Dokter Ingatkan Pentingnya Aktivitas Fisik setelah Idul Adha, Cegah Kolesterol Naik
Momen Hari Raya Idul Adha identik dengan hidangan berbahan dasar daging sapi maupun kambing yang menggugah selera.
Namun di balik kenikmatan tersebut, masyarakat juga perlu mewaspadai risiko gangguan kesehatan akibat konsumsi makanan tinggi lemak dan kalori secara berlebihan.
Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.K.Om, mengingatkan pentingnya tetap menjalani aktivitas fisik setelah Idul Adha guna membantu menjaga kondisi tubuh tetap sehat.
Menurut dokter yang akrab disapa dr. Andi itu, pola makan yang kurang terkontrol selama hari raya dapat meningkatkan risiko sejumlah penyakit seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, hingga diabetes.
“Ketika seseorang itu bergerak, bisa mencegah dari berbagai macam penyakit termasuk kolesterol, diabetes, dan segala macam, yang itu biasanya setelah kita melakukan hari raya banyak masalah kesehatan yang timbul karena pola makan yang salah,” kata dr. Andi dikutip dari ANTARA, Senin (25/5/2026).
Baca juga: Terlalu Banyak Makan Daging Merah Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes, Ini Kata Ahli
Aktivitas Fisik Membantu Membakar Kalori
Hidangan khas Idul Adha umumnya mengandung kalori dan lemak yang cukup tinggi, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dan diolah dengan santan atau minyak berlebih.
Karena itu, aktivitas fisik dinilai penting untuk membantu tubuh membakar kalori yang masuk selama perayaan hari raya.
Dengan tubuh yang aktif bergerak, proses metabolisme juga dapat berjalan lebih optimal.
“Dan dengan bergerak tentu saja terjadi pembakaran kalori dan akhirnya bisa mencegah dari atau bahkan mengembalikan fungsi dari penyakitnya tersebut,” ujar dr. Andi.
Aktivitas fisik yang dilakukan pun tidak harus selalu olahraga berat. Jalan kaki, bersepeda santai, jogging, hingga aktivitas rumah tangga dapat membantu tubuh tetap aktif, terutama setelah banyak duduk dan makan selama libur hari raya.
Baca juga: Tips Jaga Stamina Saat Puasa dengan Konsumsi Daging dan Telur
Ilustrasi
Penting Menjaga Keseimbangan Kalori
Dr. Andi menjelaskan, menjaga kesehatan tubuh pada dasarnya berkaitan dengan keseimbangan antara jumlah kalori yang masuk dan kalori yang dibakar tubuh.
Saat Idul Adha, asupan makanan biasanya meningkat dibandingkan hari biasa.
Oleh sebab itu, tubuh juga perlu mengeluarkan energi lebih banyak agar tidak terjadi penumpukan kalori yang dapat memicu kenaikan berat badan maupun gangguan metabolik.
“Saat kita menjalankan ibadah puasa atau saat Hari Raya Idul Adha, tentu saja kita berpesta ataupun kalori in-nya masuk banyak sekali sehingga penting untuk kita mengeluarkan kalori out juga,” tutur dokter yang berpraktik di Rumah Sakit St. Carolus itu.
Ia pun menyarankan masyarakat untuk mulai rutin berolahraga setelah momen hari raya.
Jenis olahraga dapat disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing, mulai dari latihan kardio seperti jalan cepat dan lari ringan hingga strength training untuk membantu menjaga massa otot dan kebugaran tubuh.
Selain olahraga, masyarakat juga dianjurkan mengatur pola makan dengan memperbanyak konsumsi sayur, buah, serta menjaga porsi makan agar tetap seimbang.
Dengan kombinasi pola makan sehat dan aktivitas fisik rutin, risiko masalah kesehatan setelah Idul Adha dapat diminimalkan.
Tag: #dokter #ingatkan #pentingnya #aktivitas #fisik #setelah #idul #adha #cegah #kolesterol #naik