Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar
Aksi penembakan membabi buta yang menyasar kantor jaminan sosial dan gedung pengadilan di Athena mengungkap kerentanan sistem keamanan fasilitas publik Yunani.
Teror yang dilakukan oleh seorang pria berusia 89 tahun ini mengakibatkan sedikitnya empat orang mengalami luka-luka serius akibat tembakan senjata api.
Dikutip dari CNN, insiden ini memicu kekhawatiran nasional mengingat ketatnya aturan kepemilikan senjata di negara tersebut yang biasanya jarang terjadi kekerasan serupa.
Ilustrasi penembakan. [Ist]Lansia tersebut berhasil melarikan diri sejauh 210 kilometer sebelum akhirnya diringkus pihak kepolisian di dekat wilayah Patra.
Rekaman kamera pengawas memperlihatkan pelaku berjalan dengan sangat tenang sambil menggenggam senjata laras pendek di tangan kanannya.
Pelaku memulai aksinya di kantor National Social Security Fund (EFKA) yang terletak di distrik Kerameikos, pusat kota Athena.
Di lokasi pertama ini, pelaku sengaja menyembunyikan senjata laras panjangnya di balik jubah panjang yang ia kenakan.
Alexandros Varveris selaku Kepala EFKA menjelaskan bahwa pelaku langsung menuju lantai empat gedung tersebut sebelum melepaskan tembakan.
“Dia masuk, naik ke lantai empat, mengangkat senapan berburunya, menyuruh seorang karyawan untuk merunduk dan menembak karyawan lainnya,” ujar Varveris.
Kutipan tersebut menggambarkan bagaimana pelaku tampaknya tidak memilih target secara spesifik namun tetap melakukan tindakan fatal.
Setelah melukai satu orang di kantor EFKA, pelaku melanjutkan aksinya menuju gedung pengadilan di bagian lain kota Athena.
Di gedung pengadilan tersebut, pelaku melepaskan tembakan di lantai dasar yang menyebabkan kepanikan luar biasa di antara pegawai.
Tembakan yang dilepaskan ke arah lantai mengakibatkan serpihan peluru memantul dan mengenai beberapa orang yang berada di lokasi.
Stratis Dounias, Ketua Persatuan Pegawai Yudisial Athena, memberikan keterangan awal mengenai situasi mencekam di dalam ruangan tersebut.
“Informasi awal menunjukkan bahwa pria itu menembak ke arah lantai di dalam salah satu kantor di gedung pengadilan,” kata Dounias.
Tim medis segera dikerahkan untuk mengevakuasi para korban yang mayoritas adalah staf perempuan di lingkungan pengadilan.
Tiga orang pegawai perempuan dilaporkan terkena pantulan peluru shotgun, sementara satu orang lainnya dilarikan ke rumah sakit karena trauma.
Di lokasi pertama, seorang pegawai pria mengalami luka tembak di bagian kaki dan harus segera mendapatkan penanganan darurat.
Petugas kepolisian sempat memasang turniket pada kaki korban untuk menghentikan pendarahan hebat sebelum ambulans tiba di lokasi kejadian.
Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa seluruh korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa aksi nekat pria lanjut usia ini didasari oleh kekecewaan atau pesan yang ingin disampaikan.
Pelaku sengaja meninggalkan beberapa amplop berisi dokumen di gedung pengadilan segera setelah melepaskan tembakan mautnya.
Siaran negara ERT menyebutkan bahwa dokumen di dalam amplop tersebut berisi alasan mendalam di balik tindakan kekerasan yang ia lakukan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami isi dokumen tersebut untuk memastikan apakah ada motif politik atau personal.
Senjata shotgun yang digunakan dalam aksi ini juga telah ditemukan dan diamankan sebagai barang bukti utama persidangan.
Kasus kekerasan bersenjata merupakan fenomena yang sangat jarang terjadi di Yunani karena regulasi kepemilikan senjata yang sangat ketat.
Warga sipil diwajibkan menjalani pemeriksaan latar belakang dan psikologis yang ketat sebelum diizinkan memiliki senjata api secara legal.
Peristiwa ini memicu perdebatan publik mengenai efektivitas pengawasan terhadap pemilik senjata api berusia lanjut di tengah tekanan sosial dan ekonomi.
Selain itu, keamanan di gedung-gedung pemerintahan kini menjadi sorotan tajam karena pelaku mampu membawa senjata api masuk hingga ke lantai atas tanpa terdeteksi.
Tag: #kakek #kakek #lepaskan #tembakan #brutal #pengadilan #athena #banyak #orang #kena #peluru #nyasar