Media Iran Klaim Pilot F-35 Ditangkap, AS Bantah Jet Tempurnya Jatuh
Dua unit jet tempur F-35 milik Korps Marinir Amerika Serikat saat berpatroli di lepas pantai Venezuela, 6 Maret 2026.(US SOUTHERN COMMAND via AFP)
21:24
3 April 2026

Media Iran Klaim Pilot F-35 Ditangkap, AS Bantah Jet Tempurnya Jatuh

- Media semi-pemerintah Tasnim mengeklaim, Iran telah menangkap pilot jet tempur F-35 Amerika Serikat (AS) yang pesawatnya ditembak jatuh pada Jumat (3/4/2026).

Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Pemerintah Amerika.

Jika klaim ini terbukti benar, situasi tersebut berpotensi meningkatkan eskalasi konflik antara kedua negara.

Baca juga: Iran Mengaku Tembak Jatuh Jet F-35 AS untuk Kedua Kalinya, Pilot Disebut Tak Selamat

Tasnim News melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menembak jatuh jet tempur canggih milik AS di wilayah Iran tengah.

Koresponden di Provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad menyebutkan, pilot pesawat tersebut melontarkan diri sebelum mendarat di wilayah Iran dan ditahan oleh pasukan setempat.

Meski demikian, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga saat ini, pejabat AS belum memberikan pernyataan resmi terkait penangkapan pilot tersebut.

Fars sebut pilot masih diburu

Ilustrasi Jet tempur F-35 milik Angkatan Udara Amerika Serikat saat terbang di atas Gedung Putih, Washington DC, 12 Juni 2019.AFP/ERIC BARADAT Ilustrasi Jet tempur F-35 milik Angkatan Udara Amerika Serikat saat terbang di atas Gedung Putih, Washington DC, 12 Juni 2019.Sementara itu, kantor berita Fars Iran melaporkan bahwa militer masih memburu pilot F-35 yang jet tempurnya jatuh terkena sistem pertahanan udara.

"Pasukan militer meluncurkan operasi pencarian untuk menemukan pilot jet tempur Amerika yang terkena serangan hari ini," kata Fars, dikutip dari AFP, Jumat (3/4/2026).

Stasiun televisi lokal menayangkan video yang menurut mereka adalah puing-puing jet AS yang jatuh.

Dikatakan bahwa pesawat itu menjadi sasaran di Iran tengah, dan mungkin jatuh di Provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad, mengutip pernyataan polisi.

Pernyataan itu mendesak penduduk daerah tersebut untuk ikut memburu pilot, menawarkan imbalan untuk penangkapan setiap anggota militer AS.

Baca juga: Senjata Baru Iran Disebut Tembak Jatuh Jet Tempur F-35, Apa Kata AS?

AS bantah F-35 jatuh

Di sisi lain, Komando Pusat AS (US Central Command/Centcom) menolak klaim Iran bahwa mereka menembak jatuh jet tempur di atas Pulau Qeshm di Selat Hormuz.

"Semua pesawat tempur AS telah terdata. IRGC membuat klaim palsu yang sama setidaknya setengah lusin kali," kata mereka di X, Kamis (2/4/2026)

Di luar dari klaim Iran yang dibantah AS, militer Amerika memang kehilangan beberapa pesawat dalam perang ini.

Tiga jet tempur F-15 AS tertembak secara keliru oleh pertahanan udara Kuwait, dan pesawat pengisi bahan bakar KC-135 jatuh di Irak barat, menewaskan seluruh kru di dalamnya.

Baca juga: Iran Babat 16 Drone MQ-9 Reaper, Total Rp 85 Triliun Senjata AS Hancur

Risiko eskalasi jika pilot ditangkap

Jet tempur F-35C Lightning II Amerika Serikat saat berada di kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN 72) dalam rangka mendukung Operation Epic Fury untuk menyerang Iran pada 2 Maret 2026.US NAVY via AFP Jet tempur F-35C Lightning II Amerika Serikat saat berada di kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN 72) dalam rangka mendukung Operation Epic Fury untuk menyerang Iran pada 2 Maret 2026.Jika laporan penangkapan terbukti benar, dampaknya bisa sangat sangat signifikan.

Dikutip dari Firstpost, penangkapan personel militer dalam konflik internasional kerap memicu respons keras dan memperburuk hubungan diplomatik.

Dari sisi diplomatik, laporan penangkapan pilot ini berpotensi menjadi faktor krusial dalam negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat.

Bagi Iran, situasi ini dapat dimanfaatkan sebagai alat tawar dalam menghadapi Washington.

Insiden semacam ini juga dapat mempersempit ruang negosiasi antara pihak-pihak yang terlibat.

Selain itu, klaim penembakan jatuh jet tempur canggih AS menimbulkan pertanyaan apakah sistem pertahanan udara Iran memang sehebat itu.

Iran beberapa kali mengeklaim keberhasilan menghadapi teknologi militer canggih, tetapi klaim tersebut sering diperdebatkan.

Baca juga: Analis China Ungkap Cara Iran Tembak F-35, Jet Tempur Siluman Tercanggih AS

Tag:  #media #iran #klaim #pilot #ditangkap #bantah #tempurnya #jatuh

KOMENTAR