Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Bertambah, Kanada Konfirmasi Satu Penumpang Positif
Kanada mengonfirmasi satu kasus dugaan positif hantavirus pada penumpang kapal pesiar MV Hondius yang sebelumnya menjadi pusat wabah hantavirus mematikan.
Pasien kini dirawat dalam isolasi di British Columbia setelah mengalami demam dan sakit kepala ringan.
Melansir The Guardian (16/5/2026), hasil tes awal pasien menunjukkan positif hantavirus, meski masih menunggu konfirmasi laboratorium nasional di Winnipeg.
“Jelas ini bukan yang kami harapkan, tetapi ini memang sudah kami persiapkan,” kata Dr Bonnie Henry, pejabat kesehatan British Columbia.
Ia mengatakan kondisi pasien saat ini stabil dan masih menjalani pemantauan di rumah sakit.
Baca juga: Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Ini Penyebab dan Cara Penularannya
Berawal dari karantina penumpang MV Hondius
Empat warga Kanada yang berada di kapal pesiar MV Hondius tiba di Victoria pada 10 Mei 2026 dan langsung menjalani karantina selama minimal 21 hari.
Saat tiba, keempatnya tidak menunjukkan gejala apa pun. Namun dua hari lalu, salah satu penumpang mulai mengalami demam dan sakit kepala ringan.
Pasien bersama pasangannya kemudian dipindahkan ke rumah sakit di Victoria untuk pemeriksaan lanjutan dan pengujian laboratorium.
Hasil tes pasangan pasien menunjukkan negatif hantavirus, tetapi tetap menjalani observasi lebih lanjut di rumah sakit.
Sementara itu, satu orang lain yang sebelumnya menjalani isolasi di lokasi yang sama juga dipindahkan ke rumah sakit sebagai langkah pencegahan. Satu penumpang lainnya masih menjalani isolasi mandiri dengan pemantauan harian.
Baca juga: Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bikin 150 Orang Tertahan, Kenali Gejala dan Cara Penularannya
WHO sebut wabah terkait virus Andes
Ilustrasi tikus. Kanada mengonfirmasi satu penumpang kapal pesiar MV Hondius positif hantavirus di tengah kekhawatiran penyebaran wabah yang telah menewaskan tiga orang.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya menyebut wabah hantavirus di kapal MV Hondius berkaitan dengan virus Andes, yakni satu-satunya jenis hantavirus yang diketahui dapat menular dari manusia ke manusia.
Menurut WHO, wabah di kapal tersebut kini mencapai 10 kasus, dengan delapan di antaranya telah terkonfirmasi.
Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, termasuk pasangan asal Belanda dan seorang perempuan asal Jerman.
WHO juga menyebut pasangan Belanda tersebut diduga pertama kali terpapar virus saat mengunjungi wilayah di Amerika Selatan yang menjadi habitat tikus pembawa virus Andes.
Baca juga: Vaksin Hantavirus Sedang Dikembangkan, Ahli Sebut Prosesnya Bisa Bertahun-tahun
Perancis pastikan tidak ada mutasi berbahaya
Di tengah kekhawatiran soal penyebaran wabah, Institut Pasteur di Perancis merilis hasil analisis genom terhadap virus Andes yang ditemukan pada penumpang kapal tersebut.
Melansir CBS News (16/5/2026), hasil pengurutan genom menunjukkan virus tersebut masih sesuai dengan strain hantavirus yang telah lama dikenal di Amerika Selatan.
Menteri Kesehatan Perancis Stéphanie Rist mengatakan sejauh ini tidak ditemukan tanda bahwa virus mengalami mutasi yang membuatnya lebih mudah menular atau lebih berbahaya.
“Pada tahap ini, tidak ada unsur yang menunjukkan munculnya bentuk virus yang lebih mudah menular atau lebih berbahaya,” ujar Rist.
Institut Pasteur juga menyebut virus yang ditemukan pada para pasien di kapal identik satu sama lain dan memiliki kemiripan sekitar 97 persen dengan virus Andes yang sebelumnya ditemukan pada hewan pengerat di Amerika Selatan.
Jean-Claude Manuguerra dari Institut Pasteur mengatakan perbedaan kecil yang ditemukan masih dianggap sebagai variasi alami virus.
Apa itu hantavirus?
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), hantavirus adalah kelompok virus langka yang biasanya menular melalui kontak dengan urine, air liur, atau kotoran hewan pengerat yang terinfeksi.
Infeksi hantavirus dapat menyebabkan gangguan pernapasan berat hingga komplikasi paru-paru serius.
Setelah kapal MV Hondius tiba di Kepulauan Canary, Spanyol, para penumpang dievakuasi dan dipulangkan ke negara masing-masing untuk menjalani pemantauan kesehatan.
Sebanyak 17 warga Amerika Serikat dan satu warga berkewarganegaraan ganda Inggris diketahui masih dipantau di National Quarantine Unit di Nebraska, Amerika Serikat.
Tag: #kasus #hantavirus #kapal #pesiar #bertambah #kanada #konfirmasi #satu #penumpang #positif