Armada Global Sumud Flotilla Kembali Dicegat Israel, Laporkan Situasi Darurat
Salah satu kapal anggota rombongan Global Sumud Flotilla saat berlayar menuju Gaza, difoto di Pulau Koufonisi, selatan Pulau Kreta, Yunani, 26 September 2025.(AFP/ELEFTHERIOS ELIS)
19:06
30 April 2026

Armada Global Sumud Flotilla Kembali Dicegat Israel, Laporkan Situasi Darurat

- Angkatan Laut Israel dilaporkan mulai mencegat dan mengambil alih kapal-kapal bantuan dari Global Sumud Flotilla yang berlayar menuju Jalur Gaza pada Rabu (29/4/2026) malam waktu setempat.

Pencegatan ini dilakukan sebelum iring-iringan kapal bantuan tersebut mendekati garis pantai Gaza, sebagaimana dilansir Middle East Monitor, Kamis (30/4/20267).

Laporan dari media Israel, Channel 14, menyebutkan bahwa pasukan angkatan laut Israel mulai menaiki armada maritim tersebut di lokasi yang masih jauh dari daratan.

Baca juga: Israel Siksa Aktivis Gaza Flotilla: Ikat Tangan, Pukul jika Gerak

Di sisi lain, Global Sumud Flotilla melaporkan adanya situasi darurat saat kapal-kapal mereka melintasi perairan Yunani.

"Kapal-kapal kami mengalami gangguan sinyal di dekat perairan Yunani, dengan kehadiran kapal perang tak dikenal yang mendekat," ungkap pihak Global Sumud Flotilla dalam pernyataannya.

Iring-iringan kapal yang dinamakan misi "Spring 2026" ini bertujuan menembus blokade Israel dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi penduduk Gaza.

Armada ini memulai pelayarannya dari Barcelona pada 12 April sebelum akhirnya tiba di Sisilia pada 23 April. 

Baca juga: Global Sumud Flotilla dan Kegagalan Sistem Internasional

Dari pulau di Italia tersebut, misi ini mendapatkan tambahan kekuatan melalui bergabungnya kapal-kapal dan aktivis dari kota Syracuse dan Augusta.

Pada Minggu (26/4/2026), armada bertolak dari Sisilia setelah menyelesaikan prosedur keberangkatan terakhir.

Total kapal yang berpartisipasi melonjak hingga 65 unit saat berkumpul di Augusta Yacht Harbour.

Kapal-kapal tersebut berlayar secara bertahap menuju Laut Mediterania sesuai dengan rencana koordinasi yang telah ditetapkan.

Baca juga: Global Sumud Flotilla dan Kegagalan Sistem Internasional

Di tengah perjalanan, sebuah kapal milik organisasi lingkungan internasional, Greenpeace, dilaporkan turut bergabung. 

Bergabungnya Greenpeace disebut sebagai langkah untuk memperkuat inisiatif sipil dalam misi kemanusiaan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, ketegangan masih terjadi di perairan Mediterania menyusul laporan pengambilalihan kapal oleh otoritas Israel di tengah klaim gangguan komunikasi yang dialami oleh para aktivis.

Sebelum insiden ini, armada Global Sumud Flotilla juga beberapa kali dicegat oleh pasukan Israel ketika hendak menuju Gaza.

Baca juga: Global Sumud Flotilla: Demi Kemanusiaan, Nekat Tembus Blokade Israel di Gaza

Tag:  #armada #global #sumud #flotilla #kembali #dicegat #israel #laporkan #situasi #darurat

KOMENTAR