Mau Makan Daging Kurban, tapi Kesehatan Tubuh Tetap Terjaga ? Begini Tips Ideal Jelang Idul Adha
– Sebentar lagi Idul Adha tiba. Hari raya umat Islam ini identik dengan berbagi daging kurban kepada sesama. Maka tak heran, di momentum ini, hidangan berbahan daging sapi dan kambing yang menggugah selera, seperti sate, gulai, tongseng, rendang, dan sop daging, hampir selalu hadir di meja makan keluarga. Tak jarang pula, beberapa orang kalap menyantap hidangan tersebut.
Untuk diketahui, peningkatan konsumsi protein dan lemak dapat membuat metabolisme tubuh bekerja lebih berat dari biasanya. Terlebih, bila tidak diimbangi dengan asupan serat, air putih, dan aktivitas fisik.
Dilansir dari laman Johns Hopkins Medicine, sistem pencernaan membutuhkan proses kompleks untuk memecah makanan menjadi energi dan nutrisi yang bisa digunakan tubuh. Dalam proses tersebut, tubuh mengeluarkan enzim pencernaan untuk memecah protein, lemak, dan karbohidrat.
Makanan tinggi lemak dan protein, seperti daging merah berlemak, umumnya membutuhkan waktu cerna lebih lama ketimbang makanan tinggi serat.
Jika ingin nyaman menyantap hidangan Idul Adha, Anda bisa mengikuti tip persiapan berikut.
1. Atur pola makan 3-7 hari sebelum Idul Adha
Agar perut nyaman saat menyantap hidangan Idul Adha, mulai atur pola makan setidaknya 3-7 hari sebelum hari H. Pengaturan ini bertujuan agar metabolisme dan pencernaan lebih stabil.
Langkah pertama, perbanyak konsumsi sayur, buah, dan makanan tinggi serat. Dengan demikian, sistem pencernaan berada dalam kondisi lebih baik ketika nanti harus memproses asupan daging lebih banyak dari biasanya.
Baca juga: Konsumsi Daging Tinggi Lemak, Ini Cara Jaga Kesehatan Jantung Saat Idul Adha
Selanjutnya, kurangi konsumsi gorengan, makanan bersantan, sajian ultraproses, dan tinggi gula. Untuk kebutuhan protein, Anda bisa mencukupinya dengan konsumsi ikan, tempe, tahu, dan telur.
Pengaturan pola makan tersebut dapat mencegah tubuh tidak “kaget” saat menerima makanan tinggi lemak dan protein sekaligus.
2. Perbaiki hidrasi tubuh
Hidrasi tubuh kerap dianggap sepele. Padahal, hal ini bisa membantu tubuh mencegah rasa begah dan haus saat mengonsumsi daging merah tinggi lemak dan protein.
Baca juga: Catat! Arab Saudi Resmi Tetapkan Hari Arafah 26 Mei dan Idul Adha 27 Mei 2026
Air dapat membantu proses metabolisme, termasuk memproses protein dan lemak dari makanan. Oleh karena itu, penting menjaga asupan cairan sejak sebelum Idul Adha dimulai.
Biasakan minum air putih secara cukup setiap hari dan jangan menunggu haus terlebih dahulu. Kurangi konsumsi minuman tinggi gula, kopi, atau minuman energi menjelang Idul Adha.
3. Tetap aktif bergerak sebelum dan selama Idul Adha
Persiapan berikutnya adalah dengan aktif bergerak. Anda tidak harus berolahraga berat. Cukup jalan kaki pagi, stretching, atau olahraga ringan selama 20–30 menit dapat membantu tubuh tetap bugar.
Baca juga: Libur Panjang Idul Adha Mei 2026 Jadi 6 Hari, Berlanjut hingga 1 Juni
Selain membantu membakar kalori, aktivitas fisik juga membantu menjaga kualitas tidur dan membantu tubuh terasa lebih segar saat bangun pagi. Kondisi tubuh yang aktif biasanya juga lebih siap menghadapi perubahan pola makan saat hari raya.
Selain itu, aktivitas fisik ringan hingga sedang dapat membantu sensitivitas insulin, metabolisme lemak, dan kerja pencernaan.
4. Jaga kualitas tidur
Menjelang Idul Adha, sejumlah persiapan sering membuat waktu istirahat berkurang. Padahal, kurang tidur dapat memengaruhi metabolisme dan membuat tubuh terasa lebih cepat lelah. Saat tubuh kurang beristirahat, kemampuan tubuh memproses makanan juga dapat ikut terganggu.
Oleh karena itu, usahakan tetap menjaga kualitas tidur setidaknya tujuh hingga delapan jam per hari. Tidur yang cukup membantu tubuh melakukan pemulihan dan menjaga stamina tetap optimal selama perayaan berlangsung.
5. Lengkapi kebutuhan nutrisi tubuh
Selain menjaga pola makan dan gaya hidup, penting pula untuk pertimbangkan asupan suplementasi tambahan untuk membantu menjaga kondisi tubuh tetap optimal selama Idul Adha.
Salah satunya adalah dengan mengonsumsi suplemen kesehatan Healthy Choice dari Tempo Scan, misalnya, yang menghadirkan pilihan suplemen yang dapat membantu memelihara kesehatan tubuh selama momen Idul Adha.
Healthy Choice HI OMEGA-3 hadir dengan Fish Oil 2.000 mg yang mengandung EPA 360 mg dan DHA 240 mg per sajian, serta vitamin E 20 IU sebagai antioksidan. Kandungan tersebut dapat membantu memelihara kesehatan tubuh.
Selain itu, tersedia juga Healthy Choice SUPER CoQ10 dengan kandungan Coenzyme Q10 100 mg per kapsul yang membantu memelihara kesehatan tubuh dan menjaga energi tetap optimal.
Seluruh produk Healthy Choice hadir menggunakan bahan baku premium-grade quality dalam bentuk kapsul lunak (softgel), telah tersertifikasi halal oleh MUI dan BPJPH, serta diproduksi oleh PT Tempo Scan Pacific yang telah dikenal masyarakat Indonesia sejak tahun 1953.
Dengan persiapan-persiapan tersebut, tubuh bisa tetap terasa nyaman saat menikmati berbagai menu favorit Idul Adha bersama keluarga. Pada akhirnya, momen Idul Adha bukan hanya soal menikmati makanan lezat, melainkan juga soal menjaga tubuh tetap sehat agar kebersamaan bersama orang terdekat bisa dinikmati dengan lebih nyaman.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya
A member of
Follow our mission at
sustainabilityimpactconsortium.asia
Tag: #makan #daging #kurban #tapi #kesehatan #tubuh #tetap #terjaga #begini #tips #ideal #jelang #idul #adha