menggelar secepat mungkin,” ujar Shannedy Ong di sela-sela peluncuran IRA, Selasa (26/5/2026).
Layanan internet fixed broadband di Indonesia saat ini rata-rata masih berada di kisaran Rp 300.000 per bulan dengan kecepatan yang relatif rendah, yakni sekitar 40 Mbps.
Karena itu, kehadiran Internet Rakyat diyakini menjadi game changer bagi industri layanan internet broadband nasional.
Shannedy mencatat kehadiran layanan internet dengan harga terjangkau dapat menjadi perubahan besar bagi masyarakat.
Melalui IRA, masyarakat ditawarkan layanan internet fixed broadband dengan harga Rp 100.000 bersih per bulan dengan speed up to 100 mbps per bulan.
“Tadi sebetulnya Wamen (Komdigi) sudah mengatakan bahwa rata-rata harga (internet) saat ini di Rp 300.000 tadi ya. Kalau tadi ingat ya. Rp 300.000 dengan kecepatannya masih rendah, sekitar 40 Mbps. Nah IRA ini membuat game changer,” paparnya.
Skema tersebut dinilai menjadi babak baru memperluas akses internet cepat dan terjangkau di tanah air, terutama bagi masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses layanan broadband dengan harga kompetitif.
“Kalau kita sebagai perusahaan, kita game changer. Tapi kalau bagi rakyat, ini adalah sebenarnya kayak oase baru ya, bahwa kita akan mengambil harga murah Rp 100.000 net dengan kecepatannya up to 100 Mbps,” sebut dia.
Untuk diketahui, Internet Rakyat merupakan layanan fixed broadband dari WIFI melalui Telemedia yang dirancang untuk menghadirkan akses internet cepat, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
Dengan memanfaatkan teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) pada spektrum 1,4GHz serta dukungan jaringan Fiber-To-The-Home (FTTH), IRA dihadirkan sebagai solusi konektivitas yang lebih efisien, dan mampu mempercepat pemerataan broadband nasional, termasuk di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur kabel konvensional.
Sebagai layanan, internet ini dikirim melalui sinyal radio dari menara pemancar ke antena penerima di rumah pelanggan, lalu diteruskan ke modem/router agar bisa digunakan di semua perangkat.
Calon pelanggan bisa melakukan pendaftaran mandiri via aplikasi atau website atau melalui sales resmi Internet Rakyat di area pelanggan.
Hanya menyediakan satu paket dengan durasi 30 hari dengan speed up to 100 mbps.
Untuk implementasinya di regional I, infrastruktur IRA saat ini telah didukung lebih dari 550 site aktif per 26 Mei 2026 dan sebanyak 3.189 radio units yang telah terinstal dan beroperasi di lebih dari 82 kota dan kabupaten di Jawa, Maluku, dan Papua.
Infrastruktur tersebut menjadi fondasi penting dalam memperluas akses internet fixed broadband berkecepatan tinggi ke berbagai wilayah yang sebelumnya menghadapi keterbatasan pilihan layanan broadband yang terjangkau.
Baca juga: WIFI Alihkan Dana Rp 5,9 Triliun ke Proyek Internet Rakyat, Bidik 5 Juta Pelanggan
Tag: #wifi #luncurkan #internet #rakyat #mbps #hanya #100000