20 Kapal Berhasil Lewat Selat Hormuz di Tengah Blokade AS, Lalu Lintas Mulai Pulih?
Kapal-kapal melintasi Selat Hormuz pada 24 Juni 2025, saat difoto dari pesisir Khasab, Semenanjung Musandam, Oman.(AFP/GIUSEPPE CACACE)
21:24
15 April 2026

20 Kapal Berhasil Lewat Selat Hormuz di Tengah Blokade AS, Lalu Lintas Mulai Pulih?

Lebih dari 20 kapal komersial dilaporkan melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Meski jumlah ini masih jauh di bawah kondisi sebelum perang, arus pelayaran mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan sejak blokade di Selat Hormuz diterapkan AS pada Senin (13/4/2026).

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis bagi perdagangan minyak global yang sempat terganggu akibat ancaman ranjau laut dan serangan.

Baca juga: Masih Mampukah Iran Ekspor Minyak Saat AS Blokade Selat Hormuz?

Arus kapal mulai pulih meski terbatas

Dua pejabat Amerika Serikat, seperti dilaporkan The Wall Street Journal, menyebutkan bahwa lebih dari 20 kapal komersial telah melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir.

Kapal-kapal tersebut terdiri dari kapal kargo, kapal kontainer, serta kapal tanker yang keluar masuk Teluk Persia.

Namun, aktivitas ini masih tergolong terbatas dibandingkan sebelum konflik pecah. Ancaman serangan dari Iran serta keberadaan ranjau laut di perairan tersebut membuat banyak kapal enggan melintas di jalur sempit yang krusial ini.

Beberapa kapal bahkan dilaporkan mematikan transponder mereka untuk mengurangi risiko menjadi target serangan. Meski demikian, peningkatan jumlah kapal yang melintas dianggap sebagai perkembangan positif dalam menjaga aliran perdagangan global.

Operasi militer AS

Selat Hormuz saat dilihat dari Satelit Terra milik NASA pada 5 Februari 2025.NASA EARTH OBSERVATORY via AFP Selat Hormuz saat dilihat dari Satelit Terra milik NASA pada 5 Februari 2025.

Presiden AS Donald Trump mendesak Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Sebagai bagian dari upaya tersebut, dua kapal perang AS telah melintasi perairan itu dalam misi kebebasan navigasi.

Komando Pusat AS (CENTCOM) juga menyatakan telah memulai operasi pembersihan ranjau laut sejak Sabtu (11/4/2026).

Langkah ini bertujuan untuk menciptakan jalur pelayaran yang lebih aman dan mendorong kelancaran arus perdagangan di kawasan tersebut.

Selain itu, AS dilaporkan telah mengerahkan lebih dari 15 kapal perang, termasuk kapal perusak, di sekitar Selat Hormuz sejak dimulainya “counter-blockade” atau blokade balasan terhadap Iran.

Baca juga: 24 Jam Blokade Selat Hormuz: Pelabuhan Iran Lumpuh, Negosiasi Berpeluang Lanjut

Blokade pelabuhan Iran

Amerika Serikat saat ini memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sebagai respons atas blokade de facto yang dilakukan Iran di Selat Hormuz. Kebijakan ini menargetkan kapal-kapal yang memiliki tujuan atau berasal dari Iran.

Meski demikian, kapal yang tidak terkait dengan Iran tetap diizinkan melintas secara bebas melalui selat tersebut.

Kebijakan ini memungkinkan sebagian arus perdagangan tetap berjalan, meskipun dalam skala terbatas.

Perubahan ini dinilai sebagai tanda pemulihan parsial aktivitas pelayaran yang sebelumnya terhambat akibat konflik dan ancaman keamanan di kawasan.

Peluang negosiasi kembali muncul

Di tengah ketegangan yang masih berlangsung, terdapat indikasi bahwa Amerika Serikat dan Iran dapat segera kembali ke meja perundingan.

Laporan menyebutkan bahwa delegasi kedua negara kemungkinan akan kembali ke Pakistan dalam waktu dekat untuk melanjutkan pembicaraan.

Presiden Donald Trump menyatakan, “Sesuatu bisa terjadi dalam dua hari ke depan,” seraya menambahkan, “Karena kemungkinan kami pergi ke sana—ibu kota, Islamabad, Pakistan—telah meningkat.”

Baca juga: Korsel Dapat 273 Juta Barrel Minyak dari 4 Negara yang Tak Lewati Selat Hormuz

Tag:  #kapal #berhasil #lewat #selat #hormuz #tengah #blokade #lalu #lintas #mulai #pulih

KOMENTAR