Taiwan Tuduh China Selundupkan Sayur Lewat Vietnam
Pemandangan Kota Taipei. (Freepik/tawatchai07)
18:12
30 April 2026

Taiwan Tuduh China Selundupkan Sayur Lewat Vietnam

- Pemerintah Taiwan menuduh China melakukan "penyelundupan sayuran" ke wilayahnya. China disebut melakukan praktik origin washing alias "pencucian asal-usul" produk sayuran melalui Vietnam. 

Langkah ini diduga sebagai upaya Beijing untuk menghindari pembatasan impor ketat yang diberlakukan oleh Taipei.

Untuk diketahui, Taiwan saat ini melarang impor lebih dari 1.000 jenis produk pertanian dan perikanan asal China

Baca juga: AS Kecam China yang Lakukan Intimidasi untuk Halangi Pemimpin Taiwan ke Afrika

Taipei mengungkapkan, perusahaan-perusahaan di China menyiasati aturan tersebut dengan mengalihkan rute pengiriman sayuran, seperti sawi putih dan jamur shiitake, melalui Vietnam.

Produk-produk tersebut kemudian dikemas ulang seolah-olah merupakan barang asli Vietnam sebelum akhirnya dikirim ke pasar Taiwan.

Menteri Pertanian Taiwan Chen Junne-jih menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam menghadapi praktik ilegal ini, sebagaimana dilansir The Guardian, Kamis (30/4/2026). 

Dalam rapat legislatif pada Rabu (29/4/2026), Chen menyatakan kementeriannya tengah menyiapkan langkah-langkah penindakan, termasuk sanksi berat bagi para pelanggar.

Baca juga: 3 Negara Hadang Pesawat Presiden Taiwan, Dipuji China

"Kementerian tengah mengadopsi tindakan untuk memerangi pencucian asal-usul, termasuk memberlakukan hukuman ketat bagi para pelanggar," ujar Chen di hadapan para anggota dewan.

Salah satu rencana ambisius yang disiapkan adalah melakukan survei udara di Vietnam. 

Langkah ini bertujuan untuk memetakan secara akurat berapa banyak hasil bumi yang secara masuk akal dapat diproduksi di wilayah tertentu di Vietnam.

"Jika volume yang diekspor ke Taiwan melebihi kapasitas (produksi) tersebut, maka harus ada mekanisme untuk menanganinya," tambah Chen.

Baca juga: Perang Iran Bikin Taiwan Ragukan Senjata AS, Tak Yakin Bisa Lawan China

Keuntungan besar

Dalam pertemuan yang sama, legislator dari Partai Progresif Demokratik (DPP),Chiu Yi-ying, membeberkan betapa mudah dan menguntungkannya praktik curang ini. 

Dia menyebutkan bahwa sertifikat asal Vietnam yang resmi namun palsu dapat dibeli dengan harga serendah 13.000 dollar Taiwan atau sekitar Rp 7,1 juta).

Dengan modal kecil tersebut, para importir nakal dapat meraup keuntungan yang sangat besar. 

"Importir kemudian bisa menghasilkan keuntungan antara 200.000 hingga 500.000 dollar Taiwan (sekitar Rp 109 juta hingga Rp 273 juta) per kontainer," ungkap Chiu.

Sebagai solusi, Chiu mendesak Kementerian Pertanian Taiwan untuk mewajibkan uji isotop dari pihak ketiga guna memverifikasi asal produk secara ilmiah dan akurat.

Baca juga: Sempat Menghilang, Armada Besar Militer China Kembali Dekati Taiwan

Tensi politik dan perang dagang

Isu "penyelundupan sayur" ini menambah daftar panjang ketegangan antara Beijing dan Taipei. 

China selama ini mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya, meski tidak pernah memerintah pulau demokrasi tersebut secara langsung.

Hubungan ekonomi keduanya sempat membaik di awal 2000-an yang ditandai dengan perjanjian perdagangan bebas pada 2010. Namun kini, hubungan keduanya terus memburuk. 

China kerap memberikan tekanan militer, politik, hingga ekonomi terhadap pemerintahan Taiwan yang dipimpin Presiden Lai Ching-te dari DPP.

Baca juga: Tak Biasa, Jumlah Jet Tempur China di Dekat Taiwan Turun Tajam sejak Iran Diserang

Sektor pangan menjadi salah satu titik panas dalam konflik ini. 

Pada 2021, China sempat menghentikan impor nanas dari Taiwan dengan alasan pengendalian hama. 

Kemudian pada September 2024, Taipei menuduh Beijing melanggar aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) setelah melarang impor berbagai buah, sayuran, dan hasil laut Taiwan lainnya.

Taipei mengutuk langkah tersebut sebagai pemaksaan ekonomi yang merugikan petani.

Di sisi lain, China membalas dengan menuduh Taiwan melanggar ketentuan perjanjian dagang tahun 2010 karena melarang impor 2.509 jenis produk China.

Baca juga: Presiden Taiwan Kena Muntahan Kepala Kuil, Acara Tahun Baru Langsung Disetop

Tag:  #taiwan #tuduh #china #selundupkan #sayur #lewat #vietnam

KOMENTAR