Beda dari Pendahulunya, PM Baru Hongaria Siap Tangkap Netanyahu yang Jadi Buron ICC
Peter Magyar, Perdana Menteri terpilih Hongaria, tidak akan keluar dari ICC dan akan menangkap Benjamin Netanyahu jika berkunjung ke negaranya.(FERENC ISZA)
16:24
23 April 2026

Beda dari Pendahulunya, PM Baru Hongaria Siap Tangkap Netanyahu yang Jadi Buron ICC

Sikap Hongaria terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, terancam berubah drastis setelah kemenangan Peter Magyar dalam pemilu.

PM terpilih itu menegaskan bahwa negaranya akan tetap menjadi anggota International Criminal Court (ICC) setelah pemerintahan sebelumnya di bawah kepimpinan Perdana Menteri Viktor Orban berencana keluar dari ICC.

Keputusan ini berimplikasi serius bagi Netanyahu yang menjadi buron lembaga tersebut sejak 2024. Jika berkunjung ke Hongaria, ia berpotensi ditangkap.

Baca juga: Jebakan Politik Pencitraan: Pelajaran dari Robohnya Rezim Populis Hongaria

Dari sekutu jadi berseberangan

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan) memberikan keterangan pers setelah pembicaraan bilateral pada 3 April 2025 di Budapest, Hongaria. Benjamin Netanyahu tiba di Hongaria untuk menentang surat perintah penangkapan dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terhadapnya atas dugaan kejahatan perang di Gaza. ATTILA KISBENEDEK / AFP Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan) memberikan keterangan pers setelah pembicaraan bilateral pada 3 April 2025 di Budapest, Hongaria. Benjamin Netanyahu tiba di Hongaria untuk menentang surat perintah penangkapan dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terhadapnya atas dugaan kejahatan perang di Gaza.

Sebelumnya, Viktor Orban dikenal sebagai sekutu dekat Netanyahu, menurut laporan Politico, Senin (20/4/2026).

Pemerintahannya secara terbuka menolak surat perintah penangkapan dari ICC dan bahkan memulai proses keluar dari keanggotaan lembaga itu.

Langkah tersebut diambil sebagian karena ketidaksetujuan terhadap kasus yang menjerat Netanyahu.

Orban juga memberikan jaminan bahwa Netanyahu tidak akan ditangkap saat berkunjung ke Budapest. Sikap ini menempatkan Hongaria berbeda dari banyak negara anggota ICC lainnya.

PM terpilih berbalik arah

Namun, arah kebijakan itu kini berubah. Magyar menyatakan akan menghentikan proses keluarnya Hongaria dari ICC yang dijadwalkan berlaku efektif pada 2 Juni.

Baca juga: Pekan Kelabu Wapres AS, Misi Damai Iran Gagal, Sekutu Utama di Hongaria Tumbang

Dengan tetap menjadi anggota, Hongaria wajib mematuhi aturan ICC, termasuk menahan individu yang masuk daftar buronan.

“Saya percaya bahwa jika sebuah negara adalah anggota ICC, dan seseorang yang diburu oleh pengadilan itu memasuki wilayah kami, maka orang tersebut harus ditahan,” kata Magyar.

Ia juga menegaskan bahwa sikap tersebut telah disampaikan langsung kepada Netanyahu.

Perubahan sikap ini membuka potensi ketegangan diplomatik, mengingat tidak semua negara Eropa sepenuhnya menerapkan kewajiban ICC dalam kasus Netanyahu.

Sejumlah negara bahkan beralasan bahwa penangkapan bisa bertentangan dengan aturan lain seperti imunitas diplomatik.

Kendati demikian, kebijakan ini belum benar-benar diuji. Magyar masih berstatus PM terpilih dan belum resmi dilantik.

Selain itu, realisasi penangkapan juga bergantung pada apakah Netanyahu benar-benar datang ke Hongaria di masa mendatang.

Baca juga: JD Vance Buka Suara Usai Misinya soal Iran dan Hongaria Gagal

Tag:  #beda #dari #pendahulunya #baru #hongaria #siap #tangkap #netanyahu #yang #jadi #buron

KOMENTAR