China Luncurkan Jaringan Uji Coba Pra-6G, Diklaim 10 Kali Lebih Cepat dari 5G
Ilustrasi logo 6G.(Shutterstock)
14:36
22 April 2026

China Luncurkan Jaringan Uji Coba Pra-6G, Diklaim 10 Kali Lebih Cepat dari 5G

- China secara resmi mulai mengoperasikan jaringan uji coba Pra-6G pertamanya di Nanjing, Provinsi Jiangsu, pada Selasa (21/4/2026).

Langkah ini menandai upaya serius Negeri Panda untuk membawa teknologi 6G lebih dekat ke penggunaan dunia nyata.

Dikutip dari CCTV News, jaringan uji coba ini mengintegrasikan teknologi inovatif 6G ke dalam infrastruktur jaringan 5G yang sudah ada. 

Jaringan ini dibekali fitur bandwidth tinggi, jangkauan luas, latensi rendah, serta integrasi kecerdasan buatan (AI) asli.

Baca juga: China Luncurkan Pulau Terapung Buatan Pertama di Dunia, Diklaim Anti-badai

10 kali lebih cepat dari 5G

Kemampuan jaringan Pra-6G dilaporkan mencapai 10 kali lipat dari kecepatan 5G saat ini. 

Jaringan tersebut telah melalui verifikasi sistematis di berbagai sektor strategis, mulai dari inspeksi ketinggian rendah, manufaktur industri, hingga komunikasi holografik.

Kehadiran fase Pra-6G ini menjadi tonggak penting pergeseran teknologi dari sekadar validasi teori menuju verifikasi kemampuan tingkat sistem. 

Hal ini diprediksi akan menjadi fondasi utama bagi standardisasi 6G dan aplikasi industri di masa depan.

Baca juga: Kapal Kargo Iran yang Disita AS, Ternyata Berhubungan Erat dengan China

Evolusi 5G ke 6G

Saat ini, sudah ada 5G-Advanced (5G-A) yang merupakan tahap evolusi jaringan 5G.

Kemunculan Pre-6G berarti mengintegrasikan teknologi terkait 6G ke dalam jaringan 5G yang ada untuk meningkatkan kemampuan jaringan saat ini.

Seorang analis pasar veteran, Ma Jihua mengatakan, urgensi uji coba semacam ini terletak pada kemampuannya untuk menguji dan menerapkan standar 6G tertentu. 

Baca juga: Terkuak, Perusahaan Pertahanan NATO Diam-diam Bekerja Sama dengan Satelit Militer China

"Ini menjawab meningkatnya permintaan teknologi komunikasi canggih di sektor material baru, energi baru, hingga ekonomi dataran rendah selama periode Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030)," ujarnya, dikutip dari Global Times.

Hingga saat ini, China telah membangun jaringan 5G terbesar di dunia. 

Kepala Biro Pengembangan Informasi dan Komunikasi Kementerian Perindustrian China, Xie Cun, mengungkapkan bahwa hingga akhir Maret, jumlah stasiun pangkalan (base station) 5G di seantero China telah mencapai 4,958 juta unit. 

Sementara itu, teknologi 5G-A sudah mencakup 330 kota.

Baca juga: China Luncurkan Kapal Kontainer Listrik Terbesar Dunia, Kapasitas 10.000 Ton

Ambisi besar China

Ilustrasi 6Gsmartcitiesworld.net Ilustrasi 6G

Pesatnya perkembangan 5G di sektor industri, pertambangan, dan kesehatan di China menjadi modal kuat bagi evolusi menuju 6G. 

Para pakar menilai China memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor dalam penetapan standar 6G global di masa depan.

Berdasarkan Rencana Lima Tahun ke-15, pemerintah berjanji untuk mendorong penelitian teknologi, pengembangan produk, pembinaan perusahaan, dan pembangunan ekosistem di berbagai bidang, termasuk teknologi 6G.

Seiring negara memasuki rencana lima tahun berikutnya yang dimulai tahun ini, aplikasi baru seperti robotika dan AI diperkirakan akan muncul.

Hal ini menciptakan lebih banyak peluang untuk pengembangan teknologi 6G dan memberikan momentum yang lebih kuat bagi ekonomi riil, kata Ma.

Tag:  #china #luncurkan #jaringan #coba #diklaim #kali #lebih #cepat #dari

KOMENTAR