Iran Disebut Tembaki Kapal Tanker Usai Selat Hormuz Tutup Lagi
Personel Angkatan Laut Iran saat melakukan latihan militer Velayat-90 di Selat Hormuz pada 1 Januari 2012.(JAMEJAMONLINE/EBRAHIM NOROOZI via AFP)
19:18
18 April 2026

Iran Disebut Tembaki Kapal Tanker Usai Selat Hormuz Tutup Lagi

- UK Maritime Trade Operations (UKMTO) pada Sabtu (18/4/2026) melaporkan, sebuah kapal tanker ditembaki oleh dua kapal perang Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), setelah penutupan kembali Selat Hormuz.

Kapten tanker melaporkan, kapalnya didekati di 37 kilometer (23 mil) timur laut Oman oleh dua kapal perang IRGC.

Tanpa peringatan radio apa pun, kapal-kapal perang tersebut kemudian menembaki tanker, demikian laporan UKMTO yang dikutip AFP

Baca juga: Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Sebut AS Ingkar Janji soal Blokade

Meski demikian, dikutip dari BBC, UKMTO memastikan kapal tanker tersebut beserta seluruh awaknya dalam kondisi selamat.

Laporan terpisah juga disampaikan sejumlah sumber kepada Reuters.

Setidaknya dua kapal dagang dilaporkan terkena tembakan saat berupaya menyeberangi Selat Hormuz.

AL Iran klaim sudah beri tahu lewat radio

Kapal-kapal kargo dan tanker yang berlayar di Selat Hormuz, saat difoto dari kota pesisir Fujairah, Uni Emirat Arab, 25 Februari 2026.AFP/GIUSEPPE CACACE Kapal-kapal kargo dan tanker yang berlayar di Selat Hormuz, saat difoto dari kota pesisir Fujairah, Uni Emirat Arab, 25 Februari 2026.Sementara itu, beberapa kapal dagang mengaku menerima pesan radio dari Angkatan Laut Iran yang menyatakan, Selat Hormuz kembali ditutup.

Sumber-sumber perkapalan menyebutkan, AL Iran juga menegaskan tidak ada kapal yang diizinkan melintasi Selat Hormuz.

Adapun komando militer gabungan IRGC pada Sabtu (18/4/2026) menutup kembali Selat Hormuz, dengan alasan Amerika Serikat (AS) melanggar janji negosiasi.

Penutupan ini dilakukan setelah jalur vital pengiriman minyak itu sempat dibuka oleh Iran, dalam rangka negosiasi dengan AS.

Siaran stasiun televisi Pemerintah Iran yang dikutip AFP menyebutkan, Washington tetap melanjutkan blokade terhadap kapal-kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran.

“Situasi di Selat Hormuz akan tetap dikendalikan secara ketat,” demikian isi pernyataan tersebut, dikutip dari Al Jazeera.

Baca juga: Tak Mau Ambil Risiko, Banyak Kapal Masih Ogah Lewati Selat Hormuz

Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat Jenderal Dan Caine saat memperlihatkan peta Selat Hormuz dalam konferensi pers di Pentagon, Washington DC, 16 April 2026.AFP/SAUL LOEB Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat Jenderal Dan Caine saat memperlihatkan peta Selat Hormuz dalam konferensi pers di Pentagon, Washington DC, 16 April 2026.Komando militer IRGC juga menegaskan, kendali atas Selat Hormuz kini kembali ke keadaan semula.

Menurut stasiun tv negara iran IRIB, AS terus melakukan tindakan ilegal di Selat Hormuz, menuding Washington menjalankan pembajakan dan pencurian dengan kedok blokade.

Blokade militer AS di selat selebar 33 kilometer itu tetap berlaku untuk Teheran sampai terjadi kesepakatan final.

“Selat Hormuz sepenuhnya terbuka dan siap untuk kegiatan bisnis serta pelayaran penuh, tetapi blokade angkatan laut akan tetap berlaku sepenuhnya, hanya untuk Iran, sampai transaksi kita dengan Iran selesai 100 persen,” tegas Trump.

Menurut laporan Al Jazeera, peluang AS mencabut blokade di Selat Hormuz memang tidak pernah tinggi. Trump melihatnya sebagai cara untuk memberikan tekanan lebih besar pada Iran.

Sebab, presiden ke-47 AS itu merasa masih ada beberapa isu yang belum terselesaikan, termasuk poin utama memastikan Teheran tidak memiliki senjata nuklir.

Baca juga: Taktik Kapal Iran Kelabui Blokade AS di Selat Hormuz, Tipu Data Navigasi

Tag:  #iran #disebut #tembaki #kapal #tanker #usai #selat #hormuz #tutup #lagi

KOMENTAR