Mojtaba Khamenei “Muncul” Usai Gencatan Senjata, Klaim Menang Perang
Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyampaikan pesan tertulis di tengah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Ini menjadi pernyataan publik pertamanya sejak kesepakatan gencatan senjata pada Selasa (7/4/2026) dan menjadi yang kedua sejak perang di Iran pecah akibat serangan gabungan AS dan Israel pada akhir Februari.
Pesan ini disampaikan bertepatan dengan 40 hari sejak kematian ayahnya, Ali Khamenei, yang meninggal pada awal perang.
Baca juga: Mojtaba Khamenei Turun Tangan, Jadi Kunci Gencatan Senjata AS-Iran
Klaim menang perang
Warga Iran bereaksi setelah pengumuman gencatan senjata di Lapangan Enqelab, Teheran, Rabu (8/4/2026). Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat untuk gencatan senjata selama dua minggu, kurang dari satu jam sebelum tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump.
Dalam pernyataannya yang disiarkan di televisi pada Kamis (9/4/2026), Khamenei menegaskan bahwa Iran berhasil keluar sebagai pemenang meski menghadapi tekanan militer dari Amerika Serikat dan Israel.
“Rakyat Iran telah mencapai kemenangan dalam perang melawan Amerika Serikat dan Israel,” ujarnya, seperti dikutip Chosun.
Ia kemudian menegaskan bahwa Iran tidak akan mengalah dalam mempertahankan haknya sebagai negara.
“Kami tidak mencari perang, tetapi kami tidak akan melepaskan hak-hak sah kami dalam keadaan apa pun,” katanya, sebagaimana dilansir AFP.
Fokus di Selat Hormuz
Selain klaim kemenangan, Khamenei juga mengumumkan rencana strategis terkait Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia.
Menurut laporan The Jerusalem Post, ia berupaya memperkuat pengaruhnya di jalur strategis tersebut pascakonflik dengan “meningkatkan pengelolaan.”
“Kami pasti akan memajukan pengelolaan Selat Hormuz ke tahap baru,” ujarnya.
Dalam pernyataan lain, ia menambahkan, “Kami akan meningkatkan tingkat pengelolaan dan pengendalian Selat Hormuz ke dimensi baru.”
Tuntutan balasan dan pesan ke kawasan
Khamenei juga menyampaikan sikap keras terhadap pihak yang menyerang Iran. Ia menegaskan akan menuntut pertanggungjawaban penuh.
“Kami akan meminta pertanggungjawaban, hingga akhir, kepada para agresor yang menyerang Iran,” ujarnya.
Baca juga: Media Israel Sebut Mojtaba Khamenei Tak Sadarkan Diri, Kritis di Iran
Ia menambahkan, “Kami akan menuntut kompensasi atas kerusakan, dan kami juga pasti akan menuntut harga dari darah para martir.”
Selain itu, ia mengirim pesan kepada negara-negara di kawasan Timur Tengah.
“Negara-negara tetangga harus berdiri di sisi yang benar dalam sejarah,” katanya, seraya menambahkan, “Kami mengharapkan respons yang sesuai dengan persaudaraan dan niat baik.”
Gencatan senjata AS-Iran
Di tengah ketegangan, Iran diketahui telah menyepakati gencatan senjata selama dua pekan dengan Amerika Serikat yang berpotensi membuka jalan bagi negosiasi damai.
Meski demikian, Khamenei meminta rakyat tetap aktif menyuarakan dukungan di ruang publik.
“Jangan membayangkan bahwa turun ke jalan tidak lagi diperlukan,” katanya.
“Suara Anda di ruang-ruang publik tanpa diragukan lagi berpengaruh terhadap hasil negosiasi,” tambahnya.
Mojtaba Khamenei juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap informasi dari luar.
Pernyataan ini merupakan pesan tertulis lanjutan dari Khamenei sejak perang dimulai pada 28 Februari lalu. Ia sendiri belum tampil di depan publik sejak diangkat menjadi pemimpin tertinggi menggantikan ayahnya.
Dalam pesannya, ia juga memuji mendiang ayahnya. “Selama empat puluh hari, jiwa agung pemimpin kita yang syahid telah berada dalam kedekatan ilahi, bergabung dengan orang-orang saleh,” ujarnya.
Ia juga menggambarkan ketahanan rakyat Iran selama konflik. “Rakyat Iran, meskipun berduka, mengubah kesedihan mereka menjadi perlawanan dan tekad, mengejutkan musuh mereka dan menginspirasi para pengamat di seluruh dunia,” katanya.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut keputusan menerima gencatan senjata telah disetujui oleh pemimpin tertinggi dan seluruh jajaran kepemimpinan.
“Gencatan senjata bukan tanda kelemahan Iran, tetapi pilihan untuk mengonsolidasikan kemenangan,” ujarnya.
Baca juga: Iran Bantah Rumor Mojtaba Khamenei Dirawat di Rusia: Pemimpin Kami Tak Pernah Sembunyi
Tag: #mojtaba #khamenei #muncul #usai #gencatan #senjata #klaim #menang #perang