I.League Evaluasi Catatan Pelanggaran Disiplin di EPA Musim Ini
Direktur Operasional I.League, Asep Saputra(KOMPAS.com/Pratama Yudha)
23:58
17 Mei 2026

I.League Evaluasi Catatan Pelanggaran Disiplin di EPA Musim Ini

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, memberikan sorotan tajam sekaligus mengevaluasi jalannya kompetisi pembinaan sepak bola usia dini, Elite Pro Academy (EPA) pada musim ini.

Pihak penyelenggara menggarisbawahi bahwa tingkat pelanggaran kedisiplinan antarpemain di atas lapangan masih tergolong cukup tinggi di sepanjang perhelatan turnamen.

Puncak dari kompetisi kelompok usia muda ini telah resmi rampung pada hari Minggu (17/5/2026) di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi.

Rangkaian penutup tersebut ditandai dengan keberhasilan skuad Persija Jakarta 20 yang sukses mengunci gelar kampiun di ajang EPA Super League U20 usai menumbangkan perlawanan Malut United U20 dengan skor tipis 1-0.

Menilik tingginya tensi dan pelanggaran selama musim bergulir, pihak I.League menyadari bahwa pembinaan mental pemain adalah tanggung jawab bersama.

Baca juga: Persija Juara EPA Super League U20, Borong Banyak Penghargaan

"Saya pikir ini masih menjadi PR besar kita, tentu tidak hanya klub, tapi I.League juga, para ofisial juga, perangkat pertandingan, penonton dan lain-lain untuk bisa kembali kepada tujuannya," kata Asep diutip dari Antara.

"Di usia muda harus juga dipupuk, dibina, bagaimana bersikap profesional, menghindari yang namanya melanggar sportivitas dan fair play dan mudah-mudahan akan lebih baik di musim-musim yang akan datang."

Kasus Viral dan Pemberian Sanksi Tegas

Sebagai pengingat, salah satu insiden pelanggaran kedisiplinan yang paling menyita perhatian publik pada kompetisi tahun ini terjadi di kelompok usia U20.

Insiden tersebut mewarnai laga antara Bhayangkara Presisi Lampung melawan Dewa United Banten di Stadion Citarum, Semarang, pada 19 April lalu.

Pertandingan tersebut berujung ricuh pada menit-menit akhir, di mana penggawa timnas U17 dari Bhayangkara, Fadly Alberto Hengga, kedapatan melepaskan tendangan ke arah pemain Dewa United, Rakha Nurkholis.

Meski pada akhirnya kedua pemain sepakat untuk berdamai dan berjabat tangan, sanksi tegas tetap dijatuhkan demi menegakkan aturan.

Baca juga: Sumsel United Kampiun Musim Pertama EPA Championship U19

Komite Disiplin PSSI menghukum Alberto Hengga dengan larangan beraktivitas di lapangan hijau selama tiga tahun.

Pemain Bhayangkara FC U20, Fadly Alberto (tengah), setelah melakukan mediasi dengan Dewa United U20KOMPAS.com/Pratama Yudha Pemain Bhayangkara FC U20, Fadly Alberto (tengah), setelah melakukan mediasi dengan Dewa United U20

Menanggapi langkah antisipasi ke depan, Asep menjelaskan bahwa pihaknya telah merumuskan berbagai upaya nyata, termasuk penjatuhan sanksi indisipliner yang lebih berat.

"Ketika bertemu dalam satu forum bicara campaign-campaign-nya juga kita harus perkuat, perketat, hukumannya juga tentu yang sesuai dengan kode disiplin yang ada," lanjutnya.

"Kita harapkan itu memberikan efek jerak juga, meskipun kita tetap mempertimbangkan sisi development dalam rentang usia ini."

Wacana Perubahan Format Musim Depan

Terkait pelaksanaan musim mendatang, Asep mengonfirmasi bahwa tidak akan ada perubahan kelompok umur pada tingkat Super League (U16, U18, dan U20).

Sebagai informasi, sebelum Persija merengkuh trofi U20, gelar juara U16 direbut oleh Persik Kediri, sementara level U18 dimenangi oleh Malut United.

Di sisi lain, turnamen lapis kedua yakni Championship, yang musim ini melahirkan Sumsel United sebagai jawara U19, direncanakan akan mendapat penambahan kategori umur baru.

Lebih lanjut, pihak operator liga juga tengah mematangkan rencana perubahan format kompetisi yang dinamis namun tidak mengurangi nilai kompetitif di dalamnya.

Baca juga: Dewa United dan Bhayangkara FC Damai Usai Insiden Kungfu di EPA U20

Rencana strategis yang saat ini sedang terus digodok oleh I.League tersebut diharapkan mampu melahirkan ekosistem sepak bola usia muda yang lebih matang ke depannya.

"Misalnya mix dalam hal format, ada 'round-robin', bisa dikombinasikan dengan 'swiss' misalnya, atau juga tadi 'home and away' dikombinasikan dengan 'centralized' dengan series kalau untuk yang daerah yang misalkan di luar Jawa."

"Sekali lagi, 70 persen sedang kita godok, mudah-mudahan dalam waktu dekat juga kita akan bagi informasinya kepada semua klub," tutup dia.

Tag:  #ileague #evaluasi #catatan #pelanggaran #disiplin #musim

KOMENTAR